Sundul
Liga Indonesia

Liga 1: Pekan Krusial Semen Padang, PSS, dan Barito Putera

Tiga klub — Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera — menghadapi laga penentu nasib di penghujung BRI Liga 1 musim ini. Siapa yang bertahan, siapa yang terdegradasi?

Bayu Aditya · 08 Mei 2026, 07:30 · 3 min baca

Tiga nama besar dalam sejarah sepak bola Indonesia — Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera — kini berada di tepi jurang degradasi BRI Liga 1. Pekan-pekan tersisa menjadi penentuan mutlak: bertahan di kasta tertinggi atau terjun ke Liga 2.

Semen Padang: Posisi Kritis di Dasar Klasemen

Kondisi Semen Padang paling mengkhawatirkan di antara ketiganya. Kabau Sirah — julukan tim asal Sumatera Barat itu — saat ini menghuni posisi 17 klasemen BRI Liga 1 dengan hanya 20 poin dari 29 pertandingan. Catatan mereka buram: 5 menang, 5 seri, dan 19 kalah.

Kebobolan 50 gol dengan hanya mencetak 22 gol menggambarkan betapa rapuhnya lini pertahanan Semen Padang sepanjang musim ini. Forma terkini pun tidak memberi banyak harapan — dari lima laga terakhir, mereka meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan beruntun (LLLLW).

Dengan sisa pertandingan yang tinggal hitungan jari, Semen Padang nyaris tidak punya ruang untuk kesalahan. Kemenangan adalah satu-satunya skenario yang bisa menjaga asa mereka tetap hidup.

Barito Putera: Ancaman Sudah di Depan Mata

Barito Putera berada dalam tekanan besar. Klub kebanggaan Kalimantan Selatan ini sudah lama merasakan atmosfer persaingan degradasi dan kini harus berjuang keras agar tidak mengakhiri musim di tempat yang salah.

Laskar Antasari dituntut konsisten meraih poin penuh. Setiap angka yang terbuang berpotensi menjadi perbedaan antara bertahan dan terdegradasi, mengingat jarak antar-klub di papan bawah sangat tipis.

Tekanan mental menjadi faktor kunci. Bermain dalam situasi "must win" bukan hal asing bagi Barito Putera, namun melakukannya di penghujung musim yang melelahkan butuh ketangguhan ekstra dari para pemain dan staf pelatih.

PSS Sleman: Elang Jawa Enggan Turun Kasta

PSS Sleman masuk dalam pusaran perebutan zona aman di saat yang paling genting. Elang Jawa tidak ingin mengulang pengalaman pahit terdegradasi, dan laga-laga tersisa menjadi ujian karakter bagi skuad asal Sleman itu.

PSS punya bekal pengalaman bermain di bawah tekanan. Namun pengalaman saja tidak cukup — dibutuhkan kemenangan konkret untuk mengamankan posisi mereka dari kejaran klub-klub di bawah klasemen.

Setiap poin kini bukan sekadar angka. Bagi PSS, ini soal kebanggaan dan keberlangsungan kompetisi di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Dinamika Papan Bawah yang Ketat

Yang membuat persaingan degradasi musim ini begitu menegangkan adalah jarak poin antar-klub di zona merah yang sangat rapat. Satu hasil buruk bisa membalikkan situasi secara dramatis, dan satu kemenangan kejutan bisa mengubah susunan klasemen sepenuhnya dalam waktu 90 menit.

Semen Padang dengan 20 poin dari 29 laga menjadi yang paling rentan secara matematis. Namun dalam sepak bola, angka di atas kertas tidak selalu menjadi cerita akhir — selama peluang masih ada, perjuangan terus berlanjut.

Tim-tim di papan tengah yang bermain melawan ketiga klub ini pun harus waspada. Laga menghadapi tim yang berjuang hidup-mati kerap menghadirkan intensitas dan determinasi yang jauh melampaui ekspektasi.

Prediksi dan Skenario Akhir Musim

Secara matematis, Semen Padang membutuhkan kemenangan di seluruh sisa laga ditambah harapan tim-tim pesaing menuai hasil buruk. Skenario tersebut bukan mustahil, tetapi membutuhkan konsistensi yang belum mereka tunjukkan sepanjang musim.

Barito Putera dan PSS Sleman masih punya peluang lebih realistis untuk selamat, asalkan mereka mampu menutup musim dengan hasil positif. Namun kegagalan memenangkan laga krusial bisa dengan cepat mengubah situasi menjadi krisis.

Pekan-pekan terakhir BRI Liga 1 ini menjanjikan drama tinggi di papan bawah. Tiga klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia kini bertaruh segalanya — dan hasil akhirnya akan dikenang lama oleh para pendukung setia mereka.

#Bri Liga 1 #Klasemen Liga 1 #Degradasi #Semen Padang #Pss Sleman #Barito Putera