Sundul
Liga Indonesia

Aubameyang Dicoret Marseille Usai Insiden Alat Pemadam Api

Pierre-Emerick Aubameyang dikeluarkan dari skuad Olympique Marseille menyusul insiden aneh yang melibatkan alat pemadam api di dalam internal klub.

Reza Pratama · 09 Mei 2026, 18:17 · 2 min baca

Pierre-Emerick Aubameyang resmi dicoret dari skuad Olympique Marseille setelah terlibat dalam insiden aneh yang melibatkan alat pemadam api. Keputusan klub diambil secara internal dan langsung berdampak pada status penyerang internasional Gabon berusia 35 tahun itu di tim.

Insiden yang Berujung Pemecatan dari Skuad

Detail lengkap insiden tersebut belum diungkap secara resmi oleh manajemen Marseille. Namun klub mengonfirmasi bahwa Aubameyang tidak akan masuk dalam daftar pemain untuk pertandingan ke depan menyusul kejadian yang dinilai tidak dapat ditoleransi itu.

Insiden yang melibatkan alat pemadam api — benda yang sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas di lapangan — menambah panjang daftar situasi tidak biasa yang menimpa striker kelahiran 18 Juni 1989 itu sepanjang kariernya.

Marseille belum mengeluarkan pernyataan panjang. Sikap diam manajemen justru memberi kesan bahwa situasi internal klub sedang tidak kondusif.

Marseille Sedang dalam Tekanan

Pencoretan Aubameyang datang di waktu yang tidak ideal bagi Les Phocéens. Dalam delapan pertandingan Ligue 1 musim ini, Marseille baru mengemas 9 poin dari tiga kemenangan dan lima kekalahan, dengan catatan gol 11-14.

Posisi mereka di klasemen sementara terparkir di peringkat 25 — angka yang mencerminkan performa jauh dari harapan. Lima kekalahan dari delapan laga, termasuk tiga laga terakhir dengan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan, membuat tekanan pada manajemen dan pelatih semakin besar.

Kehilangan Aubameyang dari skuad, terlepas dari alasannya, semakin menyempitkan opsi serangan yang sudah terbatas.

Rekam Jejak Aubameyang di Marseille

Aubameyang bergabung dengan Marseille setelah melewati berbagai klubi besar Eropa — termasuk Borussia Dortmund, Arsenal, Barcelona, Chelsea, dan Al Qadsiah. Kedatangannya di Stade Vélodrome sempat disambut antusias mengingat rekam gol impresif yang pernah ia torehkan di level tertinggi sepak bola Eropa.

Namun performanya di Marseille tidak pernah benar-benar konsisten. Kini, insiden pemadam api ini berpotensi menjadi titik akhir petualangannya di klub Prancis selatan tersebut.

Pada usia 35 tahun, setiap kontroversi yang muncul semakin mempersempit peluangnya untuk mendapatkan kontrak baru di klub besar.

Masa Depan Aubameyang Dipertanyakan

Dengan status dicoret dari skuad, posisi Aubameyang di Marseille praktis menggantung. Opsi paling realistis adalah pemutusan kontrak secara permanen atau pinjaman darurat ke klub lain sebelum jendela transfer berikutnya resmi dibuka.

Karier Aubameyang di level tertinggi memang sudah memasuki fase senja. Namun cara perpisahannya dengan Marseille — jika ini memang berujung perpisahan — terbilang tidak biasa dan jauh dari kesan bermartabat yang selama ini ia bangun lewat prestasi-prestasi gemilang di masa mudanya.

Untuk saat ini, Marseille harus fokus membenahi performa tim yang sedang terpuruk tanpa kehadiran striker yang sempat mereka andalkan itu.

#Ligue 1 #Aubameyang #Olympique Marseille #Insiden Pemadam Api #Skuad #Pemain Dicoret