PSM Comeback Dramatis, Taklukkan Arema 4-3
PSM Makassar membalik ketertinggalan untuk menang 4-3 atas Arema FC dalam laga penuh drama tujuh gol di Matchday 32 BRI Liga 1 2025/2026.
PSM Makassar merebut tiga poin lewat comeback dramatis 4-3 atas Arema FC di Matchday 32 BRI Liga 1 2025/2026, Jumat (9/5/2026). Laga tujuh gol ini berlangsung panas sejak menit awal, dengan Arema sempat unggul berkat brace pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026 — namun semua itu tak cukup untuk membendung determinasi PSM.
Arema Buka Skor Lewat Penalti Dalberto
Arema FC langsung menekan sejak peluit pertama ditiup. Tekanan itu berbuah hasil ketika wasit menunjuk titik putih, dan Dalberto sukses mengeksekusi penalti untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Keunggulan Arema tidak berhenti di satu gol. Pemain mereka yang masuk skuad kontestan Piala Dunia 2026 tampil dominan dan mencetak dua gol untuk mengubah papan skor menjadi 3-1 sebelum turun minum. Brace tersebut sempat membuat PSM tampak kesulitan menemukan jawaban.
PSM Balik Badan di Babak Kedua
Babak kedua menjadi milik PSM sepenuhnya. Juku Eja — julukan PSM Makassar — keluar dengan intensitas berbeda dan mulai membongkar pertahanan Arema satu per satu.
Gol demi gol PSM bersarang di jala Arema. Dalam rentang waktu yang relatif singkat, PSM membalik defisit menjadi keunggulan, mencetak tiga gol beruntun untuk memimpin 4-3. Arema sempat berusaha menyamakan skor, namun lini belakang PSM kali ini mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil 4-3 ini mengonfirmasi tren positif PSM belakangan. Dari lima laga terakhir, tim asuhan pelatih ini mencatat tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan — mencerminkan form WLWLW yang berakhir dengan kemenangan.
Posisi Klasemen Usai Laga
Dengan tambahan tiga poin ini, PSM mengoleksi total 34 poin dari 32 pertandingan — hasil dari delapan kemenangan, sepuluh imbang, dan empat belas kekalahan. Mereka saat ini berada di posisi 13 klasemen BRI Liga 1 2025/2026.
Torehan 38 gol cetak berbanding 45 gol kemasukan menunjukkan PSM masih perlu membenahi soliditas lini belakang, meski daya serang mereka terbukti mampu menghasilkan comeback pada momen krusial seperti malam ini.
Sementara Arema harus menelan kekalahan pahit setelah sempat memimpin 3-1. Brace dari pemain berstatus calon bintang Piala Dunia 2026 pun akhirnya hanya jadi catatan statistik tanpa poin di tangan.
Drama Tujuh Gol yang Akan Dikenang
Total tujuh gol dalam 90 menit menjadikan laga ini salah satu tontonan paling menghibur di Matchday 32. Arema memimpin tiga kali namun tak sanggup menutup laga sebagai pemenang. PSM, di sisi lain, membuktikan bahwa keunggulan dua gol pun bukan jaminan aman di Liga 1 musim ini.
Kemenangan ini memberi PSM momentum penting menjelang sisa musim. Dengan selisih poin yang masih rapat di papan tengah klasemen, tiga poin dari comeback dramatis seperti ini bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan mereka menuntaskan musim 2025/2026.