Sundul
Liga Spanyol

Arbeloa Bela Mbappe, Singgung Mourinho ke Madrid

Alvaro Arbeloa angkat bicara soal video Kylian Mbappe yang tertawa saat meninggalkan sesi latihan Real Madrid, sekaligus blak-blakan soal kemungkinan Jose Mourinho kembali ke Santiago Bernabéu.

Fajar Hidayat · 10 Mei 2026, 00:17 · 3 min baca

Alvaro Arbeloa, legenda Real Madrid, tidak tinggal diam ketika nama Kylian Mbappe kembali dikaitkan dengan drama internal Los Blancos. Mantan bek kanan timnas Spanyol itu merespons video viral yang memperlihatkan Mbappe tertawa-tawa saat berjalan meninggalkan lapangan latihan — momen yang langsung memicu tafsiran liar dari berbagai pihak.

Arbeloa: Jangan Lebay Soal Mbappe

Arbeloa menilai reaksi publik terhadap momen itu berlebihan. Bagi eks pemain Madrid tersebut, seseorang yang terlihat tertawa di sesi latihan bukan berarti tengah bersikap tidak profesional atau sedang bermasalah dengan klubnya.

Arbeloa menegaskan bahwa Mbappe tetap pemain Madrid, dan satu klip pendek tidak cukup untuk menjadi dasar kesimpulan soal kondisi mentalnya maupun hubungannya dengan tim. Sikapnya jelas: jangan terlalu jauh membaca sebuah gestur biasa di luar konteks.

Pernyataan Arbeloa muncul di tengah situasi internal Real Madrid yang memang sedang bergolak. Tchouameni dan Valverde dilaporkan mendapat sanksi dari manajemen klub setelah insiden di ruang ganti, sementara berbagai nama legenda mulai vokal merespons kekacauan di Bernabéu — termasuk Gerard Pique yang sempat menyindir Iker Casillas terkait kondisi tim saat ini.

Posisi Madrid di La Liga Makin Mengkhawatirkan

Situasi di lapangan tidak kalah runyam. Real Madrid saat ini terpuruk di posisi ke-9 klasemen La Liga dengan 15 poin dari 8 pertandingan — hasil dari 5 kemenangan dan 3 kekalahan tanpa satu pun hasil imbang. Catatan form terkini mereka: LWLWL, pola naik-turun yang mencerminkan ketidakkonsistenan akut.

Madrid telah mencetak 21 gol namun kebobolan 12 — rasio yang seharusnya memadai untuk bersaing di papan atas, tapi tidak dengan tiga kekalahan dalam delapan laga. Jarak dengan Barcelona di puncak kian melebar, dan tekanan terhadap manajemen serta pelatih terus meningkat.

Soal Mourinho, Arbeloa Tidak Menghindar

Pertanyaan paling tajam yang dihadapi Arbeloa adalah soal Jose Mourinho. The Special One dikabarkan bersedia kembali melatih Real Madrid — dengan syarat mendapat kendali penuh atas urusan teknis dan skuat.

Arbeloa, yang pernah menjadi andalan Madrid di era Mourinho (2010-2013), tidak menutup-nutupi pandangannya. Ia mengakui Mourinho adalah pelatih kelas dunia dengan rekam jejak yang tidak perlu dipertanyakan. Namun Arbeloa juga paham betul bahwa kedatangan Mourinho selalu membawa dinamika tersendiri — atmosfer yang intens, tuntutan loyalitas penuh, dan benturan ego yang nyaris tidak terhindarkan.

Tanpa secara eksplisit mendukung atau menolak kandidatur Mourinho, Arbeloa mengisyaratkan bahwa keputusan itu sepenuhnya ada di tangan klub. Yang penting bagi Arbeloa adalah Madrid kembali stabil dan punya arah yang jelas.

Badai Internal yang Belum Reda

Krisis Real Madrid saat ini bukan sekadar soal hasil pertandingan. Sanksi terhadap Tchouameni dan Valverde membuka luka lama soal disiplin ruang ganti, sebuah persoalan yang pernah juga menghantui Madrid di masa-masa sulit. Luis Figo pun sudah angkat bicara soal konflik antara dua gelandang tersebut, pertanda bahwa situasi ini sudah melampaui batas urusan internal klub semata.

Dalam konteks itulah nama Mourinho kembali muncul ke permukaan — sosok yang dikenal mampu meredam gejolak dengan tangan besi, meski di sisi lain tidak jarang justru menjadi sumber gesekan baru.

Mbappe, di tengah semua hiruk-pikuk ini, tetap jadi sorotan. Satu tawa di lapangan latihan telah menjadi bahan bakar perdebatan panjang — dan Arbeloa memilih untuk tidak ikut memperkeruh.

#Real Madrid #La Liga #Liga Spanyol #Kylian Mbappé #Alvaro Arbeloa #Jose Mourinho