Sundul
Liga Indonesia

Imbang di Manahan, Persebaya Raih Satu Poin

Persebaya Surabaya gagal meraih tiga poin setelah bermain imbang melawan Persis Solo di Stadion Manahan. Hasil ini tetap menjaga posisi Bajul Ijo di papan tengah klasemen BRI Liga 1.

Bayu Aditya · 10 Mei 2026, 01:17 · 3 min baca

Persebaya Surabaya hanya membawa pulang satu poin dari lawatan ke Stadion Manahan, Solo, setelah duel melawan Persis Solo berakhir imbang. Laga yang digadang-gadang sebagai pertandingan hidup mati bagi kedua tim itu berlangsung sengit dari awal hingga peluit panjang dibunyikan.

Pertandingan Ketat Tanpa Pemenang

Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi sejak kick-off. Persis Solo tampil agresif di hadapan pendukung sendiri, sementara Persebaya datang ke Manahan dengan modal tiga kemenangan beruntun sebelum kalah di laga terakhir.

Tekanan silih berganti menghiasi jalannya pertandingan. Persebaya berusaha memanfaatkan kecepatan lini serangnya untuk membongkar pertahanan tuan rumah, namun Persis Solo tidak mau tinggal diam dan mengancam balik lewat skema serangan yang terorganisir.

Hasilnya, kedua tim tidak mampu memisahkan diri satu sama lain. Satu poin dibagi rata — hasil yang terasa kurang memuaskan bagi Persebaya yang datang dengan ambisi merebut tiga angka.

Dampak ke Klasemen Persebaya

Dengan tambahan satu poin, Persebaya kini mengoleksi 52 poin dari 32 pertandingan di BRI Liga 1 musim ini. Catatan itu menempatkan Bajul Ijo di posisi keenam klasemen sementara.

Dalam 32 laga yang telah dijalani, Persebaya mencatat 14 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Total 49 gol berhasil dicetak, sementara 35 gol bersarang ke gawang mereka — selisih gol positif sebesar 14.

Tren form lima laga terakhir Persebaya terbaca W-D-W-W-L sebelum laga ini. Imbang di Manahan menambah satu huruf "D" di rangkaian form tersebut, menunjukkan konsistensi yang masih naik-turun menjelang akhir musim.

Arti Penting Laga Ini

Pertandingan di Manahan bukan sekadar tiga poin biasa. Dengan kompetisi yang kian ketat di papan tengah, setiap angka menjadi sangat berharga. Persebaya butuh kemenangan untuk tetap relevan dalam persaingan posisi lima besar.

Sementara bagi Persis Solo, satu poin di kandang sendiri juga terasa pahit. Tuan rumah punya modal penuh dukungan suporter Manahan yang dikenal vokal, namun tidak mampu mengubahnya menjadi tiga poin.

Kedua tim kini harus segera bangkit karena sisa jadwal BRI Liga 1 tidak menyisakan ruang untuk kesalahan.

Persebaya dan Agenda Transfer yang Memanas

Di luar lapangan, Persebaya juga menghadapi tekanan dari sisi bursa transfer. Sejumlah pemain andalan Bajul Ijo disebut-sebut masuk radar klub lain jelang jendela transfer dibuka.

Persija Jakarta dikabarkan aktif berburu pemain berkualitas dan sempat dikaitkan dengan beberapa nama yang selama ini menjadi bagian penting skuad Persebaya. Persaingan antar-klub di dalam negeri pun kian panas, tidak hanya di atas lapangan tetapi juga di meja negosiasi.

Manajemen Persebaya tentu harus cermat mempertahankan pilar-pilar utama agar performa tim tidak tergerus di sisa kompetisi maupun di musim mendatang.

Sisa Musim yang Krusial

Persebaya masih memiliki beberapa pertandingan tersisa untuk mengamankan posisi terbaik sebelum kompetisi BRI Liga 1 musim ini berakhir. Posisi keenam dengan 52 poin membuat Bajul Ijo harus terus memacu diri.

Gap dengan tim-tim di atasnya menjadi acuan: setiap kali Persebaya gagal menang, rival langsung bisa memanfaatkan situasi untuk memperlebar jarak. Begitu pula sebaliknya — kemenangan di laga berikutnya bisa mendorong mereka naik ke lima besar.

Pelatih dan skuad Persebaya kini punya satu target jelas: kembali ke jalur kemenangan di laga kandang maupun tandang berikutnya. Satu poin dari Manahan sudah tergenggam — tapi ambisi Bajul Ijo jelas lebih besar dari sekadar itu.

#Bri Liga 1 #Klasemen Liga 1 #Liga Indonesia #Persebaya Surabaya #Persis Solo #Stadion Manahan