Sundul
Liga Indonesia

PSM Makassar Kalah 0-3 dari Arema FC di Malang

PSM Makassar menelan kekalahan telak 0-3 saat tandang ke markas Arema FC, hasil yang semakin memperparah posisi Juku Eja di papan tengah BRI Liga 1.

Reza Pratama · 10 Mei 2026, 01:17 · 3 min baca

PSM Makassar pulang tanpa poin dari Malang setelah dihantam Arema FC tiga gol tanpa balas. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Juku Eja yang kini terjerembab di posisi 13 klasemen BRI Liga 1 dengan 34 poin dari 32 pertandingan.

Arema Tampil Dominan Sejak Awal

Tuan rumah langsung mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Arema FC tampil agresif dan efektif memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lini belakang PSM. Tekanan konsisten dari skuad Singo Edan berbuah gol demi gol yang membuat PSM tak pernah benar-benar bangkit dalam laga ini.

Skor 3-0 mencerminkan dominasi Arema yang nyata sepanjang 90 menit. PSM praktis tak mampu memberi ancaman berarti ke gawang lawan dan nihil gol menjadi catatan pahit yang harus diterima.

Dua Faktor Penyebab Kekalahan PSM

Lini pertahanan PSM menjadi sorotan utama. Koordinasi antar pemain belakang kerap kacau saat menghadapi pressing tinggi Arema, membuka celah yang berulang kali dieksploitasi oleh striker tuan rumah.

Selain itu, lini serang PSM tampil mandul. Tanpa kreativitas yang cukup untuk membongkar pertahanan Arema, peluang nyata nyaris tak tercipta. Kombinasi dua kelemahan ini — pertahanan bocor dan serangan buntu — menjadi resep kekalahan yang sulit dihindari.

Arema Akhiri Paceklik Kemenangan

Bagi Arema FC, kemenangan 3-0 ini punya makna lebih dari sekadar tiga poin. Singo Edan mengakhiri periode panjang tanpa kemenangan di kandang sendiri. Euforia pendukung Aremania yang memadati stadion pun menjadi modal mental penting bagi tim menjelang sisa musim.

Hasil ini juga membuktikan bahwa Arema masih memiliki kualitas untuk menghajar lawan dengan skor telak ketika tampil di depan pendukung sendiri.

Klasemen PSM Makin Mengkhawatirkan

Dengan kekalahan ini, PSM kini mencatat rekor 8 menang, 10 seri, dan 14 kalah dari 32 laga. Total 34 poin menempatkan mereka di posisi 13 — zona yang tidak nyaman meski masih jauh dari ancaman degradasi langsung.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah tren forma PSM: LWLWL. Pola naik-turun yang tidak konsisten ini menunjukkan ketidakstabilan performa yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih dan manajemen klub.

Dengan selisih gol minus tujuh (38 gol masuk, 45 gol kebobolan), lini pertahanan jelas butuh pembenahan serius untuk menutup musim dengan lebih terhormat.

Sisa Musim Jadi Ujian Karakter

PSM masih memiliki sisa pertandingan untuk memperbaiki posisi dan menutup musim di tempat yang lebih baik. Namun tanpa perbaikan mendasar di lini belakang dan ketajaman di depan, ancaman hasil buruk serupa bisa kembali terjadi.

Manajemen PSM perlu mengambil langkah konkret — baik secara taktis maupun mental — agar Juku Eja tidak sekadar menjadi tim medioker yang menjalani sisa musim tanpa target jelas. Kekalahan 0-3 dari Arema harus dijadikan alarm, bukan sekadar statistik yang berlalu.

#Arema Fc #Bri Liga 1 #Klasemen Liga 1 #Liga Indonesia #Psm Makassar #Hasil Pertandingan