Sundul
Liga Indonesia

Persib Hajar Persija, Maung Bandung Gigit Macan Kemayoran

Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta dalam laga BRI Liga 1 yang berlangsung panas. Persija yang sempat mengincar posisi puncak kini harus menelan kekalahan dari rival bebuyutannya.

Admin Sundul · 10 Mei 2026, 20:53 · 3 min baca

Persib Bandung menghajar Persija Jakarta dalam laga BRI Liga 1 yang berlangsung dengan tensi tinggi. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persija yang sebelumnya tengah dalam tren positif — empat kemenangan beruntun sebelum malam ini menguap begitu saja di tangan Maung Bandung.

Persija Kehilangan Momentum Krusial

Sebelum laga ini, Persija berada di posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 dengan 65 poin dari 32 pertandingan. Catatan 20 menang, 5 imbang, dan 7 kalah menempatkan Macan Kemayoran dalam persaingan ketat memperebutkan posisi teratas.

Tren form Persija sebelum bentrok ini cukup menjanjikan: W-D-W-W-W. Lima laga terakhir hanya sekali gagal meraih tiga poin. Namun Persib terbukti jadi tembok yang tak bisa ditembus malam ini.

Kekalahan dari rival sekota — dalam konteks rivalitas Jawa Barat melawan Jakarta — bukan sekadar soal tiga poin. Ini soal psikologi. Persija yang sempat bermimpi naik ke puncak kini harus kembali menata ulang kalkulasi.

Maung Bandung Tampil Garang di Kandang

Persib memanfaatkan atmosfer kandang dengan maksimal. Maung Bandung tampil menekan sejak menit awal, tidak memberi ruang bagi lini serang Persija untuk membangun serangan dengan nyaman.

Lini belakang Persija yang selama musim ini tergolong solid — hanya kebobolan 28 gol dari 32 laga — malam ini tidak mampu membendung determinasi Persib. Gol-gol yang bersarang di gawang Persija menjadi bukti bahwa Maung Bandung tampil di level terbaiknya ketika menghadapi rival paling sengit mereka.

Pertandingan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di atas kertas, statistik musim bisa runtuh dalam 90 menit ketika dua tim dengan rivalitas sekeras Persib-Persija bertemu.

El Clásico Indonesia Selalu Meledak

Persib vs Persija bukan sekadar pertandingan sepak bola. Laga ini melibatkan pengamanan berlapis di berbagai kota. Di Samarinda, aparat kepolisian dikerahkan khusus untuk memastikan pertandingan berjalan aman. Di Tasikmalaya, Polres setempat mengerahkan 200 personel hanya untuk mengamankan kegiatan nonton bareng.

Angka-angka pengamanan itu mencerminkan betapa dalam akar rivalitas dua klub ini di masyarakat. Setiap gol, setiap peluang, setiap keputusan wasit terasa seperti bencana atau berkah bagi jutaan pendukung yang menyaksikan dari berbagai penjuru negeri.

Malam ini, Bobotoh merayakan. Viking berpesta. Sementara Jakmania harus menerima kenyataan pahit bahwa perjalanan menuju puncak klasemen masih penuh halangan.

Dampak ke Klasemen dan Sisa Musim

Dengan kekalahan ini, Persija kehilangan tiga poin krusial di fase akhir musim. Total poin mereka tetap di 65, dan peluang untuk naik ke posisi lebih tinggi di klasemen BRI Liga 1 menjadi semakin tipis tergantung hasil tim-tim pesaing.

Persija masih menyisakan beberapa laga dan harus segera bangkit. Form LWWDW yang mereka bawa ke laga ini kini tercoreng huruf "L" baru di depannya. Pertanyaannya: seberapa cepat Carlo Ancelotti versi lokal — atau siapapun yang menangani skuad Ibu Kota — bisa merespons kekalahan dari rival bebuyutan?

Persib di sisi lain mengokohkan mental juara mereka. Kemenangan atas Persija bukan hanya soal angka, melainkan pernyataan bahwa Maung Bandung layak diperhitungkan hingga laga penghabisan musim ini.

Catatan Akhir Musim Makin Panas

BRI Liga 1 2025/2026 memasuki babak yang makin menguras saraf. Setiap poin berarti, setiap laga bisa membalik klasemen. Persija dengan 65 poin di posisi ketiga masih punya peluang — tapi kalah dari Persib jelas bukan skenario yang mereka inginkan di momen seperti ini.

Sebelum laga ini, Persija sempat ditahan imbang Madura United di Pamekasan. Dua poin terbuang dalam dua laga berturut-turut dari tim-tim pesaing menjadi alarm serius bagi manajemen dan pelatih Persija untuk segera menemukan jawabannya.

Satu hal yang pasti: Maung Bandung sudah menunjukkan taringnya. Dan Persija harus segera bangkit sebelum mimpi finis di posisi teratas benar-benar pupus.

#Persib Bandung #Bri Liga 1 #Persija Jakarta #Klasemen Liga 1 #Maung Bandung #El Clasico Indonesia