Sundul
MotoGP

Marc Marquez Ragu Juara MotoGP 2026, Ini Alasannya

Marc Marquez mengakui peluangnya merebut gelar dunia MotoGP 2026 masih jauh dari pasti, meski tanpa menyalahkan Ducati atas situasi yang dihadapinya.

Reza Pratama · 11 Mei 2026, 00:45 · 3 min baca

Marc Marquez secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum yakin bisa meraih gelar dunia MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol itu menyatakan keraguannya bukan karena faktor motor atau dukungan Ducati, melainkan karena sejumlah tantangan lain yang menurutnya masih perlu diatasi.

Bukan Salah Ducati

Marquez menegaskan bahwa Ducati tidak bisa disalahkan atas keraguannya. Menurutnya, pabrikan Italia itu sudah memberikan motor yang kompetitif dan dukungan penuh kepada seluruh pembalapnya.

Persoalannya bukan pada perangkat yang ia gunakan. Ducati Desmosedici yang ia tunggangi bersama tim pabrikan Lenovo tetap menjadi salah satu motor terkuat di grid. Marquez paham betul ia mendapat perlakuan setara dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Justru di situlah letak tantangannya. Bersaing dalam satu garasi dengan Bagnaia yang sudah dua kali menjadi juara dunia bersama Ducati membuat persaingan internal menjadi sangat ketat bahkan sebelum menghadapi pembalap dari tim lain.

Faktor yang Membuat Marquez Ragu

Marquez menyebut beberapa hal yang membuatnya tidak bisa sesumbar soal perebutan gelar musim depan. Pertama, konsistensi. Sepanjang karier panjangnya, Marquez dikenal sebagai pembalap yang bisa tampil luar biasa dalam satu hari tetapi juga rentan terhadap kesalahan pada momen krusial, terutama sejak serangkaian cedera berat yang ia alami mulai 2020.

Kedua, adaptasi. Meski sudah bergabung dengan Ducati, membangun kimia sempurna dengan motor baru dan tim baru membutuhkan waktu. Marquez membutuhkan lebih dari sekadar satu musim untuk benar-benar memaksimalkan potensi Desmosedici sesuai gaya balapnya yang agresif.

Ketiga, kedalaman persaingan grid MotoGP saat ini luar biasa. Jorge Martin yang kini membela Aprilia, Bagnaia, Fabio Quartararo, hingga para pemuda seperti Pedro Acosta membuat perebutan gelar tidak akan mudah dikuasai satu nama.

Catatan Marquez Bersama Ducati Sejauh Ini

Bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2025, Marquez menunjukkan kilatan kecepatan yang mengingatkan pada era keemasannya bersama Honda. Ia mampu bersaing di papan atas dan meraih podium, namun inkonsistensi masih menjadi bayang-bayang yang sulit dilepas.

Penggemar MotoGP tentu masih ingat bahwa Marquez adalah pembalap dengan 8 gelar dunia, termasuk 6 gelar di kelas premier. Rekornya berbicara keras. Namun ia sendiri yang paling paham bahwa reputasi masa lalu tidak otomatis menjamin trofi di musim mendatang.

Pada musim 2025, persaingan gelar MotoGP berlangsung sangat sengit. Hal ini semakin memperjelas bahwa memasuki 2026, tidak akan ada ruang untuk satu pun kesalahan besar.

Sikap Realistis yang Justru Menguntungkan

Keberanian Marquez untuk jujur soal keraguannya justru mencerminkan kedewasaan seorang atlet kelas dunia. Ia tidak terjebak dalam euforia atau over-confidence yang kerap menjadi bumerang bagi banyak pembalap.

Dengan memetakan tantangan secara objektif, Marquez memberi sinyal bahwa pendekatannya di 2026 akan lebih terukur dan matang. Ia tidak sedang merendah untuk kemudian mengejutkan, melainkan sedang menghitung dengan kepala dingin apa yang benar-benar bisa ia capai.

Ducati sendiri tampaknya juga tidak merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut. Hubungan antara Marquez dan pabrikan asal Bologna itu tampak solid, dengan komunikasi terbuka menjadi salah satu fondasinya.

2026: Ujian Sesungguhnya El Diablo

MotoGP 2026 akan menjadi musim krusial bagi Marquez. Pada usianya yang sudah memasuki pertengahan 30-an, jendela peluang untuk menambah gelar dunia semakin sempit. Setiap musim yang terlewat tanpa trofi semakin memperberat beban ekspektasi.

Namun bagi Marquez, keraguan bukan pertanda menyerah. Justru itu adalah titik awal dari persiapan yang serius. Ia sudah membuktikan berkali-kali bahwa dirinya mampu bangkit dari situasi yang tampak mustahil.

Apakah 2026 akan menjadi musim kebangkitan Marquez yang sesungguhnya bersama Ducati? Jawabannya akan tergambar di atas aspal lintasan, bukan dalam kata-kata.

#Motogp #Marc Marquez #Francesco Bagnaia #Ducati #Motogp 2026 #Gelar Dunia Motogp