Sundul
Liga Indonesia

Pengganti Julian Brandt di BVB: Tugas Berat

Borussia Dortmund mulai mencari pengganti Julian Brandt yang dikabarkan akan meninggalkan Signal Iduna Park. Siapa kandidat yang disiapkan manajemen BVB?

Fajar Hidayat · 11 Mei 2026, 12:17 · 3 min baca

Borussia Dortmund menghadapi tantangan besar di bursa transfer musim panas ini — mencari pengganti sepadan untuk Julian Brandt, gelandang serang yang selama ini menjadi motor kreativitas BVB di Bundesliga. Kepergian Brandt bukan sekadar kehilangan satu pemain; ini kehilangan otak permainan.

Posisi BVB yang Sedang Tertekan

Situasi BVB saat ini tidak ideal untuk bernegosiasi di pasar transfer. Di Bundesliga musim ini, Dortmund terpuruk di posisi ke-17 klasemen dengan catatan 3 menang, 2 imbang, dan 3 kalah dari 8 pertandingan — mengumpulkan 11 poin. Lima pertandingan terakhir mereka mencatat tren buruk: LLDWL.

Dengan performa yang jauh dari ekspektasi, tekanan untuk mendatangkan pemain berkualitas tinggi semakin besar. Namun anggaran yang tersedia dan daya tarik klub bagi pemain top Eropa juga ikut dipertanyakan.

Mengapa Brandt Sulit Digantikan

Julian Brandt bukan sekadar gelandang box-to-box biasa. Kemampuannya membaca ruang, mengalirkan bola dalam tempo tinggi, serta konsistensinya mencetak gol dan assist menjadikannya salah satu pemain paling penting di skuad BVB dalam beberapa musim terakhir.

Kehilangan tipe pemain seperti Brandt — yang bisa bermain sebagai nomor 10 sekaligus gelandang tengah — membutuhkan profil pengganti yang sangat spesifik. Bukan pemain sembarangan yang bisa langsung dicomot dari pasar bebas.

Itulah mengapa manajemen BVB sendiri mengakui ini adalah "tugas yang berat". Menemukan pemain dengan kombinasi teknik, visi, dan adaptabilitas taktis setara Brandt tidaklah mudah, apalagi dalam satu jendela transfer.

Kriteria Pengganti yang Dicari BVB

Dortmund dikabarkan mengincar profil gelandang kreatif berusia antara 22 hingga 28 tahun yang sudah memiliki jam terbang di liga-liga top Eropa. BVB tidak ingin mengambil risiko mendatangkan pemain yang masih butuh waktu penyesuaian panjang — mengingat tekanan performa yang sudah menumpuk.

Kandidat idealnya adalah pemain yang bisa langsung turun ke dalam sistem dan memberikan dampak sejak pekan-pekan awal musim baru. Fleksibilitas posisi — bisa main di tengah maupun di belakang striker — menjadi nilai tambah yang sangat dipertimbangkan pelatih BVB.

Faktor finansial juga tidak bisa diabaikan. BVB bukan klub dengan kas tak terbatas. Penjualan beberapa pemain terlebih dahulu kemungkinan besar diperlukan sebelum mereka bisa mengeksekusi rekrutan besar.

Pasar Transfer dan Persaingan Merebut Target

Masalahnya, BVB tidak sendirian berburu profil serupa. Klub-klub Premier League dengan kekuatan finansial jauh lebih besar turut mengincar gelandang kreatif kelas atas di bursa musim panas ini. Manchester United, misalnya, yang kini berada di posisi ketiga klasemen Premier League dengan 65 poin dari 36 laga, juga aktif di pasar untuk memperkuat lini tengah mereka.

Persaingan dari raksasa Inggris membuat BVB harus bergerak cepat dan cerdas — bukan hanya soal uang, tetapi juga soal menawarkan proyek yang menarik bagi calon pemain baru.

Waktu Jadi Faktor Kritis

Jendela transfer musim panas akan segera dibuka. Dortmund tidak punya banyak waktu untuk berlama-lama dalam proses identifikasi dan negosiasi. Setiap minggu keterlambatan bisa berarti kehilangan target prioritas ke klub lain.

Manajemen BVB perlu membuat keputusan cepat: apakah mereka akan merekrut pemain berpengalaman yang bisa langsung memberikan dampak, atau mengambil pemain muda berbakat yang butuh waktu berkembang namun lebih terjangkau secara finansial.

Yang jelas, satu hal tidak bisa ditawar — pengganti Brandt haruslah pemain yang siap menanggung ekspektasi besar dari Signal Iduna Park. Fans BVB tidak akan sabar menunggu terlalu lama.

#Bundesliga #Bursa Transfer #Borussia Dortmund #Bvb #Julian Brandt #Transfer Bvb