Sundul
Liga Italia

Eks Juventus: Favorit Spalletti Akan Dicoret Musim Depan

Mantan gelandang Juventus memprediksi salah satu andalan Luciano Spalletti di timnas Italia bakal kehilangan tempat musim depan. Siapa yang dimaksud?

Fajar Hidayat · 12 Mei 2026, 03:17 · 3 min baca

Eks Bianconeri Ramal Perombakan Skuad Spalletti

Seorang mantan gelandang Juventus secara terang-terangan memprediksi salah satu pemain kesayangan Luciano Spalletti tidak akan bertahan di skuad timnas Italia musim depan. Pernyataan itu muncul di tengah tekanan besar yang tengah menghimpit Gli Azzurri setelah terpuruk dalam siklus kualifikasi terakhir.

Eks pemain tersebut menilai Spalletti terlalu setia pada nama-nama tertentu, meski performa di lapangan tidak selalu konsisten. Menurutnya, sudah saatnya pelatih asal Certaldo itu berani melakukan rotasi besar-besaran demi menyuntikkan darah segar ke dalam tim nasional.

Spalletti Dikritik Soal Loyalitas ke Pemain Tertentu

Kritik ini bukan yang pertama diarahkan ke Spalletti. Sejak memimpin Italia pasca-Roberto Mancini, mantan pelatih Napoli itu kerap dituding terlalu protektif terhadap beberapa pemain pilihannya, terlepas dari konsistensi penampilan mereka bersama klub masing-masing.

Situasi ini makin relevan mengingat Italia baru-baru ini sedang berjuang keras. Bayangan absen dari Piala Dunia 2026 sempat membayangi, memaksa federasi dan pelatih untuk merefleksikan kembali arah tim secara keseluruhan.

Eks gelandang Juventus itu menegaskan bahwa pemain yang dimaksud, meski masih dalam lingkaran kepercayaan Spalletti, sudah tidak lagi memperlihatkan level yang dibutuhkan untuk kompetisi tertinggi. Rotasi, menurutnya, adalah satu-satunya solusi logis.

Kondisi Juventus di Serie A Ikut Jadi Sorotan

Analisis ini juga berkaitan langsung dengan performa klub. Juventus sendiri saat ini mengakhiri 8 laga awal Serie A dengan catatan 3 menang, 4 seri, dan 1 kalah — mengumpulkan 13 poin dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Bianconeri mencatat 14 gol dan kebobolan 10.

Lima laga terakhir Juventus menunjukkan tren yang membaik dengan catatan DWWWD, tapi posisi ke-13 tetap jauh dari ekspektasi sebuah klub yang pernah mendominasi Serie A selama satu dekade. Performa yang tidak stabil ini otomatis berdampak pada kredit para pemainnya di level timnas.

Beberapa pemain Juventus yang rutin dipanggil Spalletti turut menerima sorotan. Ketika penampilan di level klub tidak berjalan mulus, posisi di timnas pun ikut terancam — sebuah logika sederhana yang tampaknya kini mulai dipegang lebih serius oleh jajaran pengamat Italia.

Tekanan Transfer Makin Memperumit Situasi

Di sisi lain, Juventus juga sedang menghadapi dinamika transfer yang cukup pelik. Negosiasi kontrak dengan Dusan Vlahovic disebut-sebut masih alot, dan klub dikabarkan siap memainkan kartu truf untuk mempercepat keputusan. Striker asal Serbia itu pun dikabarkan menarik minat Bayern Munich sebagai opsi potensial.

Ketidakpastian status sejumlah pemain kunci di Juventus — termasuk rumor kepindahan Francisco Conceicao yang diminati Liverpool — menciptakan atmosfer yang tidak kondusif untuk konsistensi penampilan. Hal ini pada akhirnya memperlemah argumen Spalletti untuk terus mempertahankan pemain-pemain tersebut di skuad nasional.

Masa Depan Skuad Italia Masih Tanda Tanya

Perdebatan soal siapa yang layak masuk dan keluar dari timnas Italia bukan hal baru. Namun pernyataan dari sosok berlatar belakang Juventus ini memberi bobot lebih — khususnya karena ia berbicara dari pengalaman langsung mengenali standar yang dibutuhkan di level elite.

Spalletti sejauh ini belum memberikan respons terbuka terhadap kritik tersebut. Tapi dengan jendela transfer musim panas yang kian dekat dan tekanan kualifikasi yang belum reda, keputusan besar tampaknya tidak bisa lagi ditunda terlalu lama.

Apakah "favorit" Spalletti itu benar-benar akan disingkirkan, jawabannya baru akan terlihat ketika pemanggilan skuad berikutnya diumumkan.

#Serie A #Transfer #Liga Italia #Luciano Spalletti #Juventus #Timnas Italia