Sundul
Liga Inggris

Sunderland di Posisi 12 Usai Kalah dari Villa dan Forest

Dua kekalahan beruntun dari Aston Villa dan Nottingham Forest membuat proyeksi akhir musim Sunderland di Premier League semakin suram. Klub asal Sunderland itu kini terdiam di posisi 12 klasemen dengan 46 poin dari 34 laga.

Naila Sari · 12 Mei 2026, 03:30 · 3 min baca

Sunderland kini duduk di posisi ke-12 klasemen Premier League dengan 46 poin dari 34 pertandingan, setelah menelan dua kekalahan berturut-turut dari Aston Villa dan Nottingham Forest. Hasil buruk itu langsung mengubah proyeksi posisi akhir musim The Black Cats secara signifikan.

Dua Kekalahan yang Merusak Momentum

Sunderland datang ke dua laga tersebut dengan modal positif, sempat mencatat dua kemenangan beruntun sebelumnya. Namun kekalahan dari Aston Villa dan Nottingham Forest langsung memutus tren positif itu.

Catatan form terkini Sunderland berbunyi LLWWL — tiga dari lima laga terakhir berakhir dengan kekalahan. Tren ini menjadi alarm serius bagi manajer dan staf kepelatihan menjelang sisa empat laga yang tersisa.

Dengan 12 kemenangan, 10 imbang, dan 12 kekalahan sepanjang musim, konsistensi jelas menjadi problem utama. Selisih gol negatif, 36 gol tercipta berbanding 45 kebobolan, mencerminkan rapuhnya lini pertahanan mereka.

Aston Villa: Lawan yang Memang Beda Kelas

Kekalahan dari Aston Villa bisa dimaklumi jika melihat posisi Villa di klasemen. Saat ini Villa bertengger di peringkat kedua dengan 21 poin dari delapan laga, mencatat tujuh kemenangan dan hanya sekali kalah. Lima laga terakhir mereka diakhiri dengan kemenangan semua — form sempurna WWWWW.

Villa adalah salah satu tim terpanas di Liga Inggris musim ini. Menghadapi mereka tanpa performa optimal hampir pasti berakhir dengan hasil buruk, dan itulah yang dialami Sunderland.

Nottingham Forest Tak Kalah Berbahaya

Jika kekalahan dari Villa masih bisa diterima, tumbang dari Nottingham Forest terasa lebih menyakitkan. Forest saat ini berada di posisi 13, tepat satu tingkat di bawah Sunderland, dengan 14 poin dari delapan laga.

Forest mencatat empat kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan. Selisih gol mereka sangat positif: 15 gol masuk, hanya tujuh kebobolan. Artinya, Sunderland kalah bersaing langsung dari rival klasemen yang secara statistik jauh lebih efisien di kedua sisi lapangan.

Proyeksi Akhir Musim Semakin Buram

Dengan empat laga tersisa dan 46 poin di tangan, Sunderland secara matematis masih aman dari zona degradasi. Namun target finis di papan tengah atas kini hampir mustahil dicapai.

Rata-rata poin per laga Sunderland musim ini berada di angka 1,35. Jika tren itu berlanjut hingga akhir musim, mereka diproyeksikan menyelesaikan kompetisi dengan sekitar 51-52 poin — angka yang cukup untuk bertahan, tetapi jauh dari cukup untuk bicara di bagian atas papan tengah.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah selisih gol. Minus sembilan menjadi cermin bahwa masalah Sunderland bukan sekadar konsistensi hasil, melainkan fundamental performa dalam kedua kotak penalti.

Apa yang Harus Diperbaiki?

Sunderland perlu segera merespons. Empat laga sisa harus dimaksimalkan, bukan semata untuk mengamankan posisi klasemen, tetapi untuk membangun fondasi kepercayaan diri jelang musim depan.

Lini pertahanan yang sudah kebobolan 45 gol dalam 34 laga jelas butuh perbaikan serius, baik secara taktikal maupun personal. Di sisi lain, produktivitas 36 gol terbilang pas-pasan untuk tim yang bermain di level Premier League.

Posisi 12 dengan perolehan poin saat ini sebenarnya bukan hasil yang memalukan untuk tim yang baru kembali ke kasta tertinggi, namun dua kekalahan beruntun terakhir menutup peluang mereka untuk mengakhiri musim dengan catatan lebih berkesan.

#Premier League #Liga Inggris #Nottingham Forest #Klasemen Premier League #Aston Villa #Sunderland