Persebaya Hajar Arema 4-0 di Kandang Kanjuruhan
Persebaya Surabaya membungkam Arema FC dengan skor telak 4-0 di Stadion Kanjuruhan pada matchday 30 BRI Super League 2025-2026, Selasa (28/4/2026).
Persebaya Surabaya mempermalukan Arema FC di kandang sendiri dengan kemenangan telak 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (28/4/2026) pagi. Hasil matchday 30 BRI Super League 2025-2026 ini sekaligus menjadi salah satu kekalahan paling memalukan bagi Singo Edan di depan publik mereka sendiri dalam derby Jawa Timur.
Bajul Ijo Mendominasi dari Awal
Persebaya tampil agresif sejak menit awal. Lini serang Bajul Ijo bergerak cair dan konsisten menekan pertahanan Arema yang terlihat kewalahan sepanjang laga. Skor 0-4 mencerminkan dominasi nyata tim tamu yang tidak memberikan ruang sedikit pun bagi tuan rumah untuk bangkit.
Arema sama sekali tidak mampu mencetak gol sepanjang 90 menit. Lini depan Singo Edan mandul dan gagal mengkonversi peluang, sementara pertahanan mereka terus dibobol oleh serangan-serangan tajam Persebaya.
Dampak ke Klasemen BRI Super League
Kemenangan ini membawa Persebaya semakin kokoh di posisi enam klasemen dengan 45 poin dari 29 laga sebelumnya, ditambah tiga poin baru dari laga ini. Catatan Bajul Ijo: 12 menang, 9 imbang, dan 8 kalah sepanjang kompetisi berjalan.
Sebaliknya, Arema FC terpuruk di posisi 10 dengan 39 poin dari 29 pertandingan sebelumnya. Catatan form terkini Singo Edan — DWWDL — kini semakin suram setelah tambahan kekalahan besar ini. Dengan 10 kemenangan, 9 imbang, dan 10 kekalahan, zona tidak aman mulai membayangi skuad asal Malang itu.
Derby Jawa Timur yang Satu Sisi
Laga antara Arema dan Persebaya selalu membawa muatan emosional tinggi. Namun di Kanjuruhan hari ini, intensitas itu hanya milik satu tim. Persebaya hadir lebih terorganisir, lebih tajam, dan lebih lapar. Kekalahan 0-4 di kandang sendiri menjadi tamparan keras bagi manajemen dan pelatih Arema untuk segera mengevaluasi performa tim.
Gol Persebaya datang dari empat eksekusi berbeda yang menunjukkan kedalaman skuad Bajul Ijo. Tim Surabaya itu membuktikan bahwa mereka mampu menyelesaikan peluang dengan efisiensi tinggi, sesuatu yang sangat kontras dengan penampilan Arema malam ini.
Arema Perlu Respons Cepat
Dengan sisa pertandingan kompetisi yang tidak banyak, Arema tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini. Posisi ke-10 memang masih relatif aman, namun kekalahan telak seperti ini bisa menggerus kepercayaan diri pemain dan memperburuk situasi psikologis tim jelang laga-laga sisa musim.
Pelatih Arema perlu menemukan formula yang tepat, terutama untuk membenahi lini pertahanan yang sudah kebobolan 37 gol dari 30 pertandingan. Rata-rata lebih dari satu gol kemasukan per laga adalah angka yang mengkhawatirkan untuk tim yang ingin bertahan di papan tengah.
Persebaya, di sisi lain, membuktikan bahwa meski form mereka sebelum laga ini tidak konsisten — WLLWL — mereka mampu tampil terbaik di saat yang paling dibutuhkan. Kemenangan besar ini bisa menjadi bahan bakar untuk mengejar posisi lebih tinggi di sisa kompetisi.