Sundul
Liga Indonesia

Marcos Santos Minta Maaf Usai Arema Kalah Telak dari Persebaya

Arema FC menelan kekalahan telak dari Persebaya Surabaya di laga Derby Jawa Timur. Pelatih Marcos Santos langsung meminta maaf kepada Aremania.

Dimas Wirawan · 28 April 2026, 22:30 · 3 min baca

Arema FC menelan kekalahan memalukan di tangan Persebaya Surabaya dalam Derby Jawa Timur yang berlangsung panas. Hasil buruk ini membuat pelatih Marcos Santos langsung tampil ke publik dan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh Aremania.

Kekalahan Telak yang Menyakitkan

Derby Jawa Timur kali ini berjalan sangat berat bagi Arema FC. Persebaya tampil dominan dan mengunci kemenangan telak yang membuat kubu Malang tak bisa berkata banyak. Singo Edan gagal memberikan perlawanan berarti sepanjang pertandingan, dan hasilnya mencerminkan perbedaan performa kedua tim secara keseluruhan.

Bagi Aremania, kekalahan dari rival bebuyutan sekelas Persebaya selalu menjadi luka yang lebih dalam dibanding kekalahan dari tim mana pun. Derby Jatim bukan sekadar tiga poin — ini soal harga diri.

Marcos Santos Langsung Meminta Maaf

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak bersembunyi setelah peluit akhir dibunyikan. Santos secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania atas penampilan timnya yang jauh dari harapan.

Permintaan maaf Santos menunjukkan ia menyadari betapa besarnya ekspektasi suporter Arema, terutama dalam laga sekelas derby. Namun, kata maaf tentu tidak cukup bila performa di lapangan tidak segera berbenah.

Santos kini menghadapi tekanan berlapis — hasil di lapangan yang buruk sekaligus ujian loyalitas dari pendukung paling fanatik Arema.

Persebaya Semakin Kokoh di Papan Atas

Kemenangan ini menjadi bahan bakar tambahan bagi Persebaya yang tengah dalam tren positif. Bajul Ijo saat ini menempati posisi ke-6 klasemen BRI Liga 1 dengan 45 poin dari 29 pertandingan — catatan 12 menang, 9 imbang, dan 8 kalah.

Form terkini Persebaya terbaca WWLLW, artinya mereka kembali meraih kemenangan setelah sempat tergelincir dua kali berturut-turut. Kemenangan atas Arema menjadi momentum penting untuk mempertahankan posisi di enam besar dan terus memburu tiket kompetisi Asia musim depan.

Dengan 41 gol yang sudah dicetak musim ini, lini serang Persebaya terbukti tajam dan konsisten menjadi momok bagi tim-tim lawan, termasuk Arema.

Rapor Arema yang Mengkhawatirkan

Kekalahan ini semakin memperburuk tren Arema di paruh kedua musim. Tim berjuluk Singo Edan tengah berjuang keras menjaga stabilitas hasil di BRI Liga 1. Tekanan terhadap Santos pun semakin nyata — ia dituntut menemukan formula yang tepat sebelum musim berakhir.

Masalah terbesar Arema bukan hanya soal hasil, melainkan cara mereka bermain. Kekalahan telak dari Persebaya mengindikasikan ada celah serius di lini pertahanan maupun dalam organisasi permainan secara keseluruhan.

Aremania, yang dikenal sebagai salah satu basis suporter paling setia di Indonesia, tentu mengharapkan lebih dari sekadar permintaan maaf. Mereka ingin melihat perubahan nyata dalam penampilan tim.

Apa yang Harus Dilakukan Santos?

Santos perlu melakukan evaluasi menyeluruh, bukan hanya secara taktis tetapi juga mental tim. Kekalahan dari rival langsung seperti Persebaya bisa meninggalkan bekas psikologis yang panjang jika tidak segera ditangani.

Sisa laga BRI Liga 1 musim ini menjadi kesempatan bagi Arema untuk memperbaiki nama. Santos harus memastikan skuadnya bangkit dan setidaknya mengakhiri musim dengan martabat — karena Aremania tidak akan berhenti menuntut yang terbaik dari tim kesayangan mereka.

#Arema Fc #Bri Liga 1 #Liga Indonesia #Persebaya Surabaya #Derby Jawa Timur #Marcos Santos