Sundul
Liga Indonesia

Cagliari Kalahkan Atalanta 3-2 di Pekan 34 Serie A

Cagliari menang dramatis 3-2 atas Atalanta di Unipol Domus pada pekan ke-34 Serie A, Senin 27 April 2026. Pelatih Atalanta Palladino melontarkan kritik keras usai laga.

Dimas Wirawan · 28 April 2026, 22:37 · 3 min baca

Cagliari meraih tiga poin berharga setelah mengalahkan Atalanta 3-2 di Unipol Domus, Senin 27 April 2026, dalam laga pekan ke-34 Serie A. Kemenangan ini menjadi kejutan nyata karena Atalanta datang dalam tren positif tiga kemenangan beruntun sebelumnya.

Tuan Rumah Tampil Mengejutkan

Cagliari membuktikan bahwa bermain di hadapan pendukung sendiri masih menjadi senjata ampuh. Meski berada di posisi 16 klasemen Serie A dengan 36 poin dari 34 laga, tim asuhan Cagliari tampil dengan determinasi tinggi dan berhasil mencetak tiga gol tanpa bisa diimbangi sepenuhnya oleh Atalanta.

Skor 3-2 mencerminkan laga yang ketat dan penuh intensitas. Atalanta sempat membalas dua kali, namun tidak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit akhir berbunyi.

Atalanta Putus Tren Tiga Kemenangan Beruntun

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Atalanta. Sebelum laga ini, La Dea mencatat tiga kemenangan berturut-turut — sebuah momentum yang kini terhenti di tangan tim papan bawah.

Dalam klasemen terkini, Atalanta berada di posisi 15 dengan 13 poin dari delapan laga. Catatan form mereka kini berubah menjadi LLWWW — dua kekalahan terakhir mengapit tiga kemenangan sebelumnya. Kekalahan di Sardinia ini langsung merusak momentum yang tengah dibangun.

Lebih menyakitkan lagi, Atalanta mencetak gol sebanyak 10 kali sekaligus kebobolan 10 gol dari delapan pertandingan — rasio yang menunjukkan pertahanan mereka masih rentan menghadapi tekanan lawan.

Palladino Melontarkan Kritik Keras

Raffaele Palladino, pelatih Atalanta, tidak menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia melontarkan kritik terbuka terhadap performa timnya, menilai skuadnya tidak tampil sesuai standar yang seharusnya di laga seperti ini.

Palladino menyoroti ketidakdisiplinan taktis dan lemahnya transisi bertahan timnya yang memberikan celah kepada Cagliari untuk memanfaatkan peluang secara efisien. Bagi Palladino, hasil ini bukan hanya tentang skor, melainkan cerminan masalah yang harus segera dibenahi.

Cagliari Kian Kokoh di Papan Tengah Bawah

Bagi Cagliari, tiga poin ini sangat vital. Dengan 36 poin dari 34 laga, mereka masih berada di zona yang memerlukan perhatian — posisi 16 — namun kemenangan ini memberikan napas lebih lega menjelang akhir musim.

Form terkini Cagliari menunjukkan pola naik-turun: WLWLL. Mereka kerap bermain tidak konsisten, namun mampu mencuri poin besar ketika dibutuhkan. Kemenangan atas Atalanta bisa menjadi titik balik penting dalam sisa kompetisi.

Dengan selisih gol negatif — 36 gol dicetak berbanding 49 kebobolan — Cagliari tahu bahwa pertahanan tetap menjadi pekerjaan rumah terbesar. Namun, secara mental, menundukkan tim seperti Atalanta memberikan kepercayaan diri tersendiri.

Sisa Musim yang Krusial

Kedua tim kini menghadapi tekanan berbeda memasuki sisa musim. Cagliari perlu mengamankan posisi agar tidak terperosok ke pertarungan degradasi, sementara Atalanta harus segera bangkit dan kembali menemukan konsistensi jika ingin finis di posisi yang lebih terhormat.

Kekalahan di Unipol Domus menjadi pengingat bahwa Serie A tidak pernah mudah — bahkan ketika lawan berada di papan bawah sekalipun.

#Serie A #Atalanta #Cagliari #Pekan 34 #Serie A 2025 26 #Palladino