Arema FC vs Persebaya: Derby Jatim BRI Liga 1
Persebaya Surabaya menghajar Arema FC 0-4 di Stadion Kanjuruhan pada pekan ke-30 BRI Liga 1, Selasa (28/4). Kemenangan telak ini mendongkrak Bajul Ijo ke posisi lima klasemen.
Persebaya Surabaya melumat Arema FC 0-4 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (28/4) pukul 08.30 WIB. Hasil telak di pekan ke-30 BRI Liga 1 ini menempatkan Bajul Ijo di posisi lima klasemen dengan 48 poin, sementara Singo Edan tertahan di urutan 11 dengan 39 poin.
Persebaya Datang dalam Kondisi Panas
Jelang laga, Persebaya memilih fokus pemulihan fisik sebagai prioritas utama persiapan. Langkah itu terbukti tepat. Skuad Bajul Ijo tampil dengan tenaga segar dan menekan sejak awal babak pertama.
Persebaya memasuki pertandingan ini dengan rentetan form WWLLW — dua kekalahan beruntun sempat menggoyahkan, namun kemenangan terakhir sebelum laga ini menjadi sinyal pemulihan yang nyata. Total 45 gol tercipta dari kaki para penyerang Surabaya sepanjang 30 pekan, dengan hanya 35 kebobolan — catatan defensif terbaik dibanding Arema.
Arema Sedang Rapuh di Kandang
Singo Edan masuk laga ini dalam kondisi tidak ideal. Sebelumnya, Arema baru saja dihajar Bali United 3-4 — kekalahan yang membuat moral pemain tertekan. Form lima laga terakhir Arema berbunyi LDWWD, cukup tak meyakinkan untuk menghadapi tim sekuat Persebaya.
Dari 30 laga, Arema hanya memetik 10 kemenangan dengan 11 kekalahan. Produktivitas gol pun nyaris berimbang dengan gol kemasukan: 40 gol dicetak, 41 kebobolan. Rapuhnya lini belakang Arema menjadi bahan bakar serangan Persebaya malam itu.
Bonek Nyalakan Semangat Jelang Laga
Atmosfer derby Jatim ini terasa berbeda. Suporter Persebaya, Bonek, melempar pesan penuh semangat kepada para pemain jelang kickoff. "Ini bukan derbi, tapi party," begitu kira-kira seruan yang bergema dari komunitas suporter Bajul Ijo, menegaskan keyakinan bahwa laga ini adalah milik Persebaya.
Energi dari tribun pendukung itu rupanya tersalurkan ke lapangan. Persebaya bermain percaya diri, memanfaatkan setiap ruang yang ditinggalkan lini belakang Arema.
Skor Akhir: Kekalahan Memalukan bagi Arema
Pertandingan berakhir 0-4 untuk Persebaya. Kekalahan empat gol tanpa balas di kandang sendiri adalah tamparan keras bagi Arema FC dan seluruh Aremania. Bukan sekadar soal poin, melainkan soal harga diri di derby Jatim.
Bagi Persebaya, kemenangan ini sangat berharga dalam perburuan posisi di papan atas. Dengan 48 poin dari 30 laga, Bajul Ijo kini berselisih sembilan poin dari Arema dan terus mengincar empat besar.
Klasemen Setelah Pekan ke-30
Persebaya (posisi 5): 30 main, 13 menang, 9 seri, 8 kalah, 48 poin. Arema FC (posisi 11): 30 main, 10 menang, 9 seri, 11 kalah, 39 poin. Jarak 9 poin di antara keduanya mencerminkan betapa berbedanya lintasan musim dua rival abadi Jawa Timur ini di BRI Liga 1 2025/2026.