Sundul
Liga Italia

Bukan Lewandowski, Ini Striker Ideal untuk Juventus

Eks striker Juventus menyebut Robert Lewandowski bukan pilihan tepat untuk lini depan Bianconeri. Ada nama lain yang dinilai lebih cocok dengan gaya main Luciano Spalletti.

Bayu Aditya · 29 April 2026, 03:04 · 3 min baca

Juventus tengah mencari solusi di lini depan. Nama Robert Lewandowski sempat dikaitkan dengan Bianconeri, namun seorang eks striker klub tersebut tegas menolak pilihan itu — dan menyebut dua nama lain yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan tim maupun filosofi Luciano Spalletti.

Lewandowski Dinilai Bukan Pilihan Tepat

Striker asal Polandia berusia 36 tahun itu memang masih produktif bersama Barcelona. Namun eks penyerang Juventus menilai profil Lewandowski tidak cocok dengan DNA Bianconeri — baik dari sisi usia, gaya bermain, maupun kebutuhan jangka panjang klub.

Juventus butuh striker yang bisa tumbuh bersama proyek jangka panjang, bukan sekadar solusi instan. Lewandowski, dengan kontrak di Barcelona dan usianya yang sudah memasuki fase senja karier, dianggap bukan investasi yang tepat untuk Turin.

Dua Nama yang Disebut Lebih Cocok

Eks striker tersebut menyebut ada dua sosok yang lebih ideal dan sesuai dengan karakter permainan yang diinginkan Spalletti. Kedua nama itu dinilai memiliki mobilitas tinggi, kemampuan hold-up play yang baik, serta cocok bermain dalam sistem pressing intensif yang menjadi ciri khas kepelatihan Spalletti.

Profil seperti itu memang menjadi prioritas. Juventus tidak hanya butuh pencetak gol, tapi striker yang mampu menjadi titik tumpu serangan sekaligus ikut bertahan dari lini depan.

Juventus di Posisi 13 Serie A

Urgensi mencari striker tajam bukan tanpa alasan. Saat ini Juventus berada di posisi 13 klasemen Serie A dengan 13 poin dari 8 pertandingan — hasil 3 menang, 4 imbang, dan 1 kalah. Dengan catatan 14 gol dan 10 kebobolan, produktivitas lini depan jelas menjadi sorotan.

Lima laga terakhir Juventus mencatat form DWWWD — membaik, tapi belum cukup konsisten untuk bersaing di papan atas. Bologna, misalnya, berada di posisi 10 dengan 15 poin dari 8 laga, unggul dua poin dari Juventus meski sama-sama baru kalah sekali.

Dalam pertemuan terakhir kedua tim pada April 2026, Juventus menang 2-0 atas Bologna. Namun secara keseluruhan, performa musim ini masih jauh dari ekspektasi.

Tantangan Spalletti Membangun Sistem

Spalletti dikenal sebagai pelatih yang butuh striker spesifik — bukan sekadar pencetak gol murni, tapi pemain yang memahami pergerakan tanpa bola dan pressing dari depan. Di Napoli, ia pernah memaksimalkan Osimhen secara optimal dengan sistem yang terstruktur ketat.

Itu sebabnya pemilihan nomor 9 bukan sekadar soal nama besar. Kecocokan dengan sistem jauh lebih penting. Eks striker Juventus menekankan poin ini — Lewandowski mungkin lebih baik secara statistik individu, tapi belum tentu bisa beradaptasi dengan tuntutan Spalletti di lapangan.

Bursa Transfer Jadi Penentu

Juventus diprediksi akan aktif di bursa transfer untuk memperkuat posisi penyerang. Manajemen klub sudah menyadari bahwa tanpa striker yang tepat, target finis di posisi empat besar musim ini akan sulit tercapai.

Dua nama yang disebut eks striker Juventus itu kini menjadi bahan diskusi serius di internal klub. Apakah manajemen akan mengikuti saran tersebut, jawaban ada di jendela transfer berikutnya.

#Serie A #Transfer Pemain #Robert Lewandowski #Liga Italia #Luciano Spalletti #Juventus