Sundul
Timnas Indonesia

Marselino & Justin Hubner Terancam Absen di Timnas U-22

Keikutsertaan Marselino Ferdinan dan Justin Hubner bersama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 terancam batal akibat kendala dari klub masing-masing.

Admin Sundul · 28 April 2026, 10:07 · 3 min baca

Dua pemain andalan Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Justin Hubner, berpotensi absen memperkuat skuad U-22 di SEA Games 2025. Kendala izin dari klub masing-masing menjadi hambatan utama yang belum terpecahkan oleh PSSI maupun Badan Tim Nasional (BTN).

Kendala Pelepasan dari Klub

Baik Marselino maupun Justin Hubner saat ini aktif berkarier di klub luar negeri. Pelepasan pemain untuk turnamen yang bukan masuk kalender FIFA resmi kerap menjadi soal pelik. Klub-klub asing tidak memiliki kewajiban kontraktual untuk melepas pemain ke ajang semacam SEA Games, sehingga negosiasi antara BTN dan pihak klub menjadi satu-satunya jalur yang bisa ditempuh.

BTN diketahui tengah aktif mengejar persetujuan dari klub kedua pemain itu. Namun hingga kini, kepastian izin belum dikantongi, dan waktu terus berjalan menjelang turnamen yang semakin dekat.

Peran Krusial Keduanya di Timnas

Marselino Ferdinan adalah gelandang serang kreatif yang sudah menembus skuad senior Timnas Indonesia. Ia menjadi salah satu pemain paling produktif dalam beberapa kampanye Timnas belakangan ini. Kehadirannya di lini tengah U-22 jelas akan memberikan dimensi berbeda dalam hal kreativitas dan penyelesaian akhir.

Justin Hubner, bek tangguh berdarah Indonesia-Amerika, juga sudah menjadi pilar di lini pertahanan Timnas senior. Pengalaman dan kualitasnya bermain di kompetisi luar negeri membuat ia sulit dicari penggantinya di level U-22.

Tanpa keduanya, pelatih yang menangani Timnas U-22 harus memutar otak lebih keras untuk menyusun komposisi terbaik, terutama di lini tengah dan bek tengah.

SEA Games 2025 dan Target Indonesia

SEA Games 2025 menjadi ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang selalu menjadi prioritas PSSI untuk meraih medali emas sepak bola. Indonesia kerap menarget podium tertinggi di cabang olahraga ini, dan kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Marselino dan Justin Hubner dianggap krusial untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Dengan regulasi usia U-22, kedua pemain itu masih masuk syarat untuk diturunkan. Namun status "pemain luar negeri" membuat proses pemanggilan jauh lebih rumit dibanding pemain yang berkarier di Liga 1 Indonesia.

BTN Masih Berjuang Dapatkan Izin

BTN tidak tinggal diam. Upaya pendekatan ke klub-klub yang menaungi Marselino dan Justin Hubner terus dilakukan. Ini bukan pertama kalinya Indonesia menghadapi situasi serupa — negosiasi alot dengan klub asing sudah beberapa kali mewarnai persiapan Timnas, mulai dari Piala AFF hingga kualifikasi Piala Dunia.

Namun SEA Games berbeda. Karena ajang ini tidak masuk jendela internasional FIFA, klub punya hak penuh untuk menolak pelepasan tanpa konsekuensi apapun. Posisi tawar BTN pun menjadi lebih lemah di meja negosiasi.

Keputusan final soal keikutsertaan keduanya kemungkinan baru akan jelas dalam waktu dekat, seiring dengan pengumuman skuad resmi Timnas U-22 untuk SEA Games 2025.

Opsi Alternatif Pelatih

Jika izin tidak turun, pelatih Timnas U-22 harus mengandalkan pemain-pemain domestik yang selama ini bersaing ketat memperebutkan tempat di skuad. Nama-nama dari Liga 1 berpotensi mendapat kesempatan lebih besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Marselino dan Justin Hubner.

Satu hal yang pasti: absennya dua pemain sekaliber mereka akan menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Timnas U-22 Indonesia di ajang paling bergengsi se-Asia Tenggara itu.

#Pssi #Marselino Ferdinan #Justin Hubner #Sea Games 2025 #Timnas Indonesia U 22 #Btn