Sundul
Liga Indonesia

Milo Syok Persis Kalah Telak dari Persija

Pelatih Persis Solo, Milo, mengaku terkejut dengan kekalahan telak timnya dari Persija Jakarta, namun tetap optimistis klubnya bisa bertahan di BRI Liga 1 Super League.

Bayu Aditya · 29 April 2026, 08:10 · 2 min baca

Kekalahan telak dari Persija Jakarta membuat pelatih Persis Solo, Milo, terkejut. Namun di tengah situasi sulit itu, ia menegaskan diri dan skuadnya tidak akan menyerah dalam perjuangan mempertahankan tempat di Super League BRI Liga 1.

Reaksi Milo Usai Kekalahan Berat

Milo tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui hasil tersebut di luar ekspektasinya dan menjadi pukulan keras bagi seluruh tim. Kekalahan ini dinilainya sebagai yang paling berat yang dialami Persis sepanjang musim berjalan.

Meski begitu, Milo enggan larut dalam keterpurukan. Pelatih asal Bosnia itu menekankan bahwa masih ada kesempatan bagi Persis untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menghindari degradasi dari Super League.

Persija Tampil Dominan

Persija memang sedang berada dalam performa meyakinkan. Macan Kemayoran kini menempati posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 dengan 62 poin dari 30 pertandingan — mencatat 19 kemenangan, 5 imbang, dan 6 kekalahan. Total 56 gol dicetak, sementara gawang mereka hanya kebobolan 26 kali sepanjang musim.

Dengan catatan itu, Persija menjadi salah satu tim paling produktif dan solid di Liga 1 musim ini. Keunggulan kualitas tersebut tercermin jelas dari hasil laga melawan Persis.

Persis dalam Tekanan Degradasi

Kekalahan ini semakin mempertebal tekanan yang dirasakan Persis. Posisi mereka di papan klasemen Super League belum aman, dan setiap poin yang terbuang kian mempersempit ruang gerak untuk selamat dari ancaman degradasi.

Milo sadar betul situasinya tidak mudah. Namun ia memilih berfokus pada apa yang masih bisa dikendalikan — yakni memaksimalkan sisa pertandingan yang ada dan menjaga mentalitas skuad tetap positif.

Optimisme yang Dijaga

Di hadapan media, Milo memilih nada yang konstruktif. Ia menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran berharga dan mendorong pemain untuk segera bangkit. Menurutnya, semangat dan kekompakan tim adalah modal utama yang harus dijaga hingga laga terakhir.

Persis masih punya sejumlah pertandingan sisa yang bisa dijadikan kesempatan untuk mengumpulkan poin. Milo menegaskan, selama matematika masih memungkinkan, Persis akan terus berjuang penuh.

Sisa Musim Jadi Penentu

Bagi Persis, setiap laga ke depan adalah final. Tekanan memang besar, tapi Milo tampak bertekad tidak membiarkan hasil buruk dari Persija merobohkan moril tim. Manajemen dan suporter Persis tentu berharap sinyal optimisme sang pelatih bukan sekadar basa-basi, melainkan benar-benar diterjemahkan dalam performa di lapangan pada pekan-pekan mendatang.

#Bri Liga 1 #Persija Jakarta #Klasemen Liga 1 #Super League #Persis Solo #Milo