Sundul
Sepak Bola Dunia

Skuad Ideal Inggris PD 2026: Foden & Henderson Tersingkir

Trent Alexander-Arnold dan Ollie Watkins masuk skuad ideal Inggris untuk Piala Dunia 2026, sementara Phil Foden dan Jordan Henderson tidak mendapat tempat.

Fajar Hidayat · 29 April 2026, 10:43 · 3 min baca

Piala Dunia 2026 di Amerika Utara tinggal menghitung bulan. Inggris mulai disorot soal siapa saja pemain yang layak mewakili Tiga Singa di turnamen bergengsi itu — dan nama-nama besar ternyata tidak otomatis aman.

Trent dan Watkins Masuk, Foden Tersingkir

Trent Alexander-Arnold tetap mendapat tempat meski musimnya di Real Madrid belum sepenuhnya meyakinkan. Pengalaman dan kemampuan distribusi bolanya masih dianggap aset krusial untuk skema Inggris.

Ollie Watkins, striker Aston Villa kelahiran 30 Desember 1995, juga lolos seleksi. Kontribusinya bagi Villa konsisten, dan gol kepahlawannya di semifinal Euro 2024 kontra Belanda belum terlupakan.

Yang mengejutkan: Phil Foden tidak masuk. Musim 2024/25 milik pemain Manchester City itu jauh dari performa terbaiknya. Inkonsistensi itulah yang rupanya menjadi alasan eliminasi dari skuad ideal versi ini.

Henderson Resmi Ditinggal

Jordan Henderson pun absen. Kapten masa lalu timnas itu kini tengah bersama Ajax Amsterdam setelah petualangan singkat di Arab Saudi. Usia 35 tahun dan minimnya menit bermain di level kompetitif tertinggi membuat nama Henderson sulit dipertahankan dalam skuad 26 pemain.

Posisi gelandang tengah Inggris kini semakin padat dengan munculnya nama-nama lebih muda yang performanya lebih stabil di klub masing-masing.

Pilihan di Setiap Lini

Di bawah mistar, Jordan Pickford masih menjadi pilihan utama. Kiper Everton itu sudah melewati tiga turnamen besar bersama timnas dan tetap jadi tembok pertahanan terpercaya.

Lini belakang menjadi lebih kompetitif. Selain Trent, Reece James dan Kieran Trippier bersaing di sisi kanan. Di jantung pertahanan, nama John Stones dan Marc Guehi diprediksi mengisi slot utama.

Di sektor tengah, Jude Bellingham tetap menjadi pemimpin lini. Kapasitasnya bersama Real Madrid musim ini, kendati La Liga ketat, tetap menempatkannya sebagai pemain paling vital Inggris. Declan Rice juga tidak tergusur — Arsenal terus menjadikannya metronom yang tak tergantikan.

Di posisi penyerang, Harry Kane adalah nama pertama yang tertulis. Bomber Bayern Munich itu terus mencetak gol secara produktif di Bundesliga. Watkins mengisi slot kedua, dengan Marcus Rashford dan Anthony Gordon sebagai opsi sayap.

Mengapa Foden Ditinggal?

Keputusan meninggalkan Foden tentu kontroversial. Di Euro 2024, Foden justru tampil di bawah ekspektasi meski Inggris sampai ke final. Musim klub yang redup memperkuat argumen bahwa ia belum siap menjadi andalan di turnamen sebesar Piala Dunia.

Gareth Southgate sudah lama pergi, dan pelatih baru Inggris, Lee Carsley, yang kini memegang kendali, harus membuat keputusan sulit soal keseimbangan antara nama besar dan performa aktual.

Persaingan Slot Semakin Ketat

Dengan format Piala Dunia 2026 yang menghadirkan 48 negara peserta, Inggris memiliki potensi laga lebih banyak dari sebelumnya. Kedalaman skuad menjadi pertimbangan utama — bukan sekadar 11 nama terbaik, melainkan 26 pemain yang benar-benar siap tampil kapan pun dibutuhkan.

Beberapa nama muda seperti Levi Colwill di lini belakang dan Cole Palmer di lini serang mulai mendesak ke barisan depan. Palmer, yang musim ini menjadi salah satu pemain Chelsea paling produktif, disebut-sebut layak mendapat tempat lebih prominan dibanding Foden.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai pertengahan Juni. Inggris akan masuk sebagai salah satu kandidat kuat — tapi pembentukan skuad yang tepat menjadi kunci apakah mereka akhirnya bisa mengangkat trofi pertama sejak 1966.

#Piala Dunia 2026 #Phil Foden #Timnas Inggris #Trent Alexander Arnold #Ollie Watkins #Jordan Henderson