Panggilan Marselino ke Piala AFF 2024 Dipertanyakan
Pemanggilan Marselino Ferdinan ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024 menuai tanda tanya dari kalangan pengamat sepak bola nasional.
Shin Tae-yong memanggil 33 pemain untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024, termasuk Marselino Ferdinan dan Rafael Struick. Namun keputusan itu tidak lepas dari sorotan — sejumlah pengamat sepak bola menyebut pemanggilan Marselino "agak aneh" mengingat kondisi dan situasi terkini sang pemain.
Apa yang Dipertanyakan Pengamat?
Kritik datang karena kondisi Marselino di level klub dinilai belum sepenuhnya meyakinkan menjelang turnamen bergengsi ASEAN tersebut. Para pengamat mempertanyakan apakah pemain muda itu benar-benar dalam performa optimal untuk langsung diturunkan di ajang kompetitif sekelas Piala AFF.
Salah satu catatan yang muncul adalah soal konsistensi penampilan Marselino di klub. Ketika pemain tidak mendapat menit bermain cukup di level klub, ritme permainan dan ketajamannya otomatis menjadi tanda tanya besar ketika masuk TC timnas.
Terlepas dari itu, Shin Tae-yong tetap pada pendiriannya. Pelatih asal Korea Selatan itu tampaknya masih menaruh kepercayaan besar pada Marselino sebagai salah satu andalan lini serang Indonesia.
Daftar 33 Pemain TC Timnas Indonesia
Selain Marselino, nama-nama yang masuk daftar 33 pemain TC cukup menarik perhatian publik. Rafael Struick, penyerang berdarah Belanda-Suriname, kembali dipanggil untuk memperkuat lini depan Garuda. Nama Justin Hubner juga masuk dalam skuad TC tersebut.
Komposisi 33 pemain ini mencerminkan bahwa Shin Tae-yong ingin mempertahankan inti skuad yang telah dibangun dalam beberapa turnamen terakhir, sambil memberi ruang evaluasi sebelum memangkas ke skuad final.
Piala AFF 2024: Target Indonesia
Piala AFF 2024 menjadi salah satu target jangka pendek yang penting bagi sepak bola Indonesia. Trofi AFF belum pernah singgah di Indonesia meski Garuda beberapa kali tampil di partai final. Tekanan untuk akhirnya meraih gelar itu terus membayangi setiap edisi turnamen.
Dengan materi pemain yang semakin matang — termasuk sejumlah nama berkarier di Eropa — ekspektasi publik terhadap timnas di Piala AFF kali ini jauh lebih tinggi dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Keberadaan Marselino, jika tampil di performa terbaiknya, tetap bisa menjadi senjata berbahaya bagi Indonesia. Gelandang serang muda itu pernah mencuri perhatian di Piala AFF edisi sebelumnya dengan kontribusi gol dan assist yang signifikan.
Dilema Pelatih: Loyalitas vs Form
Dilema yang dihadapi Shin Tae-yong sebenarnya bukan hal baru dalam sepak bola. Memanggil pemain yang punya rekam jejak bagus bersama timnas, meski sedang dalam kondisi tidak prima di level klub, adalah keputusan yang kerap diperdebatkan.
Di satu sisi, Marselino sudah terbukti di level timnas — ia punya chemistry dengan rekan-rekan setim dan memahami sistem permainan yang diusung pelatih. Di sisi lain, form adalah argumen yang sulit dibantah ketika bicara soal kompetisi berformat turnamen singkat seperti Piala AFF, di mana setiap laga bersifat krusial.
TC ini kemungkinan akan menjadi ajang pembuktian bagi Marselino. Jika ia tampil meyakinkan dalam sesi latihan dan laga uji coba, kritik yang muncul akan dengan sendirinya mereda.
Marselino di Radar Timnas Jangka Panjang
Di luar konteks Piala AFF 2024, nama Marselino Ferdinan memang terus menjadi bagian dari perencanaan timnas Indonesia dalam berbagai level. Ia masuk dalam radar untuk SEA Games 2025, di mana Timnas U-22 Indonesia juga sedang dalam proses pembentukan skuad.
Artinya, Shin Tae-yong — maupun jajaran teknis PSSI — memandang Marselino sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar nama pelengkap. Keputusan memanggil dia ke Piala AFF 2024 bisa dibaca sebagai upaya menjaga sang pemain tetap tajam dan terhubung dengan ekosistem timnas senior.
Apakah keputusan itu tepat, TC dan laga-laga awal Piala AFF 2024 yang akan menjawabnya.