Scaloni Buka Peluang Messi di Piala Dunia 2026
Pelatih Argentina Lionel Scaloni tidak menutup kemungkinan Lionel Messi tampil di Piala Dunia 2026, meski sang pemain akan berusia 39 tahun saat turnamen berlangsung.
Lionel Scaloni kembali angkat bicara soal masa depan Lionel Messi bersama timnas Argentina. Pelatih kepala La Albiceleste itu tidak menutup pintu bagi Messi untuk tampil di Piala Dunia 2026, turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Scaloni Tidak Mau Berspekulasi, tapi Pintu Terbuka
Scaloni menegaskan bahwa keputusan ada di tangan Messi sendiri. Pelatih berusia 46 tahun itu menyebut kondisi fisik dan motivasi pribadi sang pemain akan menjadi penentu utama, bukan keputusan sepihak dari federasi maupun staf pelatih.
Pernyataan Scaloni bukan tanpa dasar. Messi selama ini terbukti mampu menjaga levelnya meski usia terus bertambah. Di Inter Miami, pemain kelahiran 24 Juni 1987 itu masih tampil sebagai figur sentral dan konsisten mencetak kontribusi di Major League Soccer.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan bergulir pada musim panas 2026. Artinya, Messi akan menginjak usia 38 tahun saat turnamen dimulai dan genap 39 tahun pada 24 Juni di tengah perjalanan kompetisi. Itu angka yang tidak kecil untuk level sepak bola internasional.
Rekam Jejak Messi di Piala Dunia
Messi telah tampil di enam edisi Piala Dunia — dari Jerman 2006 hingga Qatar 2022. Puncaknya jelas di Qatar, ketika ia akhirnya mengangkat trofi yang selama puluhan tahun dikejarnya. Argentina menjuarai turnamen itu dengan mengalahkan Prancis lewat adu penalti di final.
Di Qatar 2022, Messi mencetak tujuh gol dan tiga assist, sekaligus meraih penghargaan Pemain Terbaik Turnamen. Itu menjadi penampilan Piala Dunia terbaik sepanjang kariernya secara individual.
Jika Messi benar-benar tampil di 2026, ia berpotensi menjadi salah satu pemain tertua yang pernah berlaga di Piala Dunia. Sebuah catatan sejarah yang akan sulit diulang siapa pun.
Kondisi Fisik Jadi Pertanyaan Utama
Tantangan terbesar bukan soal kualitas teknis Messi, melainkan daya tahan fisiknya melewati ketatnya jadwal selama setahun penuh menuju 2026. MLS memang tidak seintens Liga Champions Eropa, namun beban perjalanan dan cuaca Amerika Serikat punya tuntutan tersendiri.
Scaloni tampaknya sadar betul soal ini. Ia tidak memberikan garansi, namun juga tidak menutup opsi. Sikap pragmatis yang mencerminkan betapa pentingnya Messi bagi skuad Argentina, bahkan di usianya sekarang.
Argentina saat ini tengah menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL. Kehadiran Messi di setiap pertandingan kualifikasi masih menjadi faktor psikologis besar, baik bagi rekan setim maupun lawan.
Bukan Pertama Kali Scaloni Bicara Soal Ini
Ini bukan kali pertama Scaloni ditanya soal kelangsungan karier internasional Messi. Pertanyaan serupa sudah berulang kali muncul sejak Argentina menjuarai Copa América 2021, lalu berlanjut setelah trofi Piala Dunia 2022.
Setiap kali, jawaban Scaloni selalu konsisten: selama Messi fit dan ingin bermain, ia akan selalu ada tempat di timnas Argentina. Pernyataan terbaru ini melanjutkan narasi yang sama.
Di sisi lain, Messi sendiri belum secara resmi mengumumkan kapan ia akan pensiun dari timnas. Ia pernah menyebut ingin terus bermain selama tubuhnya masih memungkinkan, sebuah pernyataan yang memberi ruang interpretasi lebar bagi semua pihak.
Piala Dunia 2026 dan Sentimen Kandang
Ada faktor emosional yang tidak bisa diabaikan. Inter Miami bermarkas di Florida, Amerika Serikat, salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Artinya, Messi secara harfiah akan "bermain di kandangnya sendiri" jika ikut serta.
Antusiasme publik Amerika terhadap Messi sejak ia bergabung ke MLS sudah terbukti luar biasa. Stadion selalu penuh, jersey nomor 10 terjual habis, dan setiap pertandingan Miami berubah jadi tontonan nasional. Atmosfer itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi Messi untuk tetap aktif hingga 2026.
Keputusan akhir memang ada di tangan Messi. Tapi selama Scaloni masih bicara seperti ini, pintu itu jelas belum ditutup.