Sundul
Sepak Bola Dunia

Mexico 1970: Edisi Pelé yang Mengubah Sepak Bola Modern

Piala Dunia 1970 di Mexico jadi edisi yang dianggap salah satu paling indah dalam sejarah. Brasil dengan Pelé memenangi trofi ketiga dengan permainan yang masih dikenang sebagai standar sepak bola modern.

Bayu Aditya · 01 Maret 2026, 09:00 · 3 min baca

Piala Dunia 1970 di Mexico dianggap salah satu edisi paling indah dalam sejarah turnamen. Brasil yang dipimpin Pelé memenangi trofi ketiga, prestasi yang membuat tim mendapat trofi Jules Rimet original (sesuai aturan saat itu, juara tiga kali permanen). Edisi ini juga jadi yang pertama disiarkan dalam warna ke seluruh dunia, dengan estimasi 600 juta penonton mengikuti final.

Edisi 1970 berlangsung di lima kota Mexico: Mexico City, Guadalajara, Puebla, Toluca, dan Leon. Estadio Azteca jadi venue final pada 21 Juni 1970, ketika Brasil mengalahkan Italia 4-1 dengan Pelé mencetak gol pembuka, Gerson, Jairzinho, dan Carlos Alberto melengkapi kemenangan. Gol Carlos Alberto, hasil kerja sama 9 sentuhan dari pertahanan ke gawang, masih dianggap salah satu gol terindah dalam sejarah Piala Dunia.

Skuad Brasil 1970 yang Legendaris

Skuad Brasil 1970 dipimpin Pelé (Santos) di posisi gelandang serang, didukung Jairzinho (Botafogo) di sayap kanan, Tostao (Cruzeiro) sebagai striker tengah, Gerson (São Paulo) sebagai gelandang sentral, dan Rivelino (Corinthians) di sayap kiri. Carlos Alberto (Santos) sebagai kapten dan bek kanan. Mario Zagallo, mantan pemain Brasil 1958 dan 1962, jadi pelatih.

Performa Brasil di edisi 1970: enam kemenangan dari enam pertandingan, mencetak 19 gol, kebobolan 7 gol. Statistik ofensif yang luar biasa untuk turnamen sebesar ini. Jairzinho mencetak gol di setiap pertandingan, salah satu rekor langka dalam sejarah Piala Dunia.

Pelé di Puncak Karier

Pelé tampil di edisi 1970 di usia 29 tahun, di puncak karier. Edisi ini Pelé keempat dan terakhir di Piala Dunia (sebelumnya 1958, 1962, 1966). Dia mencetak 4 gol, termasuk gol pembuka di final, dan memberi banyak assist. Performa di edisi 1970 menutup karier internasional Pelé dengan trofi yang membuatnya jadi satu-satunya pemain memenangi tiga Piala Dunia.

Selain trofi, Pelé memberi banyak momen ikonis di edisi 1970. Di laga grup melawan Inggris, Gordon Banks (kiper Inggris) menghasilkan tepisan dianggap "save terbaik dalam sejarah" untuk menggagalkan sundulan Pelé. Di laga semifinal melawan Uruguay, Pelé memutar bola melewati kiper tanpa menyentuhnya, lalu mengejar dan tembakan—walau bola lewat tiang. Momen-momen ini jadi materi pelajaran sepak bola dunia.

Estadio Azteca dan Final 4-1 atas Italia

Final Piala Dunia 1970 mempertemukan Brasil dengan Italia, dua tim yang dianggap kandidat kuat trofi. Italia, juara 1934 dan 1938, datang dengan generasi yang dipimpin Gianni Rivera dan Sandro Mazzola. Tetapi performa Brasil terlalu dominan, dengan permainan menyerang yang sulit dihadapi pertahanan Italia.

Pelé membuka skor menit ke-18 dengan sundulan dari umpan Rivelino. Italia menyamakan menit ke-37 lewat Roberto Boninsegna. Gerson menggandakan keunggulan menit ke-66 dengan tembakan kaki kiri. Jairzinho menambah gol ke-3 menit ke-71. Carlos Alberto menyelesaikan dengan gol legendaris menit ke-86, hasil kombinasi lapangan penuh yang masih dianalisa pelatih dan akademisi sepak bola sampai sekarang.

Warisan untuk Edisi 2026

Edisi 2026 akan kembali ke Estadio Azteca untuk laga pembuka Mexico vs Afrika Selatan pada 11 Juni 2026. Lima puluh enam tahun setelah final 1970, stadion ikonis ini kembali jadi panggung Piala Dunia. Untuk fans yang masih mengingat edisi 1970, atau menyaksikan rekamannya, kembalinya ke Estadio Azteca jadi simbol kontinuitas sepak bola dunia.

Brasil yang akan tampil di edisi 2026 (Grup C bersama Maroko, Haiti, Skotlandia) bukan tim juara seperti 1970. Setelah finis kelima CONMEBOL, generasi sekarang harus tampil sesuai potensi untuk mengembalikan kebanggaan tradisi. Vinicius Jr, Rodrygo, dan generasi muda berharap menulis bab baru, walau sulit menyamai prestasi Pelé dan generasi 1970.

#Sejarah #Sundulinfo #Piala Dunia 2026 #Piala Dunia 2026 #Piala Dunia 1970 #Pelé