Sundul
Liga Italia

Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21 Musim Ini

Inter Milan melaju sendirian di puncak klasemen Serie A dan tinggal selangkah lagi merayakan gelar Scudetto ke-21 di Giuseppe Meazza.

Bayu Aditya · 30 April 2026, 02:42 · 3 min baca

Inter Milan selangkah lagi mengunci gelar Scudetto ke-21 sepanjang sejarah klub. Nerazzurri memimpin klasemen Serie A sendirian dan tinggal menunggu momen matematika terpenuhi untuk memastikan pesta juara di Giuseppe Meazza, kandang kebanggaan mereka di Milano.

Dominasi Tanpa Pesaing Nyata

Musim ini Inter Milan tampil konsisten jauh melampaui kompetitor terdekat. AC Milan sebagai rival sekota berada di posisi ketiga klasemen dengan 67 poin dari 34 pertandingan — hasil 19 menang, 10 imbang, dan 5 kalah. Jarak antara Nerazzurri dengan tim-tim pengejar sudah cukup lebar untuk berbicara soal kepastian gelar.

Tidak ada tim lain yang mampu mengimbangi konsistensi Inter sepanjang musim. Sementara AC Milan masih tertatih dengan catatan form DWLLW dalam lima laga terakhir, Inter terus mengumpulkan poin dengan ritme yang sulit digoyahkan.

Giuseppe Meazza Siap Jadi Panggung Pesta

Gelar juara kali ini berpotensi dirayakan langsung di hadapan publik sendiri di Giuseppe Meazza. Stadion berkapasitas lebih dari 75 ribu penonton itu akan menjadi saksi sejarah jika Inter berhasil mengkonfirmasi trofi di laga kandang.

Scudetto ke-21 akan memperkuat posisi Inter Milan sebagai salah satu klub tersukses dalam sejarah Serie A. Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa proyek Simone Inzaghi berjalan di jalur yang tepat setelah mempertahankan inti skuad kompetitif selama beberapa musim terakhir.

Skuad Menua, Inter Sudah Lirik Pemain Baru

Di balik euforia gelar, manajemen Inter Milan sudah berpikir jauh ke depan. Lini belakang Nerazzurri mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dan perlu peremajaan serius menjelang musim 2025/26.

Inter dikabarkan menyiapkan paket tukar tambah untuk mendatangkan tandem bagi Jay Idzes, bek asal Indonesia yang saat ini membela Venezia. Idzes menjadi salah satu nama yang masuk radar Inter sebagai solusi jangka panjang di lini pertahanan. Ketertarikan Inter terhadap pemain internasional Indonesia itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Nerazzurri ingin membangun fondasi baru sejak dini.

Jay Idzes sendiri telah menjalani musim yang solid bersama Venezia dan namanya mulai dikenal luas di radar klub-klub besar Serie A. Kehadiran pemain dengan profil fisik dan kemampuan build-up seperti Idzes dinilai cocok dengan filosofi permainan Inter yang mengandalkan struktur pertahanan terorganisir.

Rivalitas Kota yang Timpang

Derby della Madonnina musim ini praktis menjadi cerminan gap kualitas dua klub Milano. AC Milan yang finis di posisi ketiga dengan 67 poin belum mampu memberikan perlawanan serius kepada Inter dalam perebutan Scudetto.

Form buruk Milan dalam beberapa pekan terakhir — dengan dua kekalahan beruntun sebelum kembali menang — mempertegas bahwa Rossoneri masih butuh waktu dan investasi besar untuk kembali bersaing di level teratas. Sementara Inter sudah siap mengangkat trofi.

Menanti Kepastian Matematika

Hitungan matematis tinggal menunggu hasil beberapa pertandingan ke depan. Jika Inter mampu meraih poin yang dibutuhkan sementara pesaing terdekat gagal menang, pesta Scudetto bisa digelar lebih cepat dari jadwal.

Tifosi Inter sudah bersiap. Striscioni, kembang api, dan lautan warna biru-hitam siap memenuhi area sekitar Giuseppe Meazza. Gelar ke-21 bukan sekadar angka — ini adalah konfirmasi bahwa Inter Milan kembali menjadi kekuatan dominan di Italia setelah melalui perjalanan panjang membangun ulang kejayaan.

#AC Milan #Serie A #Jay Idzes #Liga Italia #Inter Milan #Scudetto