Xavi Simons Absen Sisa Musim dan Piala Dunia 2026
Xavi Simons dipastikan absen sepanjang sisa musim Premier League bersama Tottenham dan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026 akibat cedera lutut serius.
Xavi Simons dipastikan absen untuk sisa musim Premier League bersama Tottenham Hotspur sekaligus kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 musim panas ini — semuanya akibat cedera lutut yang memaksanya menepi dalam waktu panjang. Gelandang serang timnas Belanda itu menyebut dirinya "patah hati" atas diagnosis yang diterimanya.
Cedera Lutut Akhiri Musim Simons
Simons mengumumkan kabar buruk tersebut secara langsung. Cedera lutut yang dialaminya cukup parah hingga dokter memutuskan operasi atau pemulihan jangka panjang diperlukan, menutup peluangnya untuk kembali ke lapangan musim ini.
Pemain berkebangsaan Belanda itu bergabung dengan Tottenham sebagai pemain pinjaman dan langsung menjadi bagian penting skuad. Absennya Simons menjadi pukulan besar, baik untuk Spurs yang sedang berjuang di papan bawah klasemen, maupun untuk timnas Belanda yang bersiap menghadapi turnamen akbar.
"Heartbroken," tulis Simons dalam pernyataannya, menggambarkan betapa beratnya ia menerima kenyataan ini.
Dampak Besar untuk Tottenham yang Terancam Degradasi
Kehilangan Simons datang di waktu yang sangat tidak ideal bagi Tottenham. Spurs saat ini masih berada dalam zona bahaya di klasemen Premier League dan sangat membutuhkan kontribusi pemain-pemain kunci untuk lolos dari ancaman degradasi.
Tanpa Simons, pelatih Tottenham harus memutar otak mencari solusi di lini tengah dan serangan. Kreatifitas serta kemampuan dribel Simons sulit digantikan begitu saja dengan sumber daya yang ada di skuad saat ini.
Musim ini sudah berat bagi Spurs, dan absennya salah satu pemain pinjaman terbaik mereka berpotensi memperumit upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Piala Dunia 2026 Pun Lewat
Selain musim klub, Simons juga harus merelakan impiannya tampil di Piala Dunia 2026. Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu praktis tidak akan diikutinya, karena masa pemulihan cedera lutut biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Simons merupakan salah satu andalan timnas Belanda di lini tengah. Absennya ia menjadi kehilangan nyata bagi De Oranje yang tengah mempersiapkan diri secara serius jelang turnamen empat tahunan tersebut.
Bagi Simons sendiri, ini adalah momen pahit di usia yang seharusnya menjadi puncak performa. Piala Dunia adalah panggung terbesar, dan melewatkannya karena cedera tentu meninggalkan luka yang dalam.
Karier Simons dan Perjalanan ke Tottenham
Xavi Simons merupakan produk akademi Barcelona sebelum pindah ke PSG dan kemudian berkembang pesat di RB Leipzig serta PSV Eindhoven. Reputasinya sebagai gelandang serang kreatif dan berbahaya membuatnya menjadi incaran klub-klub besar Eropa.
Kepindahannya ke Tottenham — meski dalam skema pinjaman — dipandang sebagai langkah berani untuk membuktikan diri di Premier League, kompetisi yang dikenal dengan intensitas fisik tinggi. Sayangnya, cedera lutut memotong perjalanan tersebut lebih awal dari yang diharapkan siapa pun.
Kini fokus utamanya adalah pemulihan, dengan harapan bisa kembali ke lapangan dan merebut kembali tempat di timnas Belanda pada kompetisi-kompetisi berikutnya.