Watkins Bicara Soal Absen dari Timnas Inggris dan Mimpi Piala Dunia
Striker Aston Villa Oliver Watkins membuka suara soal absennya dari skuad timnas Inggris belakangan ini, sekaligus menegaskan tekadnya untuk tampil di Piala Dunia.
Oliver Watkins, striker Aston Villa berusia 29 tahun, angkat bicara soal periode sulitnya di luar skuad timnas Inggris. Meski tak dipanggil dalam beberapa kesempatan terakhir, Watkins tetap menyimpan keyakinan bisa merebut tempat di skuad Piala Dunia mendatang.
Tersisih dari Radar Southgate, Kini Bidik Comeback
Watkins mengakui absennya dari panggilan timnas Inggris belakangan ini bukan hal yang mudah diterima. Penyerang kelahiran 30 Desember 1995 itu menegaskan dirinya tidak menyerah dan terus bekerja keras di level klub untuk memaksa perhatian pelatih.
Persaingan di lini depan Inggris memang ketat. Nama-nama seperti Harry Kane masih mendominasi, membuat ruang untuk Watkins terasa sempit. Namun ia tetap optimistis performa konsisten bersama Villa adalah kunci satu-satunya untuk kembali ke skuad Three Lions.
Performa Villa Jadi Modal Utama
Watkins punya argumen kuat untuk dipertimbangkan. Aston Villa saat ini berada di posisi kedua Premier League dengan catatan luar biasa: 7 menang dari 8 pertandingan, mengoleksi 21 poin, dan mencetak 14 gol. Lima kemenangan berturut-turut terakhir menunjukkan Villa sedang dalam performa terbaik mereka.
Catatan kolektif itu tak lepas dari kontribusi lini serang Villa, tempat Watkins menjadi motor utama. Mencetak gol dan bermain di tim yang tengah berjalan sebaik ini seharusnya cukup untuk mengirim sinyal kuat ke bench timnas.
Satu-satunya kekalahan Villa musim ini datang dari Fulham, setelah Ryan Sessegnon mencetak gol tunggal yang memutus rangkaian positif mereka. Namun Villa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Mimpi Piala Dunia Tetap Hidup
Watkins menyebut Piala Dunia sebagai target besar yang terus memotivasinya. Bagi striker yang sempat jadi pahlawan Inggris di Euro 2024 lewat gol penalti penting di semifinal melawan Belanda, rasa lapar untuk kembali ke panggung besar itu tidak pernah padam.
Kontribusinya di Euro 2024 menjadi bukti bahwa Watkins mampu tampil saat tekanan paling tinggi. Gol yang mengubah nasib Inggris di menit-menit akhir semifinal itu cukup untuk membuktikan kualitasnya di level internasional tertinggi.
Watkins paham betul bahwa karier internasional seorang pemain bisa berubah dalam hitungan pekan. Satu periode performa buruk bisa menutup pintu, satu rentetan gol bisa membuka kembali segalanya. Ia memilih fokus pada hal yang bisa dikontrolnya: tampil sebaik mungkin setiap pertandingan untuk Villa.
Persaingan Ketat di Lini Depan Three Lions
Persaingan memperebutkan tempat di skuad Inggris untuk Piala Dunia tidak akan mudah. Kane masih menjadi pilihan utama, sementara nama-nama muda terus bermunculan dan menuntut kesempatan. Watkins harus memastikan dirinya tetap relevan, tidak hanya lewat gol, tapi juga lewat konsistensi dan kontribusi di setiap aspek permainan.
Yang ada di pihak Watkins adalah pengalaman. Ia bukan lagi pemain muda yang perlu pembuktian dari nol. Rekam jejaknya di Premier League bersama Villa, ditambah momen bersejarah di Euro 2024, membuatnya tetap jadi opsi serius bagi pelatih Inggris.
Villa Tetap Jadi Platform Terbaik
Selama Aston Villa bermain di level seperti saat ini, Watkins akan terus mendapat sorotan. Tim yang sedang panas, kompetitif, dan bersaing di papan atas Premier League adalah tempat terbaik bagi seorang striker untuk menunjukkan kualitas.
Dengan 21 poin dari 8 pertandingan dan posisi runner-up sementara di Premier League, Villa memberi Watkins panggung yang tidak bisa diabaikan. Tugasnya kini jelas: terus cetak gol, bantu Villa melaju, dan biarkan performa berbicara sendiri ke seleksi timnas.
Watkins memilih sikap profesional di tengah situasi sulit. Tidak mengeluh panjang lebar, tidak menyerang keputusan pelatih. Cukup bekerja, dan berharap hasilnya berbicara sendiri.