Sundul
Sepak Bola Dunia

Messi Berpeluang Raih 7 Trofi di 2026

Lionel Messi berpotensi mengakhiri 2026 dengan tujuh trofi sekaligus, termasuk Piala Dunia bersama Argentina. Musim yang bisa menjadi puncak karier sang legenda.

Dimas Wirawan · 30 April 2026, 11:05 · 3 min baca

Lionel Messi, 38 tahun, tengah menjalani tahun yang bisa menjadi yang paling produktif dalam karier panjangnya. Pemain Inter Miami itu berpeluang mengoleksi tujuh trofi sepanjang 2026, dengan Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai mahkota utama yang diincar.

Daftar Trofi yang Dibidik Messi di 2026

Tujuh trofi bukanlah angka yang muncul dari udara tipis. Messi aktif berkompetisi di beberapa front sekaligus bersama Inter Miami, mulai dari MLS, Piala US Open, hingga kompetisi antar-klub tingkat CONCACAF. Di level internasional, Argentina masih hidup di Copa America dan tentu saja Piala Dunia 2026 yang menjadi sorotan utama.

Jika seluruh kompetisi itu berhasil dituntaskan dengan gelar juara, angka tujuh trofi dalam satu tahun kalender bukan sekadar wacana. Ini akan menjadi pencapaian yang hampir mustahil disamai pemain manapun dalam sejarah sepak bola modern.

Piala Dunia 2026, Misi Terakhir yang Paling Berat

Di antara semua target itu, Piala Dunia 2026 adalah yang paling besar sekaligus paling berat. Argentina datang sebagai juara bertahan setelah menjuarai Qatar 2022, dan Messi kembali menjadi andalan utama La Albiceleste di bawah arahan Lionel Scaloni.

Mempertahankan gelar juara dunia adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan tim manapun sejak Brasil di 1958 dan 1962. Argentina yang solid dan Messi yang masih tampil on-top menjadi kombinasi berbahaya, namun persaingan dari Brasil, Prancis, Inggris, dan Jerman tidak bisa diremehkan.

Pada usia 38 tahun saat turnamen berlangsung, ini hampir pasti menjadi Piala Dunia terakhir Messi. Motivasi untuk mengangkat trofi untuk kedua kalinya tentu tidak perlu dipertanyakan lagi.

Messi dan Inter Miami: Fondasi Trofi Domestik

Di level klub, Inter Miami terus membangun sebagai kekuatan dominan di MLS. Kehadiran Messi sejak 2023 sudah langsung menghadirkan Leagues Cup, dan ambisi klub tidak berhenti di situ. Musim 2026 menargetkan MLS Cup sebagai prioritas utama, sementara partisipasi di kompetisi lain membuka peluang tambahan.

Messi secara konsisten menjadi penentu di Miami. Ketajamannya di usia kepala empat tetap menjadi anomali yang sulit dijelaskan secara ilmiah, namun faktanya ada di lapangan setiap pekan.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Warisan

Tujuh trofi dalam satu tahun bukan hanya soal statistik. Bagi Messi, ini adalah bagian dari narasi penutupan karier yang ingin ia tulis sendiri. Setelah delapan Ballon d'Or, empat Liga Champions, sepuluh La Liga, dan satu gelar Piala Dunia, ia masih lapar.

Tidak banyak atlet di olahraga apapun yang masih bisa bersaing di level tertinggi mendekati usia 40. Messi bukan hanya bersaing, ia masih mendominasi. Itu yang membuat proyeksi tujuh trofi di 2026 terasa realistis, bukan sekadar harapan.

Argentina dan Inter Miami sama-sama menempatkan Messi sebagai jantung permainan. Selama fisiknya terjaga dan motivasinya tidak padam, angka tujuh trofi itu bukan tidak mungkin tercapai sebelum tahun berganti.

#Piala Dunia 2026 #Argentina #Lionel Messi #Mls #Inter Miami #Trofi