Sundul
Sepak Bola Dunia

TVRI Buka Lisensi Nobar Piala Dunia 2026 untuk UMKM

TVRI resmi membuka pendaftaran lisensi nonton bareng Piala Dunia 2026, menyasar pelaku UMKM dan komunitas yang ingin menggelar acara publik secara legal.

Dimas Wirawan · 30 April 2026, 11:35 · 3 min baca

TVRI membuka program lisensi nonton bareng (nobar) resmi untuk Piala Dunia 2026, dengan target utama pelaku UMKM dan komunitas di seluruh Indonesia. Pendaftaran sudah dibuka dan masyarakat didorong segera mengajukan permohonan sebelum kuota terpenuhi.

Mengapa Lisensi Nobar Diperlukan?

Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. TVRI memegang hak siar resmi turnamen ini di Indonesia. Konsekuensinya, siaran pertandingan tidak bisa ditayangkan secara komersial atau publik tanpa izin dari pemegang lisensi.

Tanpa lisensi, kegiatan nobar yang menarik tiket masuk atau mendapat keuntungan komersial — termasuk penjualan makanan dan minuman dalam acara berbayar — berpotensi melanggar ketentuan hak siar. Program lisensi ini hadir sebagai jalur legal yang terjangkau bagi pelaku usaha kecil dan komunitas.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Program ini secara spesifik menyasar dua segmen utama: pelaku UMKM dan kelompok komunitas. Kafe, warung, tempat usaha kecil, hingga organisasi warga yang ingin menggelar nobar secara terbuka masuk dalam kategori yang difasilitasi TVRI.

Langkah ini sekaligus menjadi peluang bisnis nyata bagi UMKM. Momentum Piala Dunia selalu mendorong lonjakan kunjungan ke tempat-tempat yang menyiarkan pertandingan secara publik, khususnya saat laga-laga besar berlangsung dini hari waktu Indonesia.

Cara dan Proses Pendaftaran

Pendaftar diimbau untuk segera mengakses kanal resmi TVRI guna mendapatkan informasi formulir dan persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Proses pengajuan dilakukan secara resmi melalui mekanisme yang ditetapkan TVRI sebagai pemegang hak siar.

Mengingat Piala Dunia 2026 dijadwalkan bergulir mulai Juni, waktu persiapan semakin sempit. Pendaftaran lebih awal memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk merencanakan konsep acara, menyiapkan tempat, dan mempromosikan kegiatan nobar mereka.

Piala Dunia 2026: Skala Terbesar dalam Sejarah

Piala Dunia 2026 menjadi edisi paling ambisius sepanjang sejarah turnamen ini. Untuk pertama kalinya, format diperluas menjadi 48 tim peserta, naik dari 32 tim di edisi sebelumnya. Total pertandingan yang akan berlangsung mencapai 104 laga — jauh lebih banyak dibanding 64 laga di Qatar 2022.

Volume pertandingan yang besar ini berarti lebih banyak momen nobar potensial, terutama babak grup yang mempertemukan berbagai tim unggulan secara bersamaan. Bagi pelaku UMKM, lebih banyak pertandingan sama artinya dengan lebih banyak malam yang bisa dimonetisasi secara legal.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga mewarnai persiapan turnamen ini. Iran, salah satu tim yang lolos ke Piala Dunia 2026, dilaporkan belum mengambil keputusan final soal partisipasi mereka akibat situasi politik yang memanas. Ketidakpastian ini menjadi salah satu subplot menarik menjelang turnamen dimulai.

Jangan Sampai Terlambat Daftar

TVRI tidak menetapkan jadwal pendaftaran yang terbuka selamanya. Dengan jumlah peminat yang diprediksi tinggi, terutama dari kota-kota besar dan daerah dengan basis komunitas sepak bola kuat, proses seleksi dan persetujuan lisensi butuh waktu administrasi.

Pelaku UMKM yang sudah punya rencana menggelar nobar sebaiknya tidak menunda pendaftaran. Lisensi resmi bukan hanya soal legalitas, tapi juga memberikan legitimasi bagi usaha untuk mempromosikan acara secara terbuka tanpa risiko teguran hukum.

Piala Dunia 2026 adalah kesempatan besar — bagi tim-tim di lapangan, maupun bagi ribuan pelaku usaha kecil di Indonesia yang ingin ikut merasakan euforia turnamen empat tahunan terbesar di dunia ini.

#Piala Dunia 2026 #Hak Siar #Umkm #Nobar #Tvri #Lisensi Nobar