Roma Incar Direktur Olahraga Napoli Giovanni Manna
AS Roma dikabarkan mengincar Giovanni Manna, Direktur Olahraga Napoli, untuk memimpin restrukturisasi departemen front-office mereka musim ini.
AS Roma menjadikan Giovanni Manna, Direktur Olahraga Napoli, sebagai target utama dalam rencana perombakan besar-besaran struktur manajemen mereka. Roma tengah melakukan overhaul di level front-office dan menilai Manna sebagai sosok yang tepat untuk memimpin divisi olahraga klub Ibu Kota Italia itu.
Overhaul Besar-Besaran di Trigoria
Roma sedang dalam proses restrukturisasi menyeluruh di balik layar. Manajemen klub merasa perlu mendatangkan figur berpengalaman untuk mengelola strategi transfer, pengembangan skuad, dan perencanaan jangka panjang tim.
Manna dianggap memenuhi kriteria tersebut. Rekam jejaknya di Napoli, termasuk peran aktifnya dalam negosiasi transfer dan pembangunan skuad, membuat Roma tertarik untuk menariknya ke Olimpico.
Posisi Roma di klasemen Serie A saat ini cukup solid. Dengan 16 poin dari 8 laga (5 menang, 1 imbang, 2 kalah), Gli Azzurri Giallorossi berada di peringkat ke-8. Lima laga terakhir mereka mencatat catatan apik: hanya sekali kalah dalam empat pertandingan terakhir (DWWWW).
Posisi Manna di Napoli Saat Ini
Manna saat ini memegang posisi Direktur Olahraga di Napoli. Ia masuk ke San Paolo dengan mandat membangun ulang tim pasca-era Scudetto Luciano Spalletti. Namun musim ini Napoli tampil jauh dari harapan.
I Partenopei baru mengemas 8 poin dari 8 laga, dengan catatan 2 menang, 2 imbang, dan 4 kekalahan. Mereka mencetak hanya 9 gol dan kebobolan 15 kali. Performa terbaru mereka pun tidak lebih baik: LDLWD dalam lima laga terakhir menempatkan mereka di posisi yang memprihatinkan.
Situasi klubnya yang tengah goyang ini berpotensi membuka celah bagi Roma untuk mengamankan Manna. Pertanyaannya adalah apakah Napoli akan merelakan direktur olahraga mereka pergi di tengah musim yang sedang berjalan.
Mengapa Manna Jadi Target Ideal Roma
Manna bukan nama asing di kalangan pemangku kepentingan Serie A. Sebelum ke Napoli, ia pernah berkarier di Juventus sebagai bagian dari tim scouting dan pengembangan pemain muda. Pendekatan modernnya dalam identifikasi talenta dan negosiasi kontrak membuatnya dianggap sebagai salah satu direktur olahraga paling menjanjikan di Italia.
Roma membutuhkan seseorang yang mampu mengintegrasikan visi pelatih kepala dengan keputusan transfer yang tepat sasaran. Di tengah persaingan ketat untuk masuk zona Eropa, efisiensi dalam bursa transfer menjadi krusial.
Dengan anggaran yang tidak selalu kompetitif dibanding raksasa Serie A lain, Roma butuh direktur olahraga yang cerdas dalam menemukan nilai di pasar. Manna dinilai memiliki kapasitas itu.
Tantangan dan Komplikasi Negosiasi
Langkah Roma tidak akan mudah. Manna terikat kontrak dengan Napoli, dan proses mendatangkan seorang direktur olahraga dari klub rival sekaliber Napoli memerlukan negosiasi yang sensitif, baik secara legal maupun diplomatis.
Napoli sendiri tengah dalam tekanan untuk memperbaiki performa. Kehilangan direktur olahraga di fase kritis musim bisa semakin memperumit situasi di sana. Presiden Aurelio De Laurentiis dikenal tidak mudah melepaskan aset pentingnya.
Roma harus bergerak cermat. Terlalu agresif bisa merusak hubungan antara dua klub, sementara terlalu pasif berisiko kehilangan momen.
Dampak Potensial bagi Roma
Jika Manna akhirnya bergabung, Roma berpotensi memiliki salah satu direktur olahraga paling kompeten di Serie A. Kombinasi antara pelatih dengan rekam jejak kuat dan direktur olahraga visioner bisa menjadi fondasi solid untuk proyek jangka panjang Roma.
Dengan kondisi klasemen yang relatif stabil di peringkat 8, Roma memiliki momentum positif untuk membangun. Kedatangan Manna bisa menjadi sinyal kuat kepada pemain dan agen bahwa klub sedang bergerak serius menuju level berikutnya.
Sejauh ini, belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak. Namun negosiasi diyakini sudah dalam tahap pembicaraan awal, dan situasinya akan terus berkembang menjelang akhir musim.