Sundul
Sepak Bola Dunia

Kroasia Singkirkan Brasil Lewat Adu Penalti

Kroasia memukul Brasil 4-2 lewat adu penalti di perempat final Piala Dunia Qatar 2022, mengakhiri mimpi Neymar cs untuk meraih gelar kelima.

Naila Sari · 30 April 2026, 17:05 · 3 min baca

Kroasia menyingkirkan Brasil 4-2 lewat adu penalti di perempat final Piala Dunia Qatar 2022, Jumat (9/12/2022) malam WIB, di Education City Stadium. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak perpanjangan waktu, memaksa laga ditentukan lewat titik putih.

Neymar Cetak Gol Indah, Brasil Sempat Unggul

Brasil membuka keunggulan di babak tambahan waktu lewat gol luar biasa Neymar. Striker Paris Saint-Germain itu meliuk melewati beberapa pemain Kroasia sebelum menyelesaikan dengan dingin. Gol tersebut menjadi yang ke-77 Neymar bersama timnas Brasil, menyamai rekor legenda Pelé.

Namun euforia Brasil tak berlangsung lama. Bruno Petković menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya beberapa menit sebelum peluit panjang perpanjangan waktu berbunyi. Gol penyelamat Kroasia itu mengubah segalanya.

Drama Penalti yang Menghancurkan Brasil

Dalam sesi adu penalti, kiper Dominik Livaković kembali menjadi pahlawan Kroasia — sama seperti yang ia lakukan saat menyingkirkan Jepang di babak 16 besar. Livaković menggagalkan tendangan Rodrygo pada eksekusi pertama Brasil.

Marquinhos memperburuk keadaan dengan mengenai tiang gawang pada tendangan terakhir. Kroasia yang sempurna mengeksekusi empat tendangan berhasil memenangkan laga dengan skor 4-2 di babak penalti.

Empat eksekutor Kroasia yang sukses adalah Vlašić, Brozo­vić, Modrić, dan Orsić. Sementara dari sisi Brasil, hanya Casemiro dan Pedro yang berhasil menjalankan tugasnya.

Livaković, Tembok Tak Tertembus Kroasia

Dominik Livaković tampil sebagai man of the match yang tak terbantahkan. Kiper Dinamo Zagreb itu mencatatkan total tiga penyelamatan penalti di turnamen ini — satu kontra Jepang dan dua lagi kontra Brasil. Penampilannya menjadi salah satu yang paling berkesan sepanjang sejarah Piala Dunia.

Secara keseluruhan dalam 120 menit, Livaković membuat beberapa penyelamatan penting untuk menjaga gawang Kroasia tetap kokoh sebelum kebobolan di masa perpanjangan waktu.

Luka Modrić dan Warisannya di Qatar

Luka Modrić, 37 tahun, kembali membuktikan dirinya sebagai pemain kelas dunia. Kapten Kroasia itu menjadi motor serangan timnya sepanjang 120 menit, dan dengan tenang mengeksekusi penalti keempatnya saat tekanan paling besar.

Kemenangan ini menegaskan mental juara Kroasia yang sudah terbukti di Piala Dunia 2018, ketika mereka melaju hingga partai final. Kini di Qatar, Kroasia kembali membuktikan diri sebagai tim yang tak bisa dianggap remeh di turnamen besar.

Brasil Pulang, Mimpi Gelar Keenam Kandas

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Brasil. Tim Seleção datang ke Qatar sebagai salah satu favorit juara dengan skuad penuh bintang — Neymar, Vinicius Jr., Richarlison, hingga Casemiro. Namun untuk kesekian kalinya, Brasil gagal menembus semifinal dalam satu dekade terakhir.

Tangisan para pemain dan staf tim Brasil menjadi pemandangan menyentuh di Education City Stadium. Neymar yang sempat mencetak gol bersejarah harus mengakhiri turnamen dengan air mata, kemungkinan besar untuk terakhir kalinya di panggung Piala Dunia.

Kroasia kini melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang laga Argentina vs Belanda. Mereka kembali memperlihatkan mengapa Eropa Tengah selalu melahirkan tim-tim tangguh di pentas dunia.

#Brasil #Kroasia #Perempat Final #Piala Dunia Qatar 2022 #Adu Penalti #Dominik Livakovic