Sundul
Timnas Indonesia

PSSI: Justin Hubner Belum Dihubungi untuk SEA Games 2025

PSSI menegaskan Justin Hubner belum diajak bicara soal SEA Games 2025, sementara federasi tetap berjuang memastikan Marselino Ferdinan bisa tampil di Thailand.

Reza Pratama · 28 April 2026, 15:15 · 3 min baca

PSSI memastikan belum ada komunikasi resmi dengan pihak Justin Hubner terkait keikutsertaan bek diaspora itu di SEA Games 2025 Thailand. Pernyataan ini muncul di tengah upaya federasi yang masih aktif membujuk klub Marselino Ferdinan agar melepas sang gelandang untuk memperkuat Timnas U-22 Indonesia.

Justin Hubner Bukan Prioritas Saat Ini

Federasi menyampaikan secara gamblang bahwa nama Justin Hubner belum masuk dalam agenda pembicaraan resmi untuk SEA Games 2025. Belum ada pendekatan formal yang dilakukan PSSI ke klub tempat Justin Hubner bernaung.

Sikap ini berbeda dengan langkah yang diambil untuk Marselino Ferdinan. PSSI mengakui bahwa proses negosiasi dengan klub Marselino sudah berjalan, meski belum ada kepastian final soal izin pelepasan.

SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung di Thailand. Timnas Indonesia akan menurunkan skuad U-22, dan dua nama diaspora — Marselino dan Justin — sempat disebut-sebut bakal menjadi bagian dari skuad tersebut. Namun setidaknya untuk Justin, itu masih jauh dari kenyataan.

Perjuangan untuk Marselino Terus Berlanjut

PSSI tidak menyerah dalam usaha memboyong Marselino Ferdinan ke SEA Games 2025. Federasi secara aktif mengejar persetujuan dari klub sang pemain agar bisa bergabung dengan skuad Garuda Muda.

Marselino adalah salah satu pemain Indonesia paling berpengalaman di level internasional untuk kelompok usianya. Kehadirannya di lini tengah dinilai krusial untuk ambisi Indonesia meraih medali emas di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Proses pelepasan pemain dari klub ke agenda internasional memang kerap menjadi hambatan tersendiri. Klub-klub Eropa tidak wajib melepas pemain untuk kompetisi di luar kalender FIFA, dan SEA Games masuk dalam kategori itu. PSSI harus mengandalkan negosiasi dan pendekatan personal untuk meyakinkan klub.

Dua Nama, Dua Kondisi Berbeda

Menarik mencermati bagaimana PSSI membedakan penanganan dua pemain diaspora ini. Untuk Marselino, federasi sudah melangkah jauh dengan masuk ke meja negosiasi. Sementara untuk Justin Hubner, bahkan langkah pertama pun belum diambil.

Justin Hubner selama ini dikenal sebagai bek tangguh yang punya kontribusi signifikan bagi Timnas senior Indonesia. Namun untuk konteks SEA Games — yang merupakan turnamen kelompok umur U-22 — prioritas federasi tampaknya lebih condong ke pemain-pemain yang sudah masuk daftar bidikan aktif.

Kondisi ini juga mencerminkan realita keterbatasan waktu dan sumber daya PSSI. Mengejar izin dari beberapa klub Eropa sekaligus bukanlah perkara mudah, dan federasi harus memilih mana yang paling realistis untuk dikejar lebih dulu.

Waktu Makin Sempit

SEA Games 2025 semakin dekat, dan jendela untuk memfinalisasi skuad kian menyempit. PSSI perlu segera mendapat kepastian dari klub Marselino agar pelatih bisa merancang strategi tim dengan lebih matang.

Jika Marselino berhasil diloloskan, Indonesia akan memiliki pemain dengan pengalaman Eropa di jantung lini tengah mereka. Kombinasi pemain lokal berkualitas dengan satu atau dua nama diaspora bisa menjadi formula yang mematikan di level Asia Tenggara.

Sementara peluang Justin Hubner bergabung tampaknya tidak akan terbuka dalam waktu dekat, setidaknya berdasarkan posisi PSSI saat ini. Kecuali ada perubahan kebijakan mendadak, fokus federasi untuk SEA Games 2025 akan tetap tertuju pada Marselino sebagai nama utama yang diperjuangkan dari jalur diaspora.

Penggemar Timnas Indonesia kini menunggu kabar baik: apakah negosiasi dengan klub Marselino akhirnya membuahkan hasil sebelum tenggat waktu skuad final ditentukan.

#Timnas Indonesia #Pssi #Marselino Ferdinan #Justin Hubner #Sea Games 2025 #Timnas U 22