Sundul
Timnas Indonesia

Marselino & Justin Hubner Terancam Absen di Kualifikasi Piala Asia U-23

Marselino Ferdinan dan Justin Hubner terancam tidak bisa membela Timnas Indonesia U-23 asuhan Gerald Vanenburg di Kualifikasi Piala Asia U-23 akibat kendala izin dari klub masing-masing.

Reza Pratama · 28 April 2026, 19:30 · 3 min baca

Dua pemain andalan Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Justin Hubner, terancam batal memperkuat Timnas Indonesia U-23 asuhan Gerald Vanenburg di Kualifikasi Piala Asia U-23. Hambatan utamanya adalah persoalan pelepasan pemain dari klub masing-masing, yang hingga kini belum membuahkan kepastian.

Kendala Izin Klub Jadi Batu Sandungan

Baik Marselino maupun Justin Hubner saat ini aktif berkompetisi bersama klub mereka di Eropa. Jadwal kompetisi domestik yang padat membuat klub-klub tersebut belum tentu bersedia melepas kedua pemain untuk agenda internasional di level U-23.

Kualifikasi Piala Asia U-23 bukan termasuk dalam kalender FIFA matchday resmi. Konsekuensinya, klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemain. Tanpa FIFA matchday, negosiasi antara PSSI dan klub sepenuhnya bergantung pada itikad baik kedua pihak.

PSSI dan BTN Kejar Restu Klub

Badan Tim Nasional (BTN) disebut tengah aktif berkomunikasi dengan klub-klub yang menaungi Marselino dan Justin Hubner. Upaya lobi ini menjadi prioritas mengingat kontribusi besar kedua pemain bagi lini serang Indonesia.

Marselino Ferdinan dikenal sebagai salah satu gelandang serang paling kreatif yang dimiliki Indonesia saat ini. Sementara Justin Hubner, bek berdarah Indonesia-Amerika yang memperkuat klub Eropa, kerap menjadi tembok kokoh di lini pertahanan sekaligus pemain dengan kemampuan membangun serangan dari belakang.

Ketiadaan keduanya akan menjadi kerugian besar bagi Vanenburg dalam merancang strategi tim di babak kualifikasi.

Vanenburg Butuh Skuad Terkuat

Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang kini menangani Timnas U-23, tengah membangun fondasi tim jelang turnamen penting. Kualifikasi Piala Asia U-23 adalah batu loncatan krusial untuk lolos ke putaran final, yang juga berperan sebagai jalur menuju Olimpiade.

Tanpa Marselino dan Justin Hubner, kedalaman skuad Indonesia di lini tengah dan pertahanan akan berkurang signifikan. Vanenburg perlu menyiapkan alternatif jika negosiasi dengan klub tidak membuahkan hasil positif.

Indonesia sendiri memiliki target ambisius untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23. Kehadiran pemain-pemain diaspora yang sudah terasah di kompetisi Eropa menjadi nilai tambah yang selama ini diandalkan.

Preseden SEA Games 2025 Jadi Perbandingan

Situasi serupa sempat menghantui persiapan Timnas U-23 jelang SEA Games 2025. BTN kala itu juga harus berjibaku mengejar izin klub untuk Marselino dan Justin Hubner. Pada akhirnya kedua pemain mendapat lampu hijau dan tampil di ajang tersebut.

Pengalaman itu menjadi modal optimisme bahwa komunikasi yang intensif bisa kembali membuahkan hasil. Namun, kondisi jadwal tiap kompetisi berbeda, dan klub memiliki hak penuh untuk mempertahankan pemain di luar jendela FIFA.

Kepastian Menentukan Persiapan Timnas

Vanenburg dan staf pelatih membutuhkan kepastian status pemain sesegera mungkin agar persiapan taktis bisa berjalan optimal. Jika Marselino dan Justin Hubner dipastikan absen, BTN perlu segera mengaktifkan opsi pemain pengganti agar tidak kehilangan waktu persiapan.

Perkembangan negosiasi dengan klub diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat. PSSI dan BTN sadar betul bahwa setiap hari ketidakpastian adalah waktu yang terbuang untuk persiapan teknis tim.

Publik sepak bola Indonesia kini menantikan kabar resmi: apakah dua nama besar itu akan hadir membela Merah Putih, atau Vanenburg harus meracik strategi tanpa mereka di kualifikasi yang sangat menentukan ini.

#Marselino Ferdinan #Justin Hubner #Timnas Indonesia U 23 #Btn #Kualifikasi Piala Asia U 23 #Gerald Vanenburg