Sundul
Liga Indonesia

Luis Enrique Capai 50 Kemenangan di UCL, Lewati Rekor Pep

Luis Enrique mencetak tonggak sejarah baru di Liga Champions setelah meraih kemenangan ke-50, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Pep Guardiola.

Reza Pratama · 01 Mei 2026, 15:14 · 2 min baca

Luis Enrique resmi mencatat sejarah di Liga Champions. Pelatih Paris Saint-Germain itu mengumpulkan kemenangan ke-50 di kompetisi elite Eropa tersebut, sekaligus melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Pep Guardiola sebagai pelatih Spanyol dengan kemenangan terbanyak di UCL.

Rekor yang Dipecahkan

Pencapaian 50 kemenangan di Liga Champions menjadikan Enrique salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah turnamen ini. Rekor sebelumnya atas nama Pep Guardiola kini resmi berpindah tangan. Enrique melewati angka tersebut bersama PSG, klub yang baru ia tangani dalam beberapa musim terakhir.

Pencapaian ini semakin bernilai karena datang di tengah persaingan ketat fase gugur Liga Champions, bukan di babak grup yang relatif lebih mudah.

Laga Sengit Lawan Bayern Munich

Meski PSG berhasil menang, Enrique secara terbuka mengakui bahwa laga melawan Bayern Munich adalah salah satu pertandingan tersengit yang pernah ia jalani sepanjang karier kepelatihannya. Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi — Bayern tampil dengan intensitas tinggi dan nyaris membalikkan keadaan di beberapa momen krusial.

Kemenangan atas Bayern menjadi bukti bahwa PSG era Enrique mampu bersaing dengan raksasa Eropa meski sudah melepas nama-nama besar seperti Kylian Mbappé.

Filosofi Enrique di PSG

Sejak ditunjuk sebagai pelatih PSG, Enrique membangun tim dengan pendekatan kolektif yang jauh berbeda dari era galacticos Paris. Ia mengedepankan pressing intensif, rotasi lini tengah, dan ketergantungan lebih rendah pada satu pemain bintang tunggal.

Hasilnya mulai terlihat di Liga Champions musim ini. PSG bermain lebih compact dan sulit ditembus, sesuatu yang sering menjadi kelemahan tim ibu kota Prancis itu di musim-musim sebelumnya saat menghadapi tekanan besar di fase knockout.

Perbandingan dengan Pep Guardiola

Pep Guardiola adalah nama yang paling identik dengan dominasi Liga Champions dalam satu dekade terakhir — tiga gelar bersama Barcelona ditambah satu bersama Manchester City. Melewati rekor kemenangan UCL milik Guardiola bukan hal sepele.

Enrique sendiri pernah menjadi pemain bawahan Guardiola di Barcelona sebelum akhirnya menjalani jalur kepelatihan sendiri. Kini, dalam konteks statistik kemenangan di Liga Champions, posisi mereka telah berganti.

Namun perlu dicatat, jumlah kemenangan bukan satu-satunya parameter kebesaran seorang pelatih di UCL. Guardiola masih unggul dalam hal gelar juara dan konsistensi mencapai final.

Target PSG Musim Ini

Dengan rekor bersejarah ini, tekanan pada Enrique justru semakin besar. PSG belum pernah menjuarai Liga Champions sepanjang sejarah klub, dan para petinggi klub Qatar Investment Authority terus menjadikan trofi UCL sebagai prioritas utama.

Perjalanan PSG musim ini di Liga Champions akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Enrique — apakah 50 kemenangan itu bisa berujung pada satu trofi yang paling diinginkan Paris selama lebih dari dua dekade.

#Bayern Munich #Pep Guardiola #Liga Champions #Psg #Luis Enrique #Ucl