Sundul
Liga Indonesia

Ginting Mundur dari Indonesia Masters 2026 karena Cedera Pinggang

Anthony Sinisuka Ginting mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026 akibat kendala pada pinggang, memupus harapan publik tuan rumah menyaksikan tunggal putra unggulan itu berlaga.

Naila Sari · 01 Mei 2026, 16:46 · 2 min baca

Anthony Sinisuka Ginting resmi mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026. Keputusan itu diambil karena pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia tersebut mengalami kendala pada pinggang yang membuatnya tidak bisa turun ke lapangan.

Cedera Pinggang Jadi Penyebab

Konfirmasi mundurnya Ginting datang langsung dari pihak PB Djarum. Masalah pinggang yang dialami Ginting dinilai cukup serius sehingga memaksanya menarik diri dari turnamen beregu Super 500 yang digelar di Indonesia ini.

Keputusan mundur bukan hal yang diambil sembarangan. Manajemen dan tim pelatih rupanya menilai kondisi fisik Ginting belum memungkinkan untuk berkompetisi penuh, dan memaksakan diri berisiko memperparah cedera.

Kehilangan Besar bagi Tim Tuan Rumah

Absennya Ginting menjadi pukulan tersendiri bagi kontingen Indonesia di turnamen kandang sendiri. Sebagai salah satu tunggal putra unggulan Merah Putih, kontribusinya di sektor ini kerap menjadi penentu.

Indonesia Masters selalu menjadi ajang yang ditunggu-tunggu publik bulu tangkis Tanah Air. Kehadiran pemain lokal sekelas Ginting biasanya menjadi magnet tersendiri bagi penonton yang memadati arena.

Bukan Pertama Kali Ginting Harus Absen

Ginting bukan pemain asing soal absen akibat cedera. Sepanjang kariernya, ia beberapa kali harus menepi dari turnamen karena masalah fisik. Pemain kelahiran Cimahi ini dikenal memiliki gaya bermain agresif dan explosif yang memang menuntut kondisi tubuh prima.

Cedera pinggang tergolong cedera yang memerlukan waktu pemulihan cukup panjang jika tidak ditangani dengan tepat. Keputusan istirahat di Indonesia Masters bisa jadi langkah konservatif demi menjaga ketersediaan Ginting untuk agenda turnamen berikutnya.

Agenda Bulu Tangkis Padat di Depan

Kalender BWF 2026 masih panjang. Beberapa turnamen bergengsi masih menanti, termasuk seri-seri Super 1000 dan yang paling krusial, kejuaraan dunia. Menjaga kondisi Ginting tetap fit untuk turnamen-turnamen tersebut jauh lebih penting ketimbang memaksakan diri di satu turnamen dan berisiko absen lebih lama.

Tim pelatih kemungkinan akan memanfaatkan jeda ini untuk memastikan pemulihan Ginting berlangsung optimal sebelum ia kembali ke sirkuit kompetisi internasional.

Slot Ginting di Undian

Dengan mundurnya Ginting, posisi di undian tunggal putra Indonesia Masters 2026 akan disesuaikan. Lucky loser atau pengganti dari daftar cadangan berpeluang mengisi slot yang ditinggalkan. Ini sekaligus membuka peluang bagi pemain-pemain muda Indonesia untuk unjuk gigi di hadapan penonton kandang.

Turnamen tetap berjalan, dan para penggemar bulu tangkis Indonesia tentu berharap sektor tunggal putra tetap mampu bersaing meski tanpa salah satu andalannya.

#Bwf #Bulu Tangkis #Anthony Ginting #Tunggal Putra #Indonesia Masters 2026 #Cedera Pinggang