Sundul
Timnas Indonesia

Timnas U-17 Bangkit dari AFF, Fokus Piala Asia 2026

Gagal di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia U-17 langsung mengalihkan fokus ke Piala Asia U-17 2026 dengan sesi latihan perdana yang digelar tak lama setelah kepulangan dari turnamen.

Naila Sari · 29 April 2026, 12:10 · 3 min baca

Timnas Indonesia U-17 pulang lebih awal dari Piala AFF U-17 2026 setelah tersingkir di fase grup, termasuk menelan kekalahan dari Malaysia. Namun alih-alih larut dalam kekecewaan, skuad muda Garuda langsung menggelar sesi latihan perdana demi mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia U-17 2026 — turnamen yang jauh lebih bergengsi dan sekaligus menjadi tiket menuju Piala Dunia U-17.

Pulang Cepat, Langsung Berlatih

Kepulangan dini dari Piala AFF U-17 menjadi tamparan keras bagi generasi muda sepak bola Indonesia. Vietnam keluar sebagai juara turnamen tersebut, sementara Indonesia tertinggal jauh dalam persaingan di level Asia Tenggara.

Meski begitu, manajemen tim tidak memberi ruang terlalu lama untuk berkabung. Sesi latihan persiapan Piala Asia U-17 2026 langsung digelar sesaat setelah para pemain kembali ke Tanah Air. Foto-foto latihan tersebut beredar luas, memperlihatkan para pemain sudah kembali berkeringat di lapangan dalam waktu singkat.

Langkah cepat ini menunjukkan bahwa fokus kepelatihan sudah sepenuhnya beralih. Piala AFF bukan lagi prioritas — Piala Asia adalah panggung berikutnya.

Target Kurniawan: Lolos ke Piala Dunia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menetapkan target pribadi yang ambisius untuk turnamen mendatang. Ia secara terbuka menyebut target membawa Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 lewat Piala Asia U-17 2026.

Pernyataan Kurniawan bukan sekadar retorika. Piala Asia U-17 memang menjadi jalur kualifikasi resmi menuju Piala Dunia U-17, sehingga performa di turnamen tersebut akan sangat menentukan masa depan generasi ini di kancah global.

Tantangan pertama yang sudah menanti adalah laga melawan China U-17. Jadwal pertemuan kedua tim di Piala Asia U-17 2026 sudah terkonfirmasi, dan laga tersebut dipastikan akan menjadi salah satu ujian terberat bagi skuad muda Garuda.

Luka AFF dan Pelajaran yang Harus Dipetik

Kekalahan dari Malaysia di Piala AFF U-17 menjadi momen paling menyakitkan dalam perjalanan singkat Indonesia di turnamen itu. Vietnam yang tampil dominan sepanjang turnamen bahkan mengunci gelar juara, memperlihatkan jurang kualitas yang masih ada di antara negara-negara Asia Tenggara.

Mental pemain disebut terguncang usai rentetan hasil buruk tersebut. Namun itulah yang justru menjadi bahan bakar untuk persiapan berikutnya. Pemain muda yang pernah merasakan pahitnya kalah di level junior cenderung tumbuh lebih tangguh jika dikelola dengan benar.

Di sinilah peran Kurniawan menjadi krusial — memastikan mental pemain pulih dan kembali kompetitif sebelum memasuki panggung Piala Asia yang levelnya jauh di atas Piala AFF.

Piala Asia U-17: Medan Sesungguhnya

Piala Asia U-17 2026 bukan hanya soal gengsi. Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan nyata untuk membuktikan bahwa program pembinaan usia muda yang tengah berjalan menghasilkan buah yang konkret.

Lawan-lawan di Piala Asia datang dari level yang berbeda dibanding Piala AFF. China U-17 sudah menjadi salah satu nama yang menanti, dan di turnamen sekelas Piala Asia, setiap laga tidak ada yang bisa dianggap mudah.

Target lolos ke Piala Dunia U-17 yang diucapkan Kurniawan akan diuji langsung di lapangan. Skuad yang baru saja menelan kekalahan di AFF kini punya waktu terbatas untuk berbenah sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai.

Persiapan yang dimulai lebih cepat dari jadwal normal setidaknya memberi satu keuntungan: waktu adaptasi dan pembenahan taktik yang lebih panjang sebelum peluit pertama Piala Asia berbunyi.

#Piala Dunia 2026 #Timnas Indonesia U 17 #Piala Asia U 17 2026 #China U 17 #Piala Aff U 17 #Kurniawan Dwi Yulianto #Piala Dunia U 17