Sundul
Sepak Bola Dunia

PSG Singkirkan Bayern, Kompany Protes Wasit

PSG menghempaskan Bayern Munchen di Liga Champions dan melaju ke babak berikutnya. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menuding keputusan wasit merugikan timnya.

Naila Sari · 07 Mei 2026, 12:06 · 2 min baca

Paris Saint-Germain menyingkirkan Bayern Munchen dari Liga Champions musim ini. Kemenangan Les Parisiens memastikan langkah mereka berlanjut, sementara pelatih Bayern Vincent Kompany tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya — ia menuding wasit sebagai salah satu faktor kekalahan timnya.

Kompany Tidak Terima Keputusan Wasit

Usai laga, Kompany berbicara blak-blakan. Mantan bek Manchester City itu menyebut timnya dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit yang menurutnya tidak adil sepanjang pertandingan.

Kompany tidak merinci secara teknis setiap insiden yang ia permasalahkan, namun nada protesnya cukup keras untuk menarik perhatian. Bagi pelatih yang baru menahkodai Bayern, kekalahan di panggung Liga Champions tentu bukan hasil yang mudah diterima.

Protes semacam ini bukan hal baru di sepak bola Eropa, namun pernyataan sekeras itu dari seorang pelatih Bayern di panggung Liga Champions tetap menjadi sorotan tersendiri.

PSG Tampil Meyakinkan

Di sisi lain, pelatih PSG Luis Enrique tampak puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia bahkan menegaskan bahwa PSG tampil lebih baik dari Bayern sepanjang laga, sebuah klaim yang sulit dibantah melihat hasil akhir pertandingan.

PSG memang terlihat lebih terorganisir dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Les Parisiens berhasil mengunci kemenangan dan memastikan tiket ke fase selanjutnya kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.

Kemenangan ini menjadi pembuktian bahwa PSG era Luis Enrique bukan sekadar tim bertabur bintang mahal, melainkan kolektif yang bekerja dengan sistem jelas dan disiplin taktik tinggi.

Bayern Gagal Ulangi Kejayaan di Liga Champions

Bagi Bayern, eliminasi ini menjadi pukulan berat. Die Roten selalu ditempatkan sebagai kandidat kuat di setiap edisi Liga Champions, dan tersingkir di tangan PSG tentu bukan skenario yang diinginkan.

Legenda Bayern Lothar Matthaus sebelumnya memang mengakui bahwa PSG bukan lawan yang mudah, meski ia juga meyakini Bayern layak melangkah ke final. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Kompany kini menghadapi tekanan besar. Musim pertamanya bersama Bayern berakhir tanpa trofi Liga Champions, dan pernyataan protes terhadap wasit mungkin tidak akan cukup meredam kritik dari dalam dan luar klub.

PSG Bidik Gelar Liga Champions

Dengan menyingkirkan Bayern, PSG semakin serius dalam perburuan gelar Liga Champions musim ini. Luis Enrique membangun tim yang kompak, dan hasilnya mulai terlihat nyata di fase-fase krusial turnamen.

PSG kini menjadi salah satu kandidat terkuat yang tersisa di kompetisi. Tanpa beban nama besar pemain individu seperti musim-musim sebelumnya, justru kolektivitas menjadi senjata utama mereka.

Perjalanan PSG menuju tangga juara Liga Champions akan semakin menarik untuk diikuti. Apakah Luis Enrique mampu membawa trofi "Si Telinga Besar" pertama bagi klub dalam sejarah mereka, tinggal menunggu babak-babak selanjutnya.

#Liga Champions #Psg #Bayern Munchen #Luis Enrique #Uefa #Vincent Kompany