Sundul
Liga Inggris

PSG Sudah Singkirkan 4 Klub Inggris, Arsenal Selanjutnya

PSG menapaki jalur luar biasa di Liga Champions setelah menyingkirkan empat wakil Premier League secara beruntun. Kini Les Parisiens berhadapan dengan Arsenal, pemimpin Premier League yang belum terkalahkan musim ini.

Fajar Hidayat · 07 Mei 2026, 12:45 · 3 min baca

PSG dan Obsesi Melawan Inggris

Paris Saint-Germain mencatat rekam jejak yang sulit diabaikan di Liga Champions musim ini: empat wakil Premier League sudah mereka singkirkan satu per satu. Kini satu nama lagi menanti di jalur mereka — Arsenal.

Les Parisiens bukan sekadar beruntung. Mereka melewati rintangan dari klub-klub Inggris dengan cara yang sistematis, membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim yang mudah goyah di panggung Eropa sejak era post-Neymar-Mbappe.

Arsenal: Pemimpin Premier League yang Belum Tertandingi

Tantangan PSG kali ini bukan sembarangan. Arsenal saat ini bertengger di puncak klasemen Premier League dengan rekor sempurna: delapan laga, delapan kemenangan, nol kekalahan, nol hasil imbang. Total 24 poin, 23 gol dicetak, hanya 4 gol kebobolan.

Forma The Gunners dalam lima laga terakhir? Lima kemenangan beruntun. Tim besutan Mikel Arteta ini tengah berada dalam momentum terbaik mereka, dan itu menjadikan duel kontra PSG bukan sekadar pertandingan — ini adalah ujian sesungguhnya untuk keduanya.

Arsenal bahkan kini lebih diunggulkan para analis untuk meraih trofi Premier League ketimbang mengangkat trofi Liga Champions. Namun performa mereka di level domestik justru memperkuat kepercayaan diri menuju laga Eropa.

Empat Korban Sebelumnya

Perjalanan PSG menyingkirkan empat klub Inggris bukan hal yang bisa disepelekan. Premier League selama ini dianggap sebagai liga terkuat di dunia, dan mengalahkan empat representasinya secara beruntun menunjukkan kualitas skuad Luis Enrique yang sudah matang dan terorganisir.

Lini tengah PSG yang rapat, pressing tinggi khas filosofi Enrique, dan ketajaman lini depan mereka menjadi formula yang terbukti ampuh menghadapi gaya bermain tim-tim Inggris yang cenderung intens secara fisik.

Duel Filosofi di Depan Mata

Arsenal dan PSG menawarkan pertarungan dua cara bermain yang kontras namun sama-sama menarik. Arteta membangun Arsenal di atas pondasi pressing terstruktur, build-up dari belakang, dan organisasi defensif yang ketat. Terbukti dari hanya empat gol kemasukan dalam delapan laga Premier League.

PSG di sisi lain bergerak lebih dinamis dan vertikal di bawah Enrique, mengandalkan transisi cepat dan kreativitas individu untuk membongkar pertahanan lawan. Perpaduan keduanya di lapangan akan menjadi salah satu duel taktis paling menarik di Liga Champions musim ini.

Catatan Arsenal yang belum sekalipun kalah musim ini akan menjadi modal psikologis besar. Namun PSG punya sesuatu yang tidak dimiliki tim mana pun di jalur mereka sejauh ini: rekam jejak menyingkirkan klub-klub Inggris secara beruntun.

Yang Dipertaruhkan di Laga Ini

Bagi PSG, menyingkirkan Arsenal akan melengkapi narasi kebangkitan mereka sebagai kekuatan sejati Eropa — bukan hanya kaya, tapi juga tangguh secara kolektif. Lima wakil Inggris dalam satu edisi Liga Champions adalah pencapaian yang belum pernah dilakukan tim mana pun.

Bagi Arsenal, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa dominasi mereka di Premier League bukan sekadar performa domestik. Gelar Liga Champions adalah satu-satunya trofi besar yang masih absen dari lemari piala Emirates Stadium sejak era Invincibles dua dekade lalu.

Dua tim, dua ambisi, satu tiket melaju. Pertarungan PSG vs Arsenal di Liga Champions akan menjadi salah satu laga paling dinantikan di musim ini.

#Premier League #Arsenal #Liga Champions #Psg #Mikel Arteta #Luis Enrique