Sundul
Liga Spanyol

Juventus Ogah Kejar Lewandowski Meski Bebas Transfer

Robert Lewandowski bersiap hengkang dari Barcelona sebagai pemain bebas transfer, namun Juventus memilih bersikap dingin dan tidak tertarik mendatangkan striker asal Polandia itu.

Dimas Wirawan · 07 Mei 2026, 19:34 · 3 min baca

Robert Lewandowski hampir pasti meninggalkan Barcelona pada akhir musim ini sebagai pemain bebas transfer. Namun Juventus, salah satu klub yang sempat dikaitkan dengan nama striker Polandia berusia 37 tahun itu, secara tegas memilih untuk tidak mengejar tanda tangannya.

Juventus Tidak Tertarik, Ini Alasannya

Juventus dinilai memiliki sejumlah pertimbangan kuat di balik sikap dingin mereka. Faktor usia menjadi salah satu yang paling mendasar. Lewandowski lahir pada 21 Agustus 1988 — artinya ia akan menginjak usia 38 tahun di musim 2026/27. Bagi manajemen Juventus, mendatangkan striker di usia tersebut tidak sejalan dengan arah pembangunan skuat yang sedang mereka rancang.

Juventus saat ini menempati posisi 13 di klasemen Serie A setelah memainkan 8 pertandingan, mengoleksi 13 poin dari tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kekalahan. Dengan kondisi tim yang tengah dalam proses penyusunan ulang, klub dari Turin itu lebih memilih solusi jangka panjang ketimbang nama besar yang sudah memasuki senja karier.

Secara finansial, gaji Lewandowski juga disebut menjadi hambatan serius. Striker tersebut diketahui menerima paket gaji tinggi selama di Barcelona, dan Juventus tidak dalam posisi — maupun keinginan — untuk memenuhi tuntutan finansial seperti itu di tengah upaya penyehatan neraca keuangan klub.

Barcelona Sudah Siapkan Pengganti

Di sisi lain, Barcelona tampaknya sudah bergerak cepat mengantisipasi kepergian Lewandowski. Klub Catalan itu dikabarkan tengah mengincar Joao Pedro sebagai kandidat utama untuk mengisi posisi penyerang tengah musim depan.

Barcelona sendiri saat ini berada di posisi kelima La Liga dengan 16 poin dari 8 laga — 5 menang, 1 imbang, dan 2 kalah. Catatan gol mereka cukup produktif dengan 22 gol tercipta, meski kebobolan 14 kali. Ketidakstabilan defensif dan hasil imbang di beberapa laga krusial membuat posisi mereka di papan atas belum sepenuhnya aman.

Lewandowski memang masih berkontribusi di musim ini, termasuk hadir dalam kemenangan Barcelona 1-0 atas Celta Vigo lewat penalti Lamine Yamal. Namun tanda-tanda bahwa era sang striker di Camp Nou hampir berakhir semakin jelas terbaca.

Ke Mana Lewandowski Selanjutnya?

Dengan status bebas transfer, Lewandowski secara teori bisa bergabung dengan siapa saja tanpa biaya transfer. Namun kenyataan di lapangan berbicara lain — tidak banyak klub elite Eropa yang antusias membuka pintu untuk striker berusia hampir 38 tahun, betapapun rekam jejaknya yang luar biasa.

Liga-liga di luar Eropa, termasuk Saudi Pro League dan MLS, disebut sebagai kemungkinan tujuan berikutnya. Namun Lewandowski sendiri belum memberi sinyal publik soal langkah kariernya ke depan.

Sikap Juventus yang menahan diri ini mempersempit pilihan Lewandowski di pasar transfer Eropa. Tanpa peminat besar dari Serie A, Liga Inggris, atau Bundesliga, sang bomber harus realistis dalam menentukan langkah berikutnya.

Pasar Bebas Transfer yang Tidak Selalu Menguntungkan

Status bebas transfer memang menggiurkan dari sisi biaya akuisisi, tapi tidak otomatis menjadikan seorang pemain mudah dipasarkan. Klub-klub besar cenderung selektif — mereka mempertimbangkan keseimbangan usia, gaji, dan dampak jangka panjang terhadap dinamika ruang ganti.

Lewandowski adalah pencetak gol kelas dunia selama lebih dari satu dekade. Namun sepak bola modern bergerak cepat, dan keputusan Juventus mencerminkan tren yang semakin nyata: nama besar saja tidak cukup jika tidak ada kesesuaian dengan visi dan kapasitas klub.

Barcelona kini bersiap melanjutkan era baru tanpa Lewandowski. Juventus memilih jalan lain. Dan Lewandowski, salah satu striker terbaik generasinya, kini berdiri di persimpangan karier yang paling menentukan.

#Barcelona #La Liga #Serie A #Transfer #Robert Lewandowski #Juventus