Sundul
Liga Spanyol

Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid Makin Kabur

Situasi Vinicius Junior di Real Madrid kian tidak menentu di tengah krisis performa Los Blancos yang kini bertengger di posisi 9 La Liga.

Reza Pratama · 07 Mei 2026, 20:32 · 3 min baca

Posisi Madrid yang Goyah Perburuk Situasi Vinicius

Real Madrid sedang tidak baik-baik saja. Di La Liga 2025/26, Los Blancos baru mengumpulkan 15 poin dari 8 pertandingan — menempati posisi 9 klasemen dengan catatan 5 menang, 0 seri, dan 3 kalah. Form terkini mereka membaca LWLWL, tren yang memperburuk kepercayaan diri seluruh skuad, termasuk Vinicius Junior.

Di tengah gejolak itu, masa depan penyerang asal Brasil tersebut di Santiago Bernabéu belum menemukan kejelasan. Negosiasi perpanjangan kontrak kabarnya berjalan lambat, sementara sejumlah klub raksasa Eropa dan Arab Saudi disebut-sebut terus memantau situasinya.

Tekanan dari Dalam Ruang Ganti

Masalah Madrid tidak berhenti di lapangan. Situasi internal skuad sedang memanas. Laporan menyebut enam pemain memiliki hubungan tegang dengan staf kepelatihan menjelang El Clasico — konflik yang mencerminkan betapa rapuhnya harmoni di dalam tim saat ini.

Insiden Antonio Rüdiger yang dilaporkan menampar rekan setimnya sendiri sempat viral, meski pemain yang bersangkutan kemudian memberikan klarifikasi. Kejadian semacam ini menambah gambaran betapa kacaunya atmosfer di Valdebebas.

Kondisi ini ikut memengaruhi performa kolektif. Madrid mencetak 21 gol dari 8 laga, namun kebobolan 12 kali — angka yang terlalu besar untuk tim yang berambisi merebut kembali mahkota La Liga.

Mbappe Didesak Dijual, Vinicius Kena Imbasnya

Frustrasi fans semakin nyata. Sebagian suporter mulai mendesak agar Kylian Mbappe dijual menyusul performa yang dianggap jauh dari ekspektasi. Kehadiran Mbappe yang belum konsisten dinilai turut mengganggu keseimbangan lini serang, termasuk ruang gerak Vinicius.

Bila manajemen Madrid akhirnya memilih untuk melepas salah satu bintang demi menyeimbangkan buku kas dan dinamika ruang ganti, keputusan itu bisa berdampak langsung pada posisi Vinicius — baik sebagai pemain yang dipertahankan maupun sebagai aset yang ditawarkan ke pasar.

Mourinho Muncul sebagai Variabel Baru

Di sisi manajerial, nama José Mourinho kembali dikaitkan dengan kursi kepelatihan Madrid. Namun pelatih asal Portugal itu dilaporkan mengajukan syarat-syarat yang dianggap tidak realistis oleh manajemen. Mourinho dikenal sangat teguh dalam negosiasi — ia tidak akan menerima posisi tanpa kontrol penuh atas urusan transfer dan komposisi skuad.

Apabila Mourinho benar-benar kembali ke Bernabéu, dinamika hubungannya dengan pemain bintang seperti Vinicius akan menjadi faktor krusial. Rekam jejak Mourinho dengan pemain-pemain besar tidak selalu mulus.

Keputusan yang Tak Bisa Ditunda

Vinicius Junior adalah salah satu pemain paling berbahaya di dunia saat berada dalam kondisi terbaiknya. Nilai pasarnya tetap tinggi, dan minat dari luar Eropa — terutama dari Liga Arab Saudi — tidak pernah benar-benar surut.

Real Madrid kini berada di persimpangan. Dengan posisi ke-9 di La Liga, tekanan internal yang memuncak, dan masa depan sejumlah pemain kunci yang menggantung, keputusan mengenai Vinicius tidak bisa terus ditunda. Akhir musim 2025/26 akan menjadi momen kritis — apakah Madrid mampu meyakinkan Vinicius untuk bertahan, atau justru terpaksa melepasnya demi proyek ulang yang lebih besar.

#Real Madrid #La Liga #Liga Spanyol #Kylian Mbappé #Vinicius Junior #Jose Mourinho