Sundul
Liga Italia

Vlahovic-Juventus: 5 Pertemuan, Kontrak Belum Deal

Lima kali meja perundingan, Dusan Vlahovic dan Juventus masih belum menemukan titik temu soal perpanjangan kontrak. Apa yang mengganjal?

Dimas Wirawan · 07 Mei 2026, 20:39 · 3 min baca

Dusan Vlahovic dan Juventus sudah duduk semeja sebanyak lima kali, namun tanda tangan kontrak baru belum juga muncul. Negosiasi yang berlarut ini kian mengkhawatirkan fans La Vecchia Signora, terutama saat kontrak striker Serbia itu akan habis pada Juni 2026.

Gaji Jadi Batu Sandungan Utama

Akar masalahnya sederhana namun krusial: angka gaji. Vlahovic dikabarkan menginginkan paket gaji yang signifikan sebagai jaminan atas statusnya sebagai striker utama skuad. Di sisi lain, manajemen Juventus bergerak hati-hati di tengah tekanan finansial yang masih membayangi klub.

Juventus kini berada di posisi 13 klasemen Serie A dengan 13 poin dari 8 laga — torehan yang jauh dari ekspektasi awal musim. Performa yang belum konsisten ini turut memengaruhi posisi tawar klub dalam negosiasi. Sulit menjanjikan paket jumbo ketika hasil di lapangan belum berbicara.

Klausul Bonus dan Durasi Kontrak Ikut Memperumit

Selain soal gaji pokok, perbedaan pandangan soal klausul bonus dan durasi kontrak disebut menjadi hambatan tambahan. Pihak Vlahovic ingin jaminan jangka panjang, sementara Juventus lebih memilih fleksibilitas — opsi kontrak yang tidak terlalu mengikat klub jika performa pemain menurun atau situasi keuangan berubah.

Struktur kontrak seperti ini lazim menjadi titik buntu dalam negosiasi pemain bintang. Kedua pihak punya kepentingan berbeda: pemain ingin kepastian karier, klub ingin proteksi aset.

Bayang-Bayang Barcelona dan Klub Lain

Lamanya proses negosiasi membuka peluang bagi klub lain untuk melakukan pendekatan. Barcelona, yang tengah aktif di bursa transfer musim panas ini, dikabarkan masuk dalam daftar kandidat klub yang memantau situasi Vlahovic. Dengan kontrak yang makin dekat ke ujungnya, Vlahovic secara teoritis bisa berbicara dengan klub luar mulai Januari 2026 tanpa biaya transfer.

Posisi tawar Juventus pun semakin terjepit. Menjual Vlahovic di jendela transfer terdekat untuk mendapatkan dana masih menjadi opsi, namun melepas striker dengan 14 gol produktivitas tim musim ini bukan keputusan mudah.

Performa Vlahovic: Modal Tawar yang Kuat

Di atas kertas, Vlahovic punya argumen kuat untuk menuntut gaji tinggi. Ia tetap menjadi tumpuan lini serang Juventus di tengah musim yang penuh turbulensi. Juventus sendiri baru mengemas 14 gol dalam 8 pertandingan Serie A — angka yang tidak buruk, dan kontribusi Vlahovic ada di dalamnya.

Bandingkan dengan Bologna di posisi 10 klasemen yang mengemas poin sama-sama 14 gol namun dengan 15 poin — Juventus jelas membutuhkan Vlahovic tetap tajam jika ingin merangkak ke papan atas.

Juventus Dalam Tekanan Ganda

Situasi ini menempatkan Juventus dalam dilema. Gagal memperpanjang kontrak Vlahovic berarti kehilangan aset senilai ratusan juta euro secara gratis. Namun memenuhi seluruh tuntutan finansial Vlahovic di tengah kondisi keuangan yang masih dalam pembenahan bisa menjadi beban jangka panjang.

Lima pertemuan tanpa kesepakatan adalah sinyal bahwa jarak antara dua kubu masih cukup lebar. Manajemen Juventus perlu bergerak cepat — waktu bukan lagi sekutu mereka dalam negosiasi ini.

Jika deadlock terus berlanjut hingga akhir tahun, skenario kepergian Vlahovic di bursa Januari atau bahkan bebas transfer di akhir musim bukan sekadar spekulasi. Itu bisa menjadi kenyataan yang menyakitkan bagi Turin.

#Serie A #Transfer #Liga Italia #Juventus #Kontrak #Dusan Vlahovic