Sundul
Liga Inggris

Rashford Tolak Arsenal, Minta Dipermanenkan Barcelona

Marcus Rashford tidak tertarik bergabung dengan Arsenal. Pemain internasional Inggris itu ingin Barcelona menjadikannya pemain tetap setelah masa pinjaman berakhir.

Bayu Aditya · 08 Mei 2026, 00:01 · 3 min baca

Marcus Rashford menegaskan sikapnya: ia tidak mau ke Arsenal. Pemain berusia 27 tahun itu lebih memilih melanjutkan karier di Barcelona ketimbang kembali ke Premier League bersama klub yang kini memimpin klasemen dengan rekor sempurna delapan menang dari delapan laga.

Rashford Ingin Tetap di Katalonya

Rashford, yang lahir 31 Oktober 1997, saat ini berstatus pinjaman di Barcelona. Namun keinginannya jelas — ia ingin kesepakatan permanen, bukan sekadar pinjaman musiman yang berakhir tanpa kepastian.

Barcelona sendiri sedang menempati posisi kelima La Liga dengan 16 poin dari delapan pertandingan, hasil lima menang, satu seri, dan dua kekalahan. Klub Katalonya itu masih dalam ritme kompetitif di Liga Spanyol meski belum konsisten.

Kehadiran Rashford di skuad Hansi Flick dipandang sebagai opsi tambahan di lini serang yang juga dihuni sejumlah nama besar. Kondisi ini membuat posisinya belum terjamin sepenuhnya, tapi hasrat pemain itu untuk bertahan sangat kuat.

Arsenal Memimpin, tapi Bukan Pilihan

Arsenal tengah dalam performa luar biasa. Delapan laga, delapan kemenangan, 23 gol tercetak, hanya empat kebobolan. Mereka memuncaki klasemen Premier League dengan 24 poin tanpa sekali pun kalah musim ini.

Meski begitu, semua angka itu tidak cukup menarik bagi Rashford. Penyerang sayap Inggris itu tampaknya sudah menutup pintu bagi Arsenal, setidaknya untuk saat ini. Kecintaannya pada proyek Barcelona rupanya lebih besar daripada daya tarik klub kota London Utara tersebut.

Rashford hengkang dari Manchester United pada awal 2025 setelah hubungannya dengan manajemen Old Trafford memburuk. Kepindahannya ke Barcelona menjadi awal babak baru karier yang sebelumnya mulai meredup di Inggris.

Situasi Internal Barcelona Jadi Variabel Kunci

Keputusan mempertahankan Rashford secara permanen tidak sepenuhnya ada di tangan pemain. Barcelona punya sejumlah pertimbangan internal yang rumit.

Hansi Flick dikabarkan masih aman di kursi pelatih, namun evaluasi terhadap skuad terus berjalan. Robert Lewandowski, misalnya, sedang dalam sorotan terkait masa depannya. Nama Julian Alvarez juga disebut-sebut sebagai incaran Barcelona di lini serang.

Jika Barcelona mendatangkan penyerang baru, ruang untuk Rashford bisa semakin sempit. Di sisi lain, performa apik selama masa pinjaman bisa menjadi modal negosiasi yang kuat bagi penyerang internasional Inggris itu.

Masa Depan Rashford di Persimpangan

Rashford memasuki usia matang sepak bolanya. Pada Oktober 2025, ia genap 28 tahun — usia di mana seorang penyerang idealnya berada di puncak produktivitas dan stabilitas klub.

Keputusan Barcelona untuk mempermanenkan atau melepasnya akan sangat berpengaruh pada arah karier Rashford berikutnya. Menolak Arsenal adalah sinyal kuat bahwa ia serius dengan proyeknya di Spanyol.

Yang jelas, drama transfer Rashford belum selesai. Jendela transfer musim panas akan menjadi momen penentu apakah ia benar-benar mengenakan seragam blaugrana secara permanen, atau justru harus mencari pelabuhan baru untuk ketiga kalinya dalam dua tahun terakhir.

#Premier League #Barcelona #La Liga #Arsenal #Transfer #Marcus Rashford