Sundul
Sepak Bola Dunia

Rekor Piala Dunia 2026 yang Bisa Dipecahkan Messi, Ronaldo, Yamal, dan Mbappe

Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menjadi panggung terakhir sekaligus peluang emas bagi sejumlah bintang dunia untuk mengukir atau memperbarui rekor bersejarah.

Fajar Hidayat · 08 Mei 2026, 04:03 · 4 min baca

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bukan sekadar turnamen biasa. Dengan format baru 48 tim dan lebih banyak laga, edisi ini membuka peluang lebar bagi para pemain elite untuk mencetak, memperbarui, atau bahkan meruntuhkan rekor yang telah lama berdiri.

Empat nama paling sorot: Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Lamine Yamal, dan Kylian Mbappe. Keempatnya datang dengan latar belakang dan motivasi yang sangat berbeda.

Messi: Satu Piala Dunia Terakhir sebagai Juara Bertahan

Lionel Messi akan menginjak usia 38 tahun saat Piala Dunia 2026 bergulir. Pemain Inter Miami ini kemungkinan besar tampil untuk kali terakhir di turnamen paling bergengsi sedunia, kali ini sebagai kapten Argentina yang membawa status juara bertahan.

Messi sudah memegang rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia — melampaui 26 laga. Setiap partai yang ia mainkan di 2026 otomatis memperpanjang rekor tersebut. Selain itu, ia berpeluang menambah koleksi assist dan gol Piala Dunia sepanjang kariernya, dua statistik yang sudah berada di jajaran teratas sepanjang sejarah.

Jika Argentina berhasil mempertahankan gelar, Messi akan menjadi kapten pertama yang mengangkat trofi dua edisi Piala Dunia berturut-turut sebagai pemain inti, sebuah pencapaian yang belum pernah ada presedennya di era modern.

Ronaldo: Misi Gol di Lima Piala Dunia

Cristiano Ronaldo, 40 tahun saat turnamen berlangsung, sudah mencetak gol di empat edisi Piala Dunia berturut-turut (2006, 2010, 2014, 2018, 2022). Jika ia mencetak satu gol saja di 2026, Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di lima Piala Dunia berbeda.

Pemain Al-Nassr ini juga mengincar rekor penampilan. Dengan keikutsertaan di 2026, ia akan melampaui jumlah laga Piala Dunia yang luar biasa — sebuah monumen ketahanan fisik yang sulit dibayangkan akan terulang.

Namun ada tanda tanya besar: apakah Portugal akan membawa Ronaldo? Performa di level internasional dan persaingan di skuad Selecao menjadi variabel penentu. Jika lolos ke skuad, Ronaldo hampir pasti akan start — dan setiap menit di lapangan menjadi bagian dari legenda yang terus ia tulis.

Lamine Yamal: Rekor Termuda dalam Sejarah

Di sisi berlawanan dari spektrum usia, ada Lamine Yamal. Gelandang serang Barcelona kelahiran 13 Juli 2007 ini baru saja berusia 17 tahun saat Euro 2024, dan ia sudah menjadi pemain termuda yang mencetak gol di turnamen tersebut.

Saat Piala Dunia 2026 bergulir, Yamal berusia 18 tahun. Ia berpotensi menjadi salah satu pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia, sebuah rekor yang akan mendefinisikan ulang ekspektasi terhadap pemain muda di pentas global.

Spanyol sebagai tim pun berada dalam kondisi prima. Dengan generasi emas yang kini memasuki puncak performa, Yamal bisa tampil lebih dari sekadar pelengkap — ia bisa menjadi pemain kunci yang menentukan seberapa jauh La Roja berjalan.

Mbappe: Mengejar Mahkota Pencetak Gol Terbanyak

Kylian Mbappe sudah mencetak 12 gol di Piala Dunia — menempatkannya di antara pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini. Rekor keseluruhan dipegang Miroslav Klose dengan 16 gol.

Di usia 27 tahun pada 2026, Mbappe berada di puncak kapasitasnya. Jika Prancis melaju jauh dan Mbappe tampil reguler, target 16 gol itu bukan angka yang mustahil — apalagi dengan format 48 tim yang berpotensi menambah jumlah laga hingga babak final.

Mbappe juga mengincar rekor menjadi pemain pertama yang memenangkan Piala Dunia dua kali sebelum usia 30 tahun. Ia sudah juara di Rusia 2018. Trofi kedua di 2026 akan menempatkannya dalam kategori legenda yang sangat eksklusif.

Format 48 Tim: Peluang Lebih Besar, Rekor Lebih Mudah Tercipta

Satu faktor yang sering diabaikan: format Piala Dunia 2026 dengan 48 tim memberikan lebih banyak laga dibanding edisi sebelumnya. Tim unggulan berpotensi memainkan tujuh hingga delapan pertandingan jika melaju ke final, dibanding tujuh di edisi 32 tim.

Lebih banyak laga berarti lebih banyak peluang gol, assist, dan penampilan. Rekor yang sebelumnya tampak kokoh kini lebih rentan — dan para bintang di atas tahu betul bagaimana memanfaatkan setiap menit yang tersedia.

Piala Dunia 2026 menjanjikan sesuatu yang jarang terjadi: perburuan rekor dari dua generasi secara bersamaan. Sisi veteran diwakili Messi dan Ronaldo yang bermain demi warisan abadi, sementara Yamal dan Mbappe datang untuk memulai era mereka sendiri.

#Piala Dunia 2026 #Cristiano Ronaldo #Lionel Messi #Lamine Yamal #Kylian Mbappé #Rekor Piala Dunia