Sundul
Liga Italia

Marcus Thuram Hormati Kobe Bryant Usai Inter Juara Serie A

Marcus Thuram merayakan gelar Serie A bersama Inter Milan dengan memberikan penghormatan kepada mendiang legenda NBA Kobe Bryant, momen yang langsung viral di jagat sepak bola.

Naila Sari · 08 Mei 2026, 04:06 · 3 min baca

Marcus Thuram memilih cara yang tidak biasa untuk merayakan gelar Serie A Inter Milan — striker Prancis berusia 27 tahun itu memberi penghormatan kepada mendiang ikon NBA Kobe Bryant, gestur yang langsung menarik perhatian dunia olahraga.

Selebrasi yang Viral

Setelah Inter memastikan trofi Serie A musim ini, Thuram tampil dengan gestur khas Kobe Bryant — penghormatan yang dikenal luas di kalangan penggemar basket dunia. Bagi Thuram, momen juara bukan hanya tentang sepak bola, tapi juga tentang mengenang figur yang ia kagumi lintas cabang olahraga.

Penghormatan ini langsung menyebar luas di media sosial, mempertegas posisi Thuram bukan sekadar sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai figur publik dengan kepribadian yang kuat dan jangkauan budaya pop yang lebar.

Musim Gemilang Thuram bersama Nerazzurri

Marcus Lilian Thuram-Ulien — putra legenda sepak bola Prancis Lilian Thuram — tampil konsisten sepanjang musim ini bersama Inter. Lahir 6 Agustus 1997, ia menjadi salah satu motor serangan Nerazzurri yang berhasil mengamankan scudetto.

Kontribusinya di lini depan menjadi salah satu faktor krusial dalam perjalanan Inter merebut gelar. Kepercayaan pelatih kepada Thuram terbukti tepat, dengan penampilan-penampilan impresif yang kerap menentukan hasil akhir pertandingan.

Inter dan Warisan Kobe Bryant

Kobe Bryant, yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Januari 2020, dikenal bukan hanya sebagai legenda Los Angeles Lakers dan NBA, tetapi juga sebagai penggemar berat sepak bola Italia. Bryant pernah tinggal di Italia semasa kecil dan fasih berbahasa Italia — ikatan yang membuat warisannya terasa dekat bagi komunitas sepak bola di Semenanjung Apennina.

Gestur Thuram karena itu bukan sekadar penghormatan lintas olahraga. Ada benang merah antara Kobe Bryant dan Italia yang membuat momen itu terasa lebih bermakna, terutama di tengah euforia juara di San Siro.

Inter Kembali Berjaya di Serie A

Gelar ini menegaskan kembali dominasi Inter Milan di kancah Liga Italia. Nerazzurri berhasil finis sebagai tim terbaik Serie A musim ini, mengalahkan persaingan ketat dari sejumlah klub besar Italia lainnya.

Di antara rival terdekat mereka, Atalanta yang sempat bersaing musim ini harus puas di posisi yang lebih rendah di klasemen akhir, setelah menjalani musim yang naik-turun dengan catatan 4 menang, 1 seri, dan 3 kalah dalam 8 pertandingan terakhir mereka.

Bagi Inter, ini bukan hanya kemenangan di atas kertas — ini adalah bukti bahwa skuad yang dibangun secara matang mampu bersaing di level tertinggi Italia secara konsisten.

Thuram: Lebih dari Sekadar Striker

Penghormatan kepada Kobe Bryant menunjukkan sisi lain Marcus Thuram yang melampaui perannya sebagai penyerang. Ia tumbuh dalam keluarga olahraga — ayahnya merupakan salah satu bek terbaik yang pernah memperkuat Juventus dan timnas Prancis — dan membawa perspektif budaya yang kaya ke dalam kariernya.

Thuram juga dikenal vokal dalam isu-isu sosial, mengikuti jejak sang ayah yang aktif dalam kampanye antirasisme. Gestur menghormati Kobe Bryant, yang semasa hidupnya juga aktif memperjuangkan kesetaraan dan keadilan, sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini dijunjung Thuram.

Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, Thuram masih berada di puncak kariernya. Gelar Serie A ini bisa menjadi batu loncatan menuju pencapaian yang lebih besar — baik bersama Inter maupun di pentas internasional bersama timnas Prancis.

#Serie A #Liga Italia #Inter Milan #Marcus Thuram #Nerazzurri #Kobe Bryant