Sundul
Liga Indonesia

Paulo Ricardo: Persija Tetap Bidik Menang Lawan Persib

Pelatih Persija Paulo Ricardo menegaskan timnya tetap menargetkan kemenangan kontra Persib meski pertandingan dipindah ke Samarinda. Persija saat ini duduk di posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 dengan 65 poin.

Dimas Wirawan · 08 Mei 2026, 10:36 · 3 min baca

Pelatih Persija Jakarta, Paulo Ricardo, mengakui kekecewaannya soal pemindahan venue laga kontra Persib Bandung — namun ia menegaskan target tim tidak berubah: tiga poin. Pertandingan yang semula dijadwalkan di Gelora Bung Karno dipindahkan ke Samarinda, keputusan yang langsung memantik reaksi dari kubu Macan Kemayoran.

Venue Pindah, Mental Tidak Goyah

Paulo Ricardo tidak menyembunyikan ketidakpuasannya terhadap keputusan pemindahan venue. Namun pelatih asal Brasil itu dengan tegas memisahkan urusan teknis dari urusan mental tim.

"Kami kecewa dengan keputusan ini, tapi itu di luar kendali kami. Yang ada dalam kendali kami adalah persiapan dan cara kami bermain," ujarnya.

Persija memang sedang dalam kondisi apik. Memasuki laga ini, tim asal ibu kota mencatatkan empat kemenangan beruntun dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir — catatan form WWDWW yang menempatkan mereka dalam performa terbaik musim ini.

Persija di Posisi Tiga, Setiap Poin Krusial

Dengan 31 pertandingan yang sudah dilakoni, Persija mengoleksi 65 poin dari 20 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 membuat setiap laga kini bernilai sangat tinggi, terlebih menghadapi Persib yang merupakan rival langsung dalam persaingan papan atas.

Catatan gol Persija juga impresif: 58 gol tercipta dan hanya 26 kebobolan sepanjang musim. Rasio itu mencerminkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan yang dibangun Paulo Ricardo selama musim berjalan.

Kekalahan di sini bukan sekadar soal tiga poin yang lepas — ia bisa berdampak langsung pada jarak dengan tim-tim di bawah sekaligus memperkecil peluang mengejar posisi lebih atas.

Persib Datang dengan Momentum Thom Haye

Di sisi lain, Persib Bandung tiba di Samarinda dengan kepercayaan diri tinggi. Gelandang internasional Thom Haye tampil sebagai penggerak utama dalam kemenangan terakhir Persib dan langsung menyatakan fokusnya sudah beralih ke duel panas melawan Persija.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. El Clásico sepak bola Indonesia selalu menghadirkan tensi berbeda, dan kali ini konteks klasemen menambah tekanan berlipat bagi kedua belah pihak.

Ribuan Bobotoh dikabarkan sudah memadati area sekitar Samarinda, membuktikan bahwa perpindahan venue tidak menyurutkan antusiasme pendukung Persib untuk hadir langsung menyaksikan tim kesayangannya.

Reaksi Berbeda dari Dua Kubu

Tidak hanya Paulo Ricardo yang kaget dengan perpindahan venue ini. Dari kubu Persija juga, Calonego — salah satu figur di internal klub — dilaporkan terkejut dengan keputusan tersebut. Proses komunikasi soal perpindahan lokasi pertandingan ini memang dinilai mendadak oleh sejumlah pihak terkait.

Namun di lapangan, kedua tim dipastikan tidak akan terganggu oleh drama di luar lapangan. Paulo Ricardo sudah memetakan lawan dan mempersiapkan strategi spesifik untuk membongkar pertahanan Persib sekaligus meredam Thom Haye yang tengah dalam sentuhan terbaiknya.

Target Tiga Poin Tidak Bisa Ditawar

Bagi Persija, laga ini bukan sekadar rivalitas — ini soal posisi. Dengan form terkini yang sangat solid dan lini gol yang produktif, Paulo Ricardo tidak memberi ruang untuk kalkulasi lain selain kemenangan.

Persija membawa keyakinan penuh ke Samarinda. Venue boleh berubah, tapi ambisi Macan Kemayoran untuk menjaga posisi tiga dan terus menekan dua tim di atasnya tetap sama: menang, dan tidak ada opsi lain.

#Bri Liga 1 #Klasemen Liga 1 #Persib #Persija #El Clasico Indonesia #Paulo Ricardo