Persebaya Susun Skuad 2026-2027: Nama Besar Eropa dan Timnas Masuk Radar
Persebaya Surabaya mulai merancang skuad untuk musim 2026-2027 dengan sejumlah nama besar dari Eropa dan pemain Timnas Indonesia masuk daftar incaran transfer Bajul Ijo.
Persebaya Surabaya mulai bergerak agresif di bursa transfer menjelang musim 2026-2027. Sejumlah nama mengejutkan dari klub-klub Eropa hingga pilar Timnas Indonesia disebut masuk radar rekrutmen manajemen Bajul Ijo — membuat para Bonek bereaksi keras di media sosial.
Posisi Persebaya Saat Ini di BRI Liga 1
Sebelum membahas rencana transfer, penting memahami posisi Persebaya saat ini. Bajul Ijo menempati peringkat 5 klasemen BRI Liga 1 musim berjalan setelah memainkan 31 pertandingan. Catatan mereka: 14 menang, 9 imbang, 8 kalah, dengan 49 gol tercetak dan 35 kebobolan. Total 51 poin terkumpul.
Lima laga terakhir menunjukkan grafik naik-turun dengan catatan form WWWLL. Tiga kemenangan beruntun sempat mengangkat harapan, namun dua kekalahan terakhir menjadi alarm bagi pelatih untuk segera memperkuat skuad.
Pemain Timnas Indonesia Jadi Prioritas
Manajemen Persebaya dikabarkan memprioritaskan rekrutmen pemain-pemain yang sudah punya rekam jejak di Timnas Indonesia. Logikanya jelas: pemain yang sudah teruji di level internasional diharapkan langsung memberikan dampak tanpa butuh waktu adaptasi panjang.
Selain kualitas, faktor chemistry dengan sesama pemain lokal juga menjadi pertimbangan. Persebaya ingin membangun fondasi yang lebih solid dibandingkan musim ini, khususnya di lini tengah dan pertahanan yang beberapa kali tampil tidak konsisten.
Nama dari Eropa Masuk Daftar Panjang
Yang membuat Bonek kaget adalah kabar soal incaran dari Eropa. Sejumlah nama beredar, meski manajemen Persebaya belum mengonfirmasi secara resmi siapa saja yang masuk shortlist. Konteks ini menarik mengingat Inter Milan juga tengah aktif di bursa transfer Eropa dengan anggaran yang jauh berbeda skala.
Persebaya tampaknya memanfaatkan tren pemain Eropa — terutama dari diaspora Indonesia atau pemain dengan kualifikasi keturunan — yang kini semakin terbuka untuk berkarier di BRI Liga 1. Iklim kompetisi yang meningkat dan eksposur internasional Liga Indonesia pasca Piala Dunia U-20 menjadi daya tarik tersendiri.
Persaingan Transfer Makin Ketat
Persebaya tidak sendirian. Persija Jakarta dilaporkan sudah lebih dulu bergerak, bahkan mengincar dua pilar PSM Makassar sebelum Persebaya sempat mengajukan penawaran. Ini menunjukkan betapa panasnya kompetisi di luar lapangan menjelang jendela transfer musim panas.
Persib Bandung juga disebut aktif di pasar yang sama. Tiga klub besar Indonesia bersaing memperebutkan talenta terbaik di saat anggaran masing-masing klub semakin diperbesar seiring meningkatnya pendapatan Liga 1 dari hak siar dan sponsor.
Persebaya sadar mereka harus bergerak cepat. Dua kekalahan terakhir mempertegas kebutuhan mendesak akan penguatan skuad — bukan hanya tambal sulam, melainkan rekrutmen strategis yang bisa langsung mengangkat tim ke papan atas musim depan.
Target: Masuk Tiga Besar Musim Depan
Dengan 51 poin dari 31 laga dan posisi kelima klasemen, Persebaya secara matematis masih berpeluang mengakhiri musim di posisi lebih baik. Namun ambisi sesungguhnya sudah diarahkan ke musim depan.
Manajemen Bajul Ijo menargetkan skuad yang lebih kompetitif untuk merebut posisi tiga besar, bahkan gelar juara. Rekrutmen ambisius ini menjadi sinyal bahwa Persebaya serius mengakhiri puasa trofi dan ingin kembali relevan sebagai kekuatan utama sepak bola Indonesia.
Pengumuman resmi pemain baru diperkirakan mulai bergulir menjelang akhir musim BRI Liga 1 2025-2026, ketika jendela transfer resmi dibuka. Bonek diminta bersabar — meski bocoran daftar yang beredar sudah cukup untuk membuat suporter Surabaya bermimpi lebih tinggi dari sebelumnya.