Sundul
Liga Italia

Gaji Lewandowski Bikin Juventus dan Milan Mundur

Robert Lewandowski diminati Juventus dan AC Milan, tapi tuntutan gaji striker Barcelona itu terlalu berat untuk kedua klub Serie A tersebut.

Bayu Aditya · 08 Mei 2026, 20:09 · 3 min baca

Angka Gaji yang Bikin Ciut

Robert Lewandowski memang masih menjadi salah satu striker paling produktif di Eropa meski usianya sudah menginjak 37 tahun. Juventus dan AC Milan sama-sama disebut tertarik mendatangkan penyerang asal Polandia itu di bursa transfer mendatang. Namun ada satu penghalang besar: nominal gaji yang diminta Lewandowski jauh melampaui kemampuan finansial kedua klub Italia tersebut.

Tuntutan gaji Lewandowski disebut berada di level yang tidak realistis bagi standar Serie A saat ini. Kedua klub dilaporkan tidak sanggup memenuhi syarat tersebut, sehingga negosiasi praktis terhenti sebelum benar-benar dimulai.

Posisi Dua Klub di Serie A

AC Milan saat ini menempati posisi ketiga klasemen Serie A dengan 67 poin dari 35 pertandingan — catatan 19 menang, 10 imbang, dan 6 kalah. Lima laga terakhir Milan tidak meyakinkan: LDWLL. Produktivitas serangan pun pas-pasan dengan 48 gol, sementara pertahanan kebobolan 29 kali.

Kebutuhan Milan akan penyerang andal memang nyata. Namun kondisi keuangan klub tidak memungkinkan mereka bersaing memperebutkan pemain dengan gaji sekelas Lewandowski.

Juventus berada jauh di bawah dalam tabel, di posisi 13 dengan 13 poin dari 8 laga di fase kompetisi yang sedang berjalan — 3 menang, 4 imbang, 1 kalah. Meski tren terakhir menunjukkan perbaikan dengan catatan DWWWD, posisi Juventus jelas tidak berada dalam kondisi keuangan yang cukup lapang untuk membiayai kontrak bintang sekalibur Lewandowski.

Lewandowski dan Kontraknya di Barcelona

Lewandowski saat ini masih terikat kontrak dengan Barcelona. Lahir 21 Agustus 1988, ia akan berusia 38 tahun pada musim panas ini — usia yang secara logis mendorong Barcelona untuk mulai mempertimbangkan masa depan sang striker.

Sekalipun usianya tidak lagi muda, nama besar dan statistik gol Lewandowski tetap membuatnya diminati sejumlah klub top Eropa. Juventus dan Milan termasuk yang melirik, tapi keduanya tersandung di hambatan yang sama: gaji.

Serie A dan Realitas Finansial

Serie A dalam beberapa tahun terakhir memang tidak mampu bersaing secara finansial dengan Premier League maupun LaLiga dalam urusan gaji pemain bintang. Klub-klub Italia umumnya lebih selektif dan hati-hati dalam mengalokasikan anggaran gaji, terutama pascapandemi yang memukul pendapatan sepak bola secara global.

Dalam konteks ini, tuntutan gaji Lewandowski — yang terbiasa menerima bayaran setara pemain bintang LaLiga — jelas tidak cocok dengan struktur penggajian yang berlaku di Juventus maupun Milan. Kedua klub tampaknya sadar bahwa memaksakan diri memenuhi angka tersebut hanya akan membebani neraca keuangan mereka.

Duel terakhir antara Milan dan Juventus sendiri berakhir tanpa gol: 0-0 di Stadion San Siro pada 27 April 2026. Hasil itu memperlihatkan betapa keduanya membutuhkan daya gedor di lini depan — tapi bukan dengan harga yang tidak masuk akal.

Ke Mana Lewandowski Berlabuh?

Dengan Juventus dan Milan menyerah pada angka gaji, peluang Lewandowski berlabuh di Serie A tampak kecil. Klub-klub dari liga dengan kekuatan finansial lebih besar — termasuk dari Arab Saudi atau MLS — berpotensi menjadi tujuan berikutnya jika Barcelona memutuskan melepasnya.

Untuk saat ini, pintu menuju Turin maupun Milan hampir bisa dipastikan tertutup — bukan karena kualitas pemain dipertanyakan, melainkan karena kesenjangan antara ekspektasi gaji dan kemampuan bayar kedua klub terlalu lebar untuk dijembatani.

#Barcelona #AC Milan #Serie A #Transfer #Robert Lewandowski #Juventus