Sundul
MotoGP

Veda Ega P11 FP1 Moto3 Le Mans, Lolos Q2

Veda Ega Pratama mencatat posisi ke-11 di FP1 Moto3 Grand Prix Prancis 2026 di Le Mans, sebelum kemudian menembus Q2 dengan finis ke-9 di sesi berikutnya.

Naila Sari · 08 Mei 2026, 20:43 · 3 min baca

Veda Ega Pratama membuka akhir pekan Grand Prix Prancis 2026 dengan positif. Rider Indonesia itu mencatat waktu terbaik ke-11 di Free Practice 1 (FP1) Moto3 di Sirkuit Le Mans, sebelum melanjutkan tren apik dengan finis ke-9 di sesi kualifikasi dan resmi menembus Q2.

Hasil FP1: Veda Ega Masuk Zona Aman

Posisi ke-11 di FP1 menempatkan Veda Ega di zona yang kompetitif menjelang kualifikasi. Sesi latihan pertama menjadi barometer awal seberapa baik setup motor bekerja di atas aspal Le Mans, sirkuit yang dikenal menuntut keseimbangan antara top speed dan pengereman keras.

Rider binaan Indonesia itu tampil konsisten sepanjang sesi, menjaga ritme lap tanpa kesalahan berarti. Posisi ke-11 memberi sinyal bahwa pace dasar sudah cukup untuk bersaing di papan tengah hingga atas.

Hakim Danish Kejutan di Posisi 7

Di FP1 yang sama, rider Malaysia Hakim Danish tampil lebih impresif dengan menempati posisi ke-7. Hasil itu menjadi salah satu penampilan terkuat Hakim di sepanjang musim 2026 dan menegaskan bahwa rider-rider Asia Tenggara kian diperhitungkan di kelas Moto3.

Hakim Danish yang membela tim Malaysia di grid Moto3 menunjukkan kecepatan yang mengejutkan banyak pihak. Di trek sepanjang 4,185 km milik Le Mans, ia mampu mengimbangi para rival Eropa yang lebih berpengalaman di sirkuit tersebut.

Veda Ega Lolos Q2 usai Finis ke-9

Performa Veda Ega berlanjut ke sesi berikutnya. Ia finis di posisi ke-9, cukup untuk memastikan tempat di Q2 Moto3 Grand Prix Prancis 2026. Tiket Q2 sangat krusial karena memberikan akses langsung ke perebutan posisi start terdepan.

Lolos ke Q2 berarti Veda Ega tidak perlu melewati Q1 yang ketat dan berisiko. Dari Q2, ia punya peluang nyata untuk mendarat di dua baris terdepan grid balapan utama akhir pekan ini.

Persaingan Ketat di Moto3 Le Mans

Kelas Moto3 di Le Mans secara historis selalu menghadirkan balapan yang padat dan penuh drama. Trek ini mendukung gaya balapan draft-slipstream yang membuat posisi start tidak selalu menjadi faktor penentu mutlak, namun start dari baris depan tetap memberikan keuntungan besar dalam menghindari insiden di tikungan-tikungan awal.

Musim 2026 Moto3 sendiri berlangsung sangat kompetitif dengan selisih poin yang rapat di antara beberapa rider teratas. Penampilan solid Veda Ega dan Hakim Danish di Le Mans menjadi bukti bahwa representasi Asia Tenggara di kelas paling junior MotoGP terus berkembang.

Apa Selanjutnya untuk Veda Ega?

Dengan tiket Q2 sudah di tangan, fokus Veda Ega beralih ke kualifikasi penuh untuk menentukan posisi start. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi yang ditunjukkan di FP1 dan sesi kualifikasi awal, posisi start yang baik sangat memungkinkan.

Balapan utama Moto3 Grand Prix Prancis 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya, apakah kecepatan yang ditunjukkan sejak FP1 dapat dikonversi menjadi hasil poin yang berarti bagi klasemen musim ini.

#Moto3 #Veda Ega Pratama #Le Mans #Motogp Prancis 2026 #Moto3 Le Mans #Hakim Danish