Sundul
MotoGP

Veda Lolos Q2 Moto3 Prancis 2026, Tempel 10 Besar

Pembalap Indonesia Veda berhasil menembus Q2 sesi practice Moto3 GP Prancis 2026 setelah finis di posisi 10 besar, bersaing ketat dengan murid Marc Marquez.

Bayu Aditya · 08 Mei 2026, 23:42 · 3 min baca

Pembalap Indonesia Veda memastikan tiketnya ke Qualifying 2 (Q2) Moto3 GP Prancis 2026 setelah tampil solid di sesi practice di Sirkuit Le Mans. Veda berhasil menyelip ke dalam 10 besar, posisi yang sekaligus memastikannya tidak perlu melewati Q1 untuk bersaing di grid terdepan.

Veda Bertahan di Zona Aman

Sesi practice Moto3 Prancis berlangsung kompetitif dengan sejumlah nama besar saling berdesakan di papan atas. Veda tampil konsisten dan mampu mempertahankan posisinya di 10 besar hingga bendera bergelombang turun.

Pencapaian ini bukan hal kecil. Di Le Mans, trek yang punya karakteristik teknikal tinggi dengan kombinasi chicane rapat dan sektor lurus panjang, masuk 10 besar membutuhkan lap time yang benar-benar kompetitif tanpa ruang untuk kesalahan.

Yang membuat catatan Veda semakin menonjol adalah fakta bahwa ia berhasil menempel murid Marc Marquez di klasemen sementara practice. Keduanya bersaing dalam selisih waktu yang sangat tipis, menunjukkan bahwa Veda mampu bersaing di level tertinggi kelas Moto3 musim ini.

Murid Marquez Jadi Tolok Ukur

Di kelas Moto3, nama-nama yang berada di bawah binaan Marc Marquez selalu menjadi patokan performa. Kemampuan Veda menempel pembalap tersebut dalam satu sesi practice menjadi sinyal positif menjelang race day.

Persaingan di kategori ini sepanjang musim 2026 memang ketat. Setiap sesi practice menjadi ajang pembuktian, dan hasil di Le Mans menunjukkan Veda tidak sekadar numpang lewat di grid atas.

Le Mans, Trek yang Tidak Mudah

Sirkuit Le Mans punya reputasi sebagai salah satu lintasan paling menantang di kalender MotoGP. Kondisi cuaca yang berubah-ubah di wilayah barat Prancis sering kali menjadi faktor penentu tambahan di luar kemampuan teknis pembalap dan motor.

Tikungan Dunlop yang ikonik hingga sektor akhir yang cepat menuntut keseimbangan sempurna antara agresivitas dan kontrol. Bagi pembalap Moto3 dengan motor yang lebih ringan dan tenaga lebih kecil dibanding kelas atas, membaca trek dan memilih momen overtake menjadi seni tersendiri.

Veda melewati semua itu dan keluar dari sesi practice dengan kepala tegak.

Tiket Q2, Peluang Grid Depan Terbuka

Dengan status lolos langsung ke Q2, Veda kini punya satu sesi penuh untuk fokus mendorong lap time tanpa tekanan eliminasi. Di Q2, semua pembalap berangkat dari titik yang sama — siapa yang paling cepat dalam satu lap, dia yang menentukan posisi start.

Posisi start di Moto3 sangat krusial. Trek Le Mans yang punya beberapa titik pengereman keras di lap pertama sering menghasilkan insiden, dan memulai balapan dari barisan depan adalah keuntungan nyata yang tidak bisa diremehkan.

Veda sudah punya modal itu. Tinggal bagaimana ia memanfaatkan momentum dari sesi practice untuk tampil maksimal di sesi kualifikasi dan kemudian race hari Minggu.

Catatan untuk Balapan Utama

Performa di practice tidak selalu identik dengan hasil race, tapi konsistensi Veda masuk 10 besar memberikan gambaran bahwa setup motor dan kondisi fisik pembalap sama-sama dalam kondisi baik menjelang race hari Minggu.

Bagi pecinta motorsport Indonesia, penampilan Veda di Le Mans menjadi tontonan yang layak untuk terus diikuti. Persaingan di Moto3 musim 2026 semakin sengit, dan nama Indonesia kini benar-benar ada di dalam percakapan papan atas.

#Motogp #Moto3 #Veda #Gp Prancis 2026 #Le Mans #Kualifikasi Moto3