Sundul
Bulutangkis

Ranking BWF: Sabar/Reza Geser Ganda Malaysia

Pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana bukan satu-satunya yang bergerak di ranking BWF terbaru. Sabar/Reza sukses menggeser pasangan ganda Malaysia meski gagal bersama tim Thomas Cup 2026.

Dimas Wirawan · 09 Mei 2026, 03:12 · 3 min baca

Pembaruan ranking BWF pekan ini mencatat pergerakan positif pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Sabar/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Duo ini berhasil menggeser satu pasangan ganda Malaysia dalam daftar peringkat dunia, sebuah pencapaian individual yang kontras dengan nasib tim Indonesia di Piala Thomas 2026.

Naik Peringkat di Tengah Kegagalan Tim

Indonesia terdepak dari Piala Thomas 2026 sebelum mencapai babak final. Hasil itu tentu mengecewakan, namun tidak serta-merta menutup peluang para pemain untuk tetap bergerak naik di ranking BWF.

Sabar/Reza menjadi salah satu pasangan yang diuntungkan dari pergerakan poin terbaru. Mereka berhasil mendaki satu posisi dan kini melampaui satu pasangan ganda putra Malaysia dalam urutan peringkat dunia BWF.

Kenaikan ini tidak lepas dari akumulasi poin sepanjang musim turnamen sebelumnya. Ranking BWF dihitung berdasarkan hasil terbaik dari sejumlah turnamen dalam periode 52 minggu, sehingga pergerakan posisi bisa terjadi bahkan tanpa bermain di turnamen terkini.

Faktor Poin yang Kadaluarsa

Mekanisme ranking BWF memungkinkan sebuah pasangan naik posisi ketika rival mereka kehilangan poin dari turnamen tahun lalu yang sudah melewati batas 52 minggu. Hal ini yang kemungkinan besar menjadi faktor pendorong kenaikan posisi Sabar/Reza.

Pasangan Malaysia yang tergeser diduga kehilangan poin dari turnamen yang mereka ikuti pada periode yang sama tahun lalu, sementara koleksi poin Sabar/Reza terjaga lebih baik dalam rentang waktu tersebut.

Posisi Sabar/Reza di Peta Ganda Putra Dunia

Sabar/Reza bukan nama baru di ganda putra elite dunia. Pasangan ini secara konsisten tampil di turnamen-turnamen berbobot BWF World Tour dan menjadi bagian dari skuad utama Indonesia.

Kenaikan ranking, meski satu posisi, memberi dampak nyata dalam hal seeding di turnamen-turnamen berikutnya. Posisi yang lebih tinggi membuka peluang drawing yang lebih menguntungkan, terutama menjelang seri turnamen BWF yang padat di paruh kedua 2026.

Persaingan di zona ganda putra Asia memang sangat ketat. Malaysia, China, Korea Selatan, dan Taiwan secara konsisten menempatkan pasangan-pasangan mereka di papan atas. Kenaikan posisi Sabar/Reza menegaskan bahwa Indonesia masih kompetitif di nomor ini.

Indonesia di Piala Thomas 2026

Kegagalan di Piala Thomas 2026 menjadi catatan penting bagi federasi dan pelatih. Tim Indonesia tidak berhasil meraih gelar bergengsi tersebut, sebuah hasil yang memicu evaluasi mendalam terhadap komposisi tim dan strategi pemilihan pemain.

Nomor ganda putra secara historis menjadi salah satu penyumbang poin penting dalam format Piala Thomas. Ketika tim secara keseluruhan gagal, performa individual masing-masing pasangan tetap menjadi bahan penilaian untuk siklus berikutnya.

Sabar/Reza, bersama pasangan ganda putra lain di skuad Merah Putih, kemungkinan akan menjadi sorotan dalam evaluasi tersebut. Kenaikan ranking mereka sedikit banyak menjadi argumen positif untuk mempertahankan kepercayaan pelatih.

Jadwal Turnamen Berikutnya

Dengan ranking yang sedikit membaik, Sabar/Reza kini mengincar konsistensi di turnamen-turnamen BWF World Tour mendatang. Setiap poin yang dikumpulkan akan krusial untuk mempertahankan posisi dan memperbaikinya lebih jauh jelang penutupan tahun.

Ganda putra Indonesia secara keseluruhan perlu tampil lebih tajam di sisa kalender 2026 agar tetap relevan di papan atas ranking BWF dan memperkuat posisi menjelang seleksi tim internasional berikutnya.

#Sabar Reza #Thomas Cup 2026 #Bulutangkis Indonesia #Ranking Bwf #Bwf World Tour #Ganda Putra Indonesia