Sundul
Bulutangkis

Korea Selatan Comeback di Thomas Cup 2026

Korea Selatan nyaris tersingkir di Thomas Cup 2026 sebelum membalik keadaan dan meraih kemenangan dramatis. Indonesia sendiri lolos berkat penentu dari Fajar/Rian alias Ubed.

Bayu Aditya · 02 Mei 2026, 01:25 · 3 min baca

Korea Selatan Menang Dramatis Setelah Tertinggal

Korea Selatan membutuhkan mental baja untuk lolos di Thomas Cup 2026. Sempat nyaris kalah, tim Ginseng membalik keadaan dan akhirnya meraih kemenangan yang membuat mereka bertahan dalam kompetisi beregu putra paling bergengsi di dunia bulutangkis itu.

Situasi sempat kritis bagi Korea. Tekanan lawan membuat mereka berada di ujung kekalahan, namun satu per satu pemain andalan Korea bangkit dan menutup laga dengan hasil positif. Kemenangan ini menjadi salah satu momen paling menegangkan di fase awal Thomas Cup 2026.

Ubed Jadi Penentu Kemenangan Indonesia Atas Thailand

Di laga lain, Indonesia melaju setelah mengatasi Thailand. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto — yang akrab disapa Ubed — tampil sebagai penentu kemenangan pada partai ganda putra yang menjadi krusial.

Ubed mengungkapkan rasa syukurnya bisa tampil di momen penentu. Pasangan ganda peringkat atas dunia ini menunjukkan konsistensi dan ketenangan di bawah tekanan, kualitas yang selama ini menjadi ciri khas mereka di turnamen level tertinggi.

Kemenangan atas Thailand menjaga Indonesia tetap berada di jalur yang benar untuk melangkah jauh di Thomas Cup 2026. Skuad Merah Putih masih menjadi salah satu kandidat kuat juara bersama China, Malaysia, dan Korea Selatan.

Format dan Persaingan Thomas Cup 2026

Thomas Cup 2026 mempertemukan tim-tim terbaik Asia dan Eropa dalam format beregu. Setiap pertandingan terdiri dari lima rubber — tiga tunggal dan dua ganda — yang membuat kedalaman skuad menjadi faktor penentu, bukan hanya satu atau dua pemain bintang.

Kedalaman skuad Korea Selatan terbukti saat mereka tertekan. Kemampuan comeback menunjukkan bahwa Korea bukan sekadar mengandalkan satu pemain unggulan. Hal serupa berlaku untuk Indonesia yang bisa mengandalkan Ubed di partai paling menentukan melawan Thailand.

Kepentingan Laga bagi Indonesia

Bagi Indonesia, Thomas Cup bukan sekadar turnamen biasa. Gelar juara Thomas Cup adalah tolok ukur supremasi bulutangkis putra, dan Indonesia adalah salah satu negara paling banyak meraih trofi di kompetisi ini sepanjang sejarahnya.

Kehadiran Fajar/Rian sebagai unggulan ganda memberikan keyakinan bahwa Indonesia punya senjata mematikan di nomor ganda. Sementara di tunggal, komposisi skuad akan terus diuji seiring berjalannya kompetisi menuju babak-babak yang semakin berat.

Tim pelatih Indonesia akan terus memantau kondisi fisik dan mental setiap pemain. Di turnamen beregu, rotasi dan penentuan susunan pemain bisa menjadi perbedaan antara lolos dan tersingkir.

Persaingan Ketat Menuju Babak Final

Dengan Korea Selatan selamat dari ujian berat dan Indonesia yang mulus melewati Thailand, peta persaingan Thomas Cup 2026 semakin terbuka. China sebagai juara bertahan tetap menjadi favorit utama, namun drama yang sudah tersaji sejak dini membuktikan bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap mudah di turnamen ini.

Babak berikutnya akan semakin menentukan siapa yang benar-benar layak bersaing di laga final. Indonesia, dengan modal kemenangan atas Thailand dan semangat Ubed yang tengah on-fire, punya amunisi cukup untuk melangkah lebih jauh.

#Korea Selatan #Indonesia #Bulutangkis #Thomas Cup 2026 #Fajar Rian #Ubed