Sundul
MotoGP

Veda Pratama & Suryo Aji Start P17 di Jerez

Dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, akan memulai balapan dari posisi ke-17 pada kelas Moto3 dan Moto2 di Grand Prix Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez.

Dimas Wirawan · 02 Mei 2026, 10:40 · 3 min baca

Dua wakil Indonesia di MotoGP World Championship 2026 akan memulai perjuangan dari barisan tengah grid di Sirkuit Jerez, Spanyol. Veda Ega Pratama mengunci posisi ke-17 di kelas Moto3, sementara Mario Suryo Aji juga start dari grid ke-17 di kelas Moto2 pada Grand Prix Spanyol akhir pekan ini.

Posisi Start Ketat untuk Veda di Moto3

Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berat di Jerez. Start dari posisi ke-17, pembalap muda Indonesia itu harus melewati lebih dari separuh grid untuk bisa bersaing di papan atas.

Sirkuit Jerez dikenal sebagai salah satu trek paling teknis di kalender MotoGP. Tikungan lambat yang padat dan sektor terakhir yang sempit membuat overtaking menjadi komoditas mahal, terutama di awal balapan ketika trafik grid masih padat.

Moto3 Spanyol akan menjadi ujian nyata seberapa jauh Veda bisa memaksimalkan ban dan memilih celah tepat dari barisan belakang grid ke-17.

Suryo Aji Emban Tugas Serupa di Moto2

Mario Suryo Aji tidak jauh berbeda nasibnya. Di kelas Moto2, ia juga tercatat di posisi ke-17 pada starting grid GP Spanyol 2026. Moto2 menuntut konsistensi dan manajemen ban yang lebih matang dibanding Moto3, sebuah variabel yang akan menentukan seberapa jauh Suryo mampu naik klasemen dalam balapan.

Jerez menjadi salah satu sirkuit yang relatif familiar bagi para pembalap Eropa, sehingga persaingan di kelas Moto2 diprediksi berlangsung sangat ketat dari awal hingga lap terakhir.

Jadwal Balapan Moto3 dan Moto2 Spanyol 2026

Grand Prix Spanyol 2026 digelar di Circuito de Jerez-Ángel Nieto. Balapan kelas Moto3 dan Moto2 dijadwalkan berlangsung sebelum race utama MotoGP. Penonton Indonesia dapat menyaksikan aksi Veda dan Suryo melalui siaran langsung Kompas.tv yang memegang hak siar resmi MotoGP di Indonesia musim ini.

Perbedaan waktu antara Spanyol dan Indonesia (WIB) berkisar 5-6 jam lebih lambat, sehingga balapan Moto3 dan Moto2 diperkirakan tayang pada sore hingga malam hari waktu Indonesia bagian barat.

Konteks Perjalanan Musim 2026

Kehadiran dua pembalap Indonesia secara bersamaan di grid Moto3 dan Moto2 dunia merupakan pencapaian yang tidak datang tiba-tiba. Veda Ega Pratama naik kelas ke Moto3 setelah menempuh jalur kompetitif Asia, sementara Suryo Aji sudah melewati beberapa musim di Moto2 dengan pengalaman balapan di berbagai sirkuit ikonik Eropa.

Start dari posisi ke-17 bukan akhir segalanya. Sejarah balapan motor dunia mencatat banyak kemenangan lahir dari grid yang tidak ideal, asalkan strategi awal dan agresivitas pada lap pembuka dieksekusi dengan tepat.

Bagi keduanya, GP Spanyol adalah kesempatan meraih poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen pembalap dunia musim 2026.

Target Realistis dari Barisan Tengah

Dari posisi ke-17, target masuk 10 besar sudah akan dianggap hasil positif, terutama untuk Veda di Moto3 yang gridnya sangat rapat dan balapan berlangsung dalam durasi pendek. Satu kesalahan kecil di awal dapat menggagalkan seluruh strategi overtaking yang sudah dipersiapkan.

Suryo Aji di Moto2 perlu memanfaatkan lap-lap awal untuk keluar dari trafik, kemudian menjaga ritme konsisten hingga bendera kotak-kotak dikibarkan. Manajemen ban menjadi kunci utama jika ingin finis di posisi yang lebih baik dari titik start.

Seluruh penggemar balap Indonesia tentu akan menyimak aksi keduanya malam ini dengan harapan setidaknya satu dari mereka mampu menorehkan hasil yang memperbaiki posisi di klasemen dunia.

#Jerez #Motogp Spanyol 2026 #Moto3 #Veda Ega Pratama #Moto2 #Mario Suryo Aji